Warga Argasunya Kembali Dibantu Air Bersih Jelang Acara Muludan

CIREBON- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Galang Aspirasi Pemberdayaan untuk Rakyat Astana Jati (Gapura) menyalurkan bantuan air bersih untuk warga RT 08 Benda Kulon dan RW 05 Cadas Ngampar RW 08 Kopi Luhur, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Kamis (14/11/2019).

Kegiatan ini disambut hangat warga setempat yang sedang membutuhkan air bersih. Sedikitnya 12 ribu liter atau tiga tangki air bersih dibagikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga setempat. Wilayah Argasunya menjadi salah satu wilayah terdampak krisis air bersih selama musim kemarau panjang tahun ini.

BACA YUK:  GreatDay HR Menutup Celah Risiko Pemalsuan Absensi Karyawan dengan Kembangkan Teknologi Face Matching System & Liveness Check

Menurut Ketua Umum LSM Gapura Kota Cirebon, Adji Priatna, bantuan air bersih ini merupakan program bantuan sosial yang dikemas dalam kegiatan bakti sosial untuk warga Argasunya yang sedang membutuhkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

“Untuk baksos hari ini, kami menyalurkan bantuan air bersih sebanyak tiga tangki isi 4.000 liter sehingga total menjadi 12 ribu liter air bersih,” ujar Adji disela-sela kegiatan.

Bantuan air bersih ini bukan hanya untuk warga RT 08/Benda Kulon dan RW 05/Cadas Ngampar RW 08 Kopi Luhur. Namun juga akan disalurkan untuk warga RW 11/Benda Kerep.

BACA YUK:  Jadwal Samsat Keliling Kabupaten Cirebon, Bulan Mei - Juni 2022

“Sedangkan pada Sabtu (16/11/2019) RW 03/Kedungmendeng sebanyak 9 ribu liter. Jadi dalam tiga hari ini, LSM Gapura akan terus memberikan bantuan air bersih untuk warga Argasunya,” ujarnya.

Adji menambahkan, air bersih saat ini sedang dibutuhkan mengingat akan berlangsungnya kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Sabtu (16/11/2019) mendatang.

Sementara, Warga RT 08/Benda Kulon, H. Kusno berterima kasih atas kepedulian LSM Gapura atas krisis air bersih.
“Terlebih warga sedang persiapan Muludan (peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW). Jadi warga sangat butuh air bersih,” katanya.

BACA YUK:  Jadwal Pemadaman Listrik di Kota Cirebon, 19 Juni 2022

Ia berharap kegiatan semacam itu rutin dilakukan bagi warganya, setidaknya dua kali dalam sepekan. Menurutnya, musim kemarau tahun ini terhitung panjang dibanding tahun lalu.

(Dilihat: 22 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.