Rabu, 21 Oktober 2020

Walau Diliburkan Selama Dua Pekan, Siswa Tetap Belajar Melalui Group WA Kelas

Populer

Walikota Cirebon Menolak Wacana Perubahan Provinsi Jawa Barat Menjadi Provinsi Sunda

Cirebon,- Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda mulai mencuat. Wacana tersebut muncul saat Kongres Sunda 2020...

Nakes RSD Gunung Jati Positif Covid-19, Ini Penjelasan Rumah Sakit

Cirebon,- Pihak Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon memberikan penjelasan terkait penutupan sementara sejumlah pelayanan.Penutupan sementara untuk...

Wahana Permainan di Goa Sunyaragi Dibakar Orang, Ini Kata Pengelola

Cirebon - Sebuah wahana permainan yang berada di area Taman Air Goa Sunyaragi (TAGS) dibakar, Rabu pukul 03.00 WIB,...

Promo Tiket Goa Sunyaragi, Diskon 50% Untuk KTP Kota/Kabupaten Cirebon

Cirebon - Kabar gembira bagi masyarakat yang ingin liburan akhir pekan ke Goa Sunyaragi Kota Cirebon.Goa Sunyaragi menawarkan diskon...

8 Petugas Positif Covid-19, RSD Gunung Jati Tutup Sementara Pelayanan

Cirebon,- Sehubungan dengan kegiatan pelacakan kontak erat para pegawai yang terpapar Covid-19, Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ) Kota...

Cirebon,- Menindaklanjuti surat edaran wali kota dan juga dinas pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat terkait pencegahan virus Corona atau Covid-19, pelaksanaan belajar mengajar di sekolah di Kota Cirebon diliburkan sementara.

Kegiatan belajar mengajar terhitung mulai hari Senin 16 sampai 29 Maret 2020 dilakukan di rumah masing-masing dan tetap diberikan bimbingan serta pengawasan.

Untuk metode pembelajarannya, setiap sekolah tetap berlakukan pelajaran dengan jarak jauh, seperti menggunakan internet maupun dengan pesan singkat.

Loading...

Baca Yuk : Wali Kota Cirebon Resmi Liburkan Sekolah Di Kota Cirebon Selama Dua Minggu

Seperti halnya yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kota Cirebon, untuk metode pembelajarannya melalui internet, yakni setiap guru mata pelajaran akan memberikan tugas kepada siswa.

BACA YUK:  Inilah Kriteria Pasien yang Berhak Isolasi Mandiri di Hotel

Dr. H. A, Dedi Kenedi, selaku Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan SMAN 1 Kota Cirebon mengatakan untuk metode pembelajaran yang diberikan kepada siswa seperti halnya di sekolah, mereka setiap hari tetap diberikan tugas oleh guru-guru melalui group WhatsApp ataupun melalui email.

“Sistem pembelajaran di rumah, mengikuti jam pelajaran seperti di sekolah. Artinya, bila jam pertama pelajaran matematika, maka anak-anak mempelajari matematika, dan kemudian mengikuti jam berikutnya seperti disekolah,” ujarnya kepada About Cirebon, Senin (16/3/2020).

Hasil dari pembelajaran itu, lanjut Dedi, disimpulkan kemudian dikirimkan melalui email ke semua guru bidang studi.

“Bila kemudian ada pelajaran prakarya dan kewirausahaan (PKWU), kemudian seni dan olahraga, saya mengharapkan bahwa siswa SMAN 1 tetap berolahraga, sehingga dapat mengurangi dampak dari virus corona,” terangnya.

“Dengan berolahraga, badan kita lebih sehat dan memakan makanan yang sehat, vitamin. Sehingga anak-anak mudah-mudahan tidak terkena dampak dari virus Corona,” tambahnya.

Untuk bentuk pengawasan, kata Dedi, pihaknya akan melihat dari segi humas akan berkoordinasi dengan para orang tua yang menjadi perwakilan, kemudian ada juga group WhatsApp masing-masing kelas, sehingga bisa pantau dari situ.

BACA YUK:  Untuk Tingkatkan Pelayanan, Pemkot Cirebon Raperda Penyertaan Modal untuk Perumda Air Minum

“Kami juga akan melibatkan pengurus OSIS melalui WhatsApp juga, sehingga kita bisa memantau kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak,” terangnya.

Kegiatan ekstra kulikuler ataupun kegiatan lainnya yang terkait pembelajaran di SMAN 1 Kota Cirebon, pihaknya akan berhentikan semua. Bahkan, guru-guru juga akan diliburkan, kecuali ada beberapa Wakasek yang akan piket bergantian.

“Hal ini karena kita juga akan melayani masyarakat bila ada yang melakukan keperluan seperti legalisir dan sebagainya,” ungkapnya.

Pihaknya juga akan memastikan semua siswa yang hari ini dipulangkan, tidak ada yang nongkrong maupun keluyuran dan dipastikan sudah ada dirumah.

“Kami juga akan memastikan kepada perwakilan kelas apakah semuanya sudah ada dirumah atau tidak. Sehingga, kita ada koordinasi yang sangat baik antara sekolah dan para siswa melalui WhatsApp group dimasing-masing kelas,” pungkasnya.

Sebelum dipulangkan oleh pihak sekolah, para siswa SMAN 1 Kota Cirebon diberikan arahan pembelajaran di rumah dan memberikan edukasi terkait penyebaran virus Corona. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bangkitkan Gairah Pariwisata di Cirebon, Warung Kopi Manis Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Cirebon,- Dalam rangka membangkitkan gairah sektor Pariwisata dan Kuliner, Warung Kopi Manis (WKM) menggelar kegiatan ngobrol bersama Pelaku Pariwisata,...

Tradisi Maulud di Keraton Kasepuhan Tetap Dilaksanakan, Namun Tidak Ada Undangan

Cirebon,- Jelang Maulud Nabi Muhammad SAW di tengah Pandemi Covid-19, Keraton Kasepuhan Cirebon tetap menggelar berbagai tradisi. Namun, tradisi tersebut tidak mengundang kerumunan.Menurut Direktur...

Kubur Dendam dan Benci, Demi Damai di Kota Wali

Cirebon,- Aremania dan Bonek. Siapa yang tak tahu rivalitas kedua suporter besar di Indonesia. Bentrokan sering terjadi antara Aremania dan Bonek. Februari lalu, kedua...

Telkomsel Perluas Pemerataan Akses 4G LTE Hingga Plosok

Jakarta,- Telkomsel berupaya untuk memastikan pemerataan ketersediaan akses broadband di seluruh penjuru negeri yang mampu memberdayakan masyarakat dalam menjalani kegiatan sehari-hari.Hal tersebut pun berlaku...

More Articles Like This