Rabu, 5 Agustus 2020

Walau Diliburkan Selama Dua Pekan, Siswa Tetap Belajar Melalui Group WA Kelas

Populer

Layanan Rapid Test di Stasiun Cirebon Hanya Rp. 85 ribu, Ini Syaratnya

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon bekerja sama dengan RNI Group menyediakan pemeriksaan Rapid...

Dalam Tiga Hari, Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah 8 Orang

Cirebon,- Sejak hari Jumat 31 Juli sampai 2 Agustus 2020, kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 8 orang....

Penertiban Aset PT KAI Daop 3 Cirebon Diwarnai Penolakan Warga

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon melakukan penertiban 2 aset berupa rumah perusahaan yang...

Telkomsel Hadirkan Paket ilmupedia E-Learning Session dengan kuota data 10GB senilai Rp. 10

Jakarta,- Telkomsel kembali menghadirkan inisiatif baru untuk mendukung aktivitas pembelajaran jarak jauh, terutama memasuki masa Tahun Ajaran baru 2020/2021,...

Grab Cirebon Luncurkan Layanan Terbaru Grab Assistant, Ini Keunggulannya

Cirebon,- Setelah meluncurkan Grab Bike Protector dan Grab Car Protector beberapa waktu lalu, kini Grab Cirebon kembali meluncurkan layanan...

Cirebon,- Menindaklanjuti surat edaran wali kota dan juga dinas pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat terkait pencegahan virus Corona atau Covid-19, pelaksanaan belajar mengajar di sekolah di Kota Cirebon diliburkan sementara.

Kegiatan belajar mengajar terhitung mulai hari Senin 16 sampai 29 Maret 2020 dilakukan di rumah masing-masing dan tetap diberikan bimbingan serta pengawasan.

Untuk metode pembelajarannya, setiap sekolah tetap berlakukan pelajaran dengan jarak jauh, seperti menggunakan internet maupun dengan pesan singkat.

Loading...

Baca Yuk : Wali Kota Cirebon Resmi Liburkan Sekolah Di Kota Cirebon Selama Dua Minggu

Seperti halnya yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kota Cirebon, untuk metode pembelajarannya melalui internet, yakni setiap guru mata pelajaran akan memberikan tugas kepada siswa.

Dr. H. A, Dedi Kenedi, selaku Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan SMAN 1 Kota Cirebon mengatakan untuk metode pembelajaran yang diberikan kepada siswa seperti halnya di sekolah, mereka setiap hari tetap diberikan tugas oleh guru-guru melalui group WhatsApp ataupun melalui email.

“Sistem pembelajaran di rumah, mengikuti jam pelajaran seperti di sekolah. Artinya, bila jam pertama pelajaran matematika, maka anak-anak mempelajari matematika, dan kemudian mengikuti jam berikutnya seperti disekolah,” ujarnya kepada About Cirebon, Senin (16/3/2020).

Hasil dari pembelajaran itu, lanjut Dedi, disimpulkan kemudian dikirimkan melalui email ke semua guru bidang studi.

“Bila kemudian ada pelajaran prakarya dan kewirausahaan (PKWU), kemudian seni dan olahraga, saya mengharapkan bahwa siswa SMAN 1 tetap berolahraga, sehingga dapat mengurangi dampak dari virus corona,” terangnya.

“Dengan berolahraga, badan kita lebih sehat dan memakan makanan yang sehat, vitamin. Sehingga anak-anak mudah-mudahan tidak terkena dampak dari virus Corona,” tambahnya.

Untuk bentuk pengawasan, kata Dedi, pihaknya akan melihat dari segi humas akan berkoordinasi dengan para orang tua yang menjadi perwakilan, kemudian ada juga group WhatsApp masing-masing kelas, sehingga bisa pantau dari situ.

“Kami juga akan melibatkan pengurus OSIS melalui WhatsApp juga, sehingga kita bisa memantau kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak,” terangnya.

Kegiatan ekstra kulikuler ataupun kegiatan lainnya yang terkait pembelajaran di SMAN 1 Kota Cirebon, pihaknya akan berhentikan semua. Bahkan, guru-guru juga akan diliburkan, kecuali ada beberapa Wakasek yang akan piket bergantian.

“Hal ini karena kita juga akan melayani masyarakat bila ada yang melakukan keperluan seperti legalisir dan sebagainya,” ungkapnya.

Pihaknya juga akan memastikan semua siswa yang hari ini dipulangkan, tidak ada yang nongkrong maupun keluyuran dan dipastikan sudah ada dirumah.

“Kami juga akan memastikan kepada perwakilan kelas apakah semuanya sudah ada dirumah atau tidak. Sehingga, kita ada koordinasi yang sangat baik antara sekolah dan para siswa melalui WhatsApp group dimasing-masing kelas,” pungkasnya.

Sebelum dipulangkan oleh pihak sekolah, para siswa SMAN 1 Kota Cirebon diberikan arahan pembelajaran di rumah dan memberikan edukasi terkait penyebaran virus Corona. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Gubernur Jabar : Lockdown dan Pakai Masker Sama-sama Menurunkan Penyebaran Covid-19

Cirebon,- Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat menekankan kepada kepala daerah dalam penggunaan masker.Hal tersebut disampaikan Ridwan Kamil saat melakukan...

Ridwan Kamil Dorong Kepala Daerah Lakukan Tes Swab Mininal 1% Jumlah Penduduk

Cirebon,- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan rapat gugus tugas bersama Kepala Daerah di Kota Cirebon, Rabu, (5/8/2020).Dalam rapat tersebut, pihaknya mendorong kepada kepala...

Uji Coba Vaksin Sinovac, Ridwan Kamil Siap Menjadi Relawan

Cirebon,- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tengah mempersiapkan pengujian vaksin Covid-19 Sinovac asal Tiongkok.Dalam pengujian vaksin tersebut, Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil tengah...

Jumlah Penumpang Kereta Api Meningkat di Tengah Pandemi, Ini Faktornya ⁣

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon mencatat pada bulan Juli 2020 mengalami peningkatan jumlah penumpang kereta api mencapai 240...

Penumpang Meningkat, KAI Tambah Perjalanan Kereta Api di Bulan Agustus

Cirebon,- Adanya peningkatan jumlah penumpang pada bulan Juli sebanyak 240 persen, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon kembali menambah perjalanan...

More Articles Like This