Warung Amare, Tempat Kongkow Kekinian di Kota Cirebon

Cirebon,- Setelah resmi digelar soft openingnya pada Senin (10/9/2018), Warung Amare mulai menjadi tempat kongkow kekinian di Kota Cirebon.
Perpindahannya dari Amare Cafe Coffee & Resto menjadi Warung Amare, bukan tanpa sebab.

General Manager Warung Amare, Hendi Hendrato
mengatakan, pihaknya mengubah nama, konsep, dan menu menjadi Warung Amare karena ingin menyasar ke semua kalangan.

“Kami ingin menyasar semua segmen mulai dari anak sekolah, remaja, komunitas, pegawai, hingga keluarga sehingga semuanya di rombak,” ungkapnya.

Baginya, saat ini memang sudah menjadi trend di kalangan bisnis kuliner untuk menjadikan tempat nyaman dengan harga bersahabat. Dia menilai ini sebagai potensi pasar yang menarik, mengikuti kaum milenial.

BACA YUK:  Komisi I DPRD Kota Cirebon Serap Aspirasi dari Lurah dan Camat

Dia mengatakan, menu unggulannya yakni ropang alias roti panggang dan aneka mie. Tapi, menu special lainnya yakni Suki, dengan harga terjangkau namun bercita rasa lezat. Tak kalah rasanya dengan Suki terkenal lainnya.

“Ropangnya sendiri kita suguhkan dengan hot plate, sehingga cita rasa dan penyajiannya berbeda. Kemudian menu suki juga harganya terjangkau, mulai dari Rp17 ribuan,” ungkapnya.

Makanan lainnya pun dibanderol mulai dari Rp10 ribuan. Sangat ekonomis dengan fasilitas dan suasana yang nyaman di Warung Amare. Bahkan selama masa soft opening pihaknya memberikan diskon 20% all menu.

BACA YUK:  C20 SDG’s and Humanitarian Working Group International Multistakeholders

Untuk jam operasionalnya sendiri, Warung Amare buka mulai 09.00 WIB sampai 22.00 WIB. Kapasitas indoor maupun outdoornya bisa menampung hingga 200 orang, dengan latar tembok bernuansa mural. Disana terlukis penari topeng khas Cirebon, suasana pedesaan, dan gambar pemandangan lainnya. (AC560)

(Dilihat: 96 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.