Minggu, 17 Januari 2021

Warga Kota Cirebon Kembali Dapatkan Bantuan Sosial dari Pemprov Jabar

Populer

Sensasi Makan Durian Montong Petik Langsung dari Pohon di Kopi Montong

Cirebon,- Berada di ketinggian 150 meter di atas permukaan laut (MDPL), agrowisata durian Kopi Montong yang berlokasi di Sindang...

Beli Saporete Coffee, 10% Keuntungannya Untuk Membantu Anak Yatim⁣

Cirebon - Anda penikmat kopi? Bisa cicipi Saporete Coffee yang hadir dalam berbagai varian rasa. Membeli kopi berarti anda...

Paddi Cafe & Bistro, Tempat Ngopi Modern dengan Suasana Pinggir Sawah

⁣ Cirebon,- Mengusung konsep modern minimalis, Paddi Cafe & Bistro hadir meramaikan wisata kuliner di Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan,...

Inilah Tempat Wisata Kuliner di Talun Kabupaten Cirebon dengan Suasana Persawahan ⁣

Cirebon,- Kawasan Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan dan desa Sarwadadi Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon kini sudah menjadi tempat tujuan...

Bartemu Padukan Konsep Coffee Shop dan Barbershop ⁣

Cirebon,- Bartemu Coffee & Barber yang berada di Jalan Slamet Riyadi (Krucuk), Kota Cirebon mengusung konsep life style. Di...

Cirebon,- Bantuan sosial untuk warga Kota Cirebon telah disalurkan. Bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahap kedua juga telah disetujui.

Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis mengatakan Kota Cirebon telah menyalurkan bantuan sosial kepada keluarga terdampak Covid-19. Bahkan bantuan sosial tahap kedua dari Provinsi Jabar telah disetujui.

“Bantuan untuk warga Kota Cirebon yang terdampak Covid-19 telah disalurkan,” ujar Azis usai rapat koordinasi terkait dampak sosial ekonomi akibat Covid-19 di Ruang Adipura, Balai Kota Cirebon, Senin (4/5/2020) kemarin.

Loading...

Lanjut Azis, untuk bantuan sosial tahap kedua telah disetujui oleh Pemprov Jabar dan dinas terkait telah melakukan perbaikan data.

“Perbaikan data penerima bantuan telah dikirim ke Pemprov Jawa Barat. Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat dan bisa membantu keluarga yang terdampak secara ekonomi akibat Covid-19,” ungkapnya.

BACA YUK:  Inilah Tempat Wisata Kuliner di Talun Kabupaten Cirebon dengan Suasana Persawahan ⁣

Sementara, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kota Cirebon, Iing Daiman menjelaskan jika bantuan sosial untuk keluarga terdampak Covid-19 yang bersumber dari APBD Kota Cirebon telah disalurkan 30 April 2020 lalu.

Bansos ditujukan untuk 7.575 rumah tangga sasaran (RTS) yang dikelola oleh dua dinas. Untuk DSPPA Kota Cirebon menyerahkan uang tunai sebesar Rp 200 ribu selama tiga bulan, dimulai April, Mei dan Juni untuk 5.375 RTS di Kota Cirebon.

“Sedangkan bantuan sosial yang dikelola oleh Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kota Cirebon diperuntukkan bagi 2.200 RTS dengan bantuan 15 kg beras selama 3 bulan juga,” ujar Iing.

Pada kesempatan itu Iing juga menjelaskan bantuan gubernur non DTKS telah disetujui. Dari pengajuan 35.460 yang diusulkan oleh RT, RW dan kelurahan di Kota Cirebon yang disetujui oleh Pemprov Jabar untuk mendapatkan bantuan tahap kedua sebanyak 14.131 RTS.

BACA YUK:  Inilah Tempat Wisata Kuliner di Talun Kabupaten Cirebon dengan Suasana Persawahan ⁣

“Berarti masih ada selisih, yaitu RTS yang belum menerima bantuan sosial dari gubernur tahap kedua,” ungkap Iing.

Seperti diketahui, untuk bantuan tahap pertama telah disalurkan untuk 874 RTS yang datanya berasal dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Untuk yang belum mendapatkan bantuan, DSPPA Kota Cirebon mengusulkan bantuan ke Kemensos. Namun, lanjut Iing, Pemkot Cirebon hanya mengusulkan sebanyak 14.598 RTS sesuai dengan kuota yang dimiliki Kota Cirebon dari Kemensos.

“Ini berarti masih terdapat sisa RTS yang belum mendapatkan bantuan sosial. Bagi yang belum menerima bantuan menurut Iing terdapat kendala diantaranya data yang tidak valid,” jelasnya.

“Kevalidan data menjadi permasalahan saat pengajuan bansos ke provinsi,” tambah Iing.

Untuk Pemda Kota Cirebon saja, kata Iing saat usulan masyarakat direkap oleh Provinsi Jabar dan dilakukan pemadanan ke pemerintah pusat, dari 35.460 RTS yang diajukan, yang valid hanya 64,64 persen. Namun Iing juga mengungkapkan jika Pemda Kota Cirebon juga tidak tahu letak data yang tidak valid itu dimana.

“Yang 6.731 dianggap tidak valid oleh pemerintah provinsi dan pusat, tapi ketidakvalidannya apa, saya kurang faham,” ungkap Iing.

BACA YUK:  Wagub Jabar Tinjau Lokasi Bencana Puting Beliung di Desa Slangit⁣

Untuk RTS yang belum mendapatkan bantuan menurut Iing akan diusahakan mendapatkan bantuan dari pintu lain. Yaitu dari BPBD melalui dana CSR.

“Seperti diketahui, berdasarkan surat dari KPK, dana bantuan pihak ketiga termasuk CSR bisa dikelola melalui BPBD,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Dapur Kampung Kuliner Tawarkan Menu Enak Tapi Murah, Spesial Lele Bakar Kacang

Cirebon,- Berbicara tentang kuliner memang tidak ada habisnya. Apalagi Cirebon menjadi salah satu Kota dengan beraneka ragam kuliner. Banyak rumah...

Begini Cara Polwan Polresta Cirebon Sosialisasikan PPKM⁣

Cirebon,- Polwan Polresta Cirebon memberikan sosialisasi Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kepada pengguna jalan yang melintas di simpang empat Pasar Sumber dan Pos Penyekatan...

Kota Baru Keandra Tawarkan Cicilan Ringan⁣

Cirebon - Rumah merupakan kebutuhan primer bagi setiap orang. Apalagi untuk pasangan yang akan atau sudah berkeluarga, Kota Baru Keandra Sumber bisa jadi solusi...

Bupati Cirebon Minta Semua Pihak Ikuti Aturan Selama PPKM

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Cirebon melaksanakan monitoring dan evaluasi dalam rangka penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Jumat...

More Articles Like This