Wali Kota Cirebon Dinyatakan Sembuh dan Bisa Beraktivitas Seperti Biasa

Cirebon,- Hampir satu bulan terkonfirmasi positif Covid-19, Wali Kota Cirebon Drs. Nashrudin Azis dinyatakan negatif setelah menjalani pemeriksaan swab sebanyak dua kali.

dr. Ali Hanafiah, SpP, Tim Medis Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ) Kota Cirebon menjelaskan sejak pertama kali dinyatakan positif Covid-19, Wali Kota Cirebon saat pertama dilakukan pengobatan di rumah dinas dengan keluhan batuk, pilek dan lemas.

“Dengan badan yang lemas dan adanya keluhan batuk. Sehingga timbul kekhawatiran, makanya kami tim medis memutuskan untuk dirujuk ke rumah sakit Advent Bandung,” ujar dr. Ali saat Press Conference di Rumah Dinas Wali Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Rabu (16/12/2020).

BACA YUK:  Pemda Kota Cirebon Berikan Pelatihan dan Sertifikasi Pekerja Hotel dan Restoran

Di Rumah Sakit Advent Bandung, lanjut dr. Ali, Wali Kota Cirebon ditangani tim medis RS Advent 4 dokter selama 10 hari.

“Seiring berjalannya waktu, kondisi Pak Wali semakin baik dan bugar. Sehingga, kita sebagai tim sangat bahagia dan bersyukur dengan hasil lab meyakinkan kami bahwa beliau sudah sembuh total,” ungkapnya.

Sementara, dr. Erwin, SpMK, tim dokter RSD Gunung Jati Kota Cirebon menambahkan Wali Mota Cirebon terkonfirmasi positif Covid-19 pada tanggal 19 November 2020 dan menjalani perawatan di rumah dinas Wali Kota.

BACA YUK:  Hari Bhayangkara ke-76, Polres Cirebon Kota Maksimalkan Pelayanan Dengan Teknologi Informasi

“Setelah menjalani perawatan di rumah dinas dan di Advent, kemarin sudah dilakukan pengecekan molekuler sebanyak dua kali malam dan siang,” jelas dr. Erwin.

“Kemarin pemeriksaan PCR di dua laboratorium, di RSD Gunung Jati dan laboratorium luar,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan PCR di dua tempat, kata dr. Erwin, hasil di RSD Gunung Jati negatif dan di laboratorium luar juga hasilnya konsisten negatif.

“Jadi, secara evaluasi memang sudah sembuh total. Perbaikan secara klinisnya bermakna dan tidak ada komorbid yang tidak bisa dikendalikan. Artinya, semuanya sudah terkendali,” jelasnya.

BACA YUK:  158 Jemaah Haji Asal Kota Cirebon dan 4 Jemaah Kabupaten Cirebon Diberangkatkan

Dan fasenya, tambah dr. Erwin, kalau melihat dari akusisi virusnya paparan dari tanggal 16 sampai 19 November sudah tidak menularkan dan tidak ada sisa virus lagi.

“Secara klinis sudah dinyatakan sembuh. Dan secara aktivitas Pak Wali sudah bisa memulai aktivitas seperti biasa,” pungkasnya. (AC212)

(Dilihat: 11 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.