Warga Pegajahan Selatan Kota Cirebon Bisa Raup Rupiah dari Program Bank Sampah

Cirebon,- Untuk mengatasi permasalahan sampah rumah tangga, pengurus RT 03 RW 05 Pegajahan Selatan, Kelurahan Jagasatru, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon menghadirkan program bank sampah. Program bank sampah ini sudah berjalan sejak 31 Oktober 2021.

Dengan nama Bank Sampah Semut Merah (Semangat Muda Tanpa Menyerah), program tersebut berawal dari program kerja RT 03 RW 05 Pegajahan Selatan. Sampai saat ini, program tersebut sudah berjalan setiap Minggu yang diselenggarakan di Bapermas RW 05.

Cahyadi, Ketua Bank Sampah Semut Merah mengatakan program bank sampah di RT 03 RW 05 Pegajahan Selatan, Kota Cirebon sudah berjalan sejak 31 Oktober 2021. Awalnya, lanjut Cahyadi, program bank sampah merupakan program kerja dari kepengurusan RT 03.

BACA YUK:  Prakiraan Cuaca Kota Cirebon, 18 Mei 2022

” Hadirnya program bank sampah ini berawal dari program kerja RT 03. Saat itu saya masih menjabat sebagai Ketua RT 03. Kemudian kami melakukan diskusi dengan Bapak Dudung Sekmat Kec. Pekalipan diarahkan ke Bapak Agus Supriono Ketua RW 08 Merbabu Asih untuk belajar & diskusi lebih lanjut dan survei ke RW 09 Jagasatru Barat Kelurahan Jagasatru. Dan Alhamdulillah sampai saat ini berjalan,” ujar Cahyadi saat dihubungi About Cirebon, Rabu (15/6/2022).

Hadirnya bank sampah di RT 03 RW 05, kata Cahyadi, bertujuan untuk mengurangi sampah rumah tangga. Sehingga, dengan program ini dapat mengurangi sampah ke TPA Kopiluhur.

“Selain mengurangi sampah rumah tangga, dengan adanya program bank sampah ini juga memiliki nilai ekonomi bagi ibu-ibu rumah tangga,” katanya.

BACA YUK:  Pastikan Profesimu Dapat Diskon 50% di Paparazzi Barbershop, ini Daftarnya

Terkait mekanisme program bank sampah ini, Cahyadi menjelaskan bahwa program ini berlaku untuk semua warga. Tidak hanya di RT 03 saja, namun berlaku untuk warga RT lainnya, bahkan dari kampung lain.

“Kami menerima bank sampah ini dari semua warga, tidak hanya warga RT 03 saja, tapi dari RT lain maupun kampung lain, kami terima,” ungkapnya.

Adapun jenis sampah yang diterima di Bank Sampah Semut Merah seperti botol atau gelas mineral plastik, buku bekas, kardus, besi, aluminium, minyak jelantah atau sampah yang bisa didaur ulang.

“Kami menerima jenis sampah yang mempunyai harga jual dan dapat diolah kembali. Untuk harganya kami hitung berdasarkan harga pasaran, karena harga fluktuatif,” jelasnya.

BACA YUK:  HUT ke-77 RI Daop 3 Cirebon Hadirkan Promo Merdeka, Ini Ketentuan dan Tarifnya

Setelah mendapatkan barang-barang dari warga, menurut Cahyadi, pihaknya bersama pengurus lainnya melakukan pemilahan. Kemudian, warga diberikan buku tabungan usai menimbang barang di bank sampah.

“Untuk hasilnya, warga bisa mengambil hasil penjualannya kapan saja. Atau juga bisa dibayarkan untuk membayar listrik, PDAM, pulsa, voucher kuota, atau lainnya,” bebernya.

Selain membentuk kesadaran masyarakat, Cahyadi berharap, program bank sampah ini dapat mengurangi sampah rumah tangga dan menjadi media kepedulian masyarakat akan lingkungan yang sehat, bersih, dan tentunya mempunyai nilai ekonomis, terutama bagi ibu-ibu.

“Kami harap dengan program ini, masyarakat jadi lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan menjadi sarana peningkatan ekonomi warga, terutama bagi ibu-ibu,” pungkasnya. (HSY)

 

(Dilihat: 113 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.