Jumat, 17 September 2021

Wali Kota Cirebon Sampaikan Realisasi Pendapatan APBD 2020 sebesar Rp1,63 triliun

Populer

Fenomena Ribuan Burung Pipit Mati di Bali, Terjadi Juga di Cirebon

Cirebon,- Setelah beberapa hari lalu terjadi di Pulau Bali, fenomena burung mati mendadak terjadi di Kota Cirebon. Ribuan Burung...

Tujuh Kecamatan di Kabupaten Cirebon Disurvei PT Pertamina Hulu Energi

Cirebon,- Kabupaten Cirebon dijadikan sebagai lokasi penelitian pencitraan lapisan dan struktur melalui survei kebumian dimensi vibroseis sub vulkanik Jawa...

Pemerintah Izinkan Bioskop di PPKM Level 3 dan Level 2 Dibuka, Tapi Ada Syaratnya

Jakarta,- Pemerintah akhirnya mengizinkan bioskop beroperasi di Jawa dan Bali. Hal ini diungkapkan oleh Koordinator PPKM Jawa dan Bali Luhut...

Kota Cirebon Siapkan Jalur Khusus Sepeda, Dishub Segera Uji Coba

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyiapkan uji coba pemberlakuan jalur khusus sepeda di...

Sample Burung Pipit Mati Mendadak di Balaikota Cirebon akan Dites dengan Metode PCR

Cirebon,- Tim medis veteriner dari Lab Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota...

Cirebon,- Nota pengantar Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2020 disampaikan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH melalui rapat paripurna DPRD Kota Cirebon, Selasa (22/6/2021).

Dalam rapat paripurna yang digelar di ruang utama Griya Sawala itu, DPRD mengapresiasi kinerja Pemkot Cirebon atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dengan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh BPK RI.

Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati menyampaikan sesuai amanat UU Nomor 23/2014 tentang Pemerintah Daerah di Pasal 320 Ayat (1), bahwa kepala daerah harus menyampaikan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD kepada DPRD dengan melampirkan laporan keuangan yang sudah diperiksa BPK RI paling lambat enam bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Loading...

Setelah raperda ini disampaikan walikota, rapat paripurna selanjutnya yaitu penyampaian pemandangan umum fraksi dan tanggapan atau jawaban dari walikota. Setelah ditetapkan menjadi perda, pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2020 ini akan dijadikan salah satu dasar untuk Perubahan APBD tahun 2021 pada awal Agustus mendatang.

BACA YUK:  Presiden Jokowi Umumkan Perpanjangan PPKM Hingga 6 September 2021

Affiati mengapresiasi Pemerintah Kota Cirebon atas raihannya mendapat predikat opini WTP atas laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) Kota Cirebon tahun anggaran 2020. Hal itu menandakan bahwa Pemkot Cirebon menyajikan laporan keuangan secara wajar.

“Tentunya kami mengapresiasi dan selamat kepada Pemkot Cirebon atas raihan prestasi predikat wajar tanpa pengecualian lima kali berturut-turut. Harapan kami tahun-tahun berikutnya dapat dipertahankan, bahkan dapat ditingkatkan,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Fitria Pamungkaswati mengatakan, rapat paripurna Penyampaian Raperda Kota Cirebon tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020 oleh walikota berjalan lancar. Dia berharap, pelaksanaan APBD tahun 2020 yang mendapat predikat WTP oleh BPK RI tersebut bisa bermanfaat bagi Kota Cirebon.

BACA YUK:  Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Jokowi Tinjau Vaksinasi Pelajar di SMAN 1 Beber Cirebon

Fitria menyampaikan, rekomendasi DPRD kepada pemerintah darah terhadap pelaksanaan APBD 2021 ini terus diupayakan untuk penanganan Covid-19. Pasalnya, hingga saat ini terus mengalami kenaikkan jumlah kasus per harinya.

Di samping itu, pemerintah kota diharapkan lebih fokus dalam penanganan pandemi yang berdampak pada sektor ekonomi dan pendidikan.

“Rekomendasi kami terhadap pelaksanaan APBD tahun ini yaitu fokus untuk penanganan Covid yang semakin melonjak drastis. Kami juga meminta pemkot fokus di bidang pendidikan karena sudah lama tidak belajar tatap muka. Kemudian, memperhatikan kesejahteraan masyarakat yang terdampak pandemi,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Nasrudin Azis menyampaikan meski masih dalam situasi pandemi Covid-19, namun bukan berarti menghambat pelaksanaan tugas tim BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat dalam mengaudit LKPD tahun anggaran 2020.

Proses audit LKPD oleh BPK RI selama 65 hari terdiri dari, pertama, pemeriksaan interim selama 30 hari dari tanggal 1 Februari hingga 2 Maret 2021. Kedua, pemeriksaan terinci selama 35 hari mulai 24 Maret hingga 29 April 2021. Selesainya proses audit itu berarti nota pertanggungjawaban ini sudah terbit opininya (audited).

“Alhamdulillah, atas kerja sama semua pihak, LKPD Kota Cirebon tahun 2020 mendapat predikat wajar tanpa pengecualian (WTP). Maka, Kota Cirebon sudah menerima WTP untuk kelima kalinya secara beruntun,” ujarnya.

Azis menambahkan, realisasi pelaksanaan APBD tahun 2020 meliputi, realisasi pendapatan sebesar Rp1,63 triliun. Sementara realisasi belanja sebesar Rp1,58 triliun.

BACA YUK:  Bukit Cinta Anti Galau, Jembatan Kaca Jadi Unggulan dengan View Setupatok

“Meskipun mendapatkan prestasi WTP, bukan berarti tanpa ada catatan. Masih ada yang perlu diperbaiki lagi, baik dari segi pengawasan, pengelolaan barang milik daerah dan pengelolaan pendapatan daerah,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Inilah Rangkaian Program Tanggung Jawab Sosial BAF Menyambut HUT BAF ke-24

Jakarta,- Memasuki usia ke-24 tahun tepat pada tanggal 24 September 2021, PT Bussan Auto Finance (BAF) terus berupaya memberikan...

Lewat Desa Wisata Pantai Tirta Ayu, Pertamina Bantu Gerakkan Ekonomi Desa di Masa Pandemi

Indramayu,- Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat secara bertahap menghidupkan kembali potensi pariwisata di Desa Balongan, Indramayu. Melalui program DERMAYU atau Desa Wisata...

Evaluasi PTMT, Komisi III Minta Pemkot Cirebon Lakukan Uji Swab Acak untuk Pelajar

Cirebon,- Komisi III DPRD Kota Cirebon meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di SMP Negeri 1 Kota Cirebon dan SD Negeri Kebon Baru...

Ratusan Peserta Lulus Mengikuti Pelatihan di Lembaga AR Learning Center

Yogyakarta,- Lembaga AR Learning Center yang diinisiasi oleh Mas Andre Hariyanto telah sukses meluluskan ratusan peserta dari pelatihan kepemimpinan dengan tema “Certified Leadership Association...

More Articles Like This