Wali Kota Cirebon Belum Perpanjang Masa Belajar di Rumah

Populer

Tilik Kana Cirebon Hadir untuk Angkat Potensi UKM Khusus Kuliner

Cirebon,- Untuk menjadikan UKM (Usaha Kecil Menengah) naik kelas, Food Court Tilik Kana yang berlokasi di Jalan Pancuran Barat...

46 Santri Pondok Pesantren di Kuningan Terpapar Covid-19

Kuningan,- Sebanyak 46 santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.Aktivitas di pondok pesantren...

Wali Kota Cirebon: Mulai 1 Oktober 2020 yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan akan Ditindak Tegas

Cirebon,- Untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon, Walikota Cirebon Drs. Nashrudin Azis tak henti-hentinya melakukan edukasi dan sosialisasi...

RM Abah Wardja Wedangan 90an Hadir dengan Konsep Djadul

Cirebon,- Dengan konsep kayu dan interior lawas, rumah makan dengan menu tradisional hadir untuk para pecinta kuliner Cirebon.Bertempat di...

Wakil Wali Kota Cirebon Kunjungi Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19

Cirebon,- Wakil Wali Kota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati kembali mengunjungi warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang isolasi mandiri, Jumat...

Cirebon,- Masa belajar di rumah yang sudah ditentukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon, terhitung sejak tanggal 16-29 Maret 2020 belum ada perubahan.

Menurut Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis masa belajar di rumah masih belum berubah sambil menunggu kondisi terakhir perkembangan penyebaran virus covid 19 di Kota Cirebon.

“Untuk waktu belajar di rumah, hingga kini masih seperti keputusan semula,” ujar Azis.

Loading...

Lanjut Azis, Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah melakukan Social Distancing untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19, salah satunya anak sekolah belajar di rumah.

“Saya menghimbau kepada setiap orang tua untuk membimbing anaknya belajar di rumah,” ungkapnya.

Sementara, mengenai adanya pesan berantai melalui sejumlah WhatsApp group yang menyatakan Wali Kota Cirebon telah menandatangani perpanjang belajar dirumah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon membantah pesan berantai yang menyatakan diperpanjang sampai 19 April.

“Informasi yang beredar di group WhatsApp tersebut tidak benar,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Irawan Wahyono.
Pihaknya menyayangkan banyaknya informasi tidak benar yang beredar terkait dengan penyebaran covid-19.

Untuk itu,Irawan meminta kepada setiap orang, khususnya orang tua murid, untuk tidak langsung mempercayai.

“Lebih baik menanyakan terlebih dahulu kepada pihak yang berwenang untuk menjelaskan sebelum menyebarkan informasi yang belum tentu benar,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Mulai 1 Oktober 2020, Hotel Langensari Cirebon Dijadikan Tempat Isolasi Mandiri

Cirebon,- Wali Mota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis bersyukur dan terharu ada hotel di Kota Cirebon yang mau dijadikan tempat...

Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemda Kota Cirebon Akan Berubah, Salah Satunya DKOKP

Cirebon,- Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) di Pemerintah Kota Cirebon akan diubah yakni dinas-dinas akan dilakukan pemisahan.Seperti yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota...

Untuk Tingkatkan Pelayanan, Pemkot Cirebon Raperda Penyertaan Modal untuk Perumda Air Minum

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon mengusulkan empat rancangan peraturan daerah (Raperda) dalam rapat paripurna DPRD Kota Cirebon, Kamis (1/10/2020).Empat Raperda yang diusulkan yakni Raperda...

Metland Hotel Cirebon Hadirkan Konsep Live Show Saat Breakfast

Cirebon,- Memberikan suasana berbeda, Metland Hotel Cirebon by Horison yang berlokasi di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon mulai bulan Oktober 2020 melakukan perubahan menu dan...

Kuartal III – 2020, Pertamina Salurkan Modal Kerja Pinky Movement Hingga Rp3,1 Miliar

Jakarta,- PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III mencatatkan penyaluran pinjaman modal usaha sebesar Rp 3,1 miliar untuk mitra usaha program Pinky...

More Articles Like This