Minggu, 5 April 2020

Walau Diliburkan Selama Dua Pekan, Siswa Tetap Belajar Melalui Group WA Kelas

Populer

Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Jadi Dua Orang

Cirebon,- Pasien positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19 bertambah satu orang di Kabupaten Cirebon. Hal tersebut disampaikan Gugus Tugas...

Mulai 1 April sampai 1 Mei 2020, Daop 3 Cirebon Batalkan 15 Perjalanan KA Argo Cheribon, Ini Daftarnya

Cirebon,- Untuk meningkatkan kewaspadaan terkait penyebaran virus Corona atau Covid-19, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3...

Grage Mall dan Grage City Mall Akan Tutup Sementara Selama Dua Pekan

Cirebon,- Mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19, Grage Group akan menutup sementara Grage Mall dan...

Kota Cirebon Tidak Terapkan Lockdown, Warga Datang dari Wilayah Epicentrum Akan Dipantau

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon tidak akan menerapkan lockdown wilayah. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Cirebon usai kegiatan...

Dua Mobil Water Canon Dikerahkan Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan Kota Cirebon

Cirebon,- Sat Brimob Batalyon C Pelopor Polda Jawa Barat bersama dengan Polres Cirebon Kota, unsur TNI, serta Satpol PP...

Cirebon,- Menindaklanjuti surat edaran wali kota dan juga dinas pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat terkait pencegahan virus Corona atau Covid-19, pelaksanaan belajar mengajar di sekolah di Kota Cirebon diliburkan sementara.

Kegiatan belajar mengajar terhitung mulai hari Senin 16 sampai 29 Maret 2020 dilakukan di rumah masing-masing dan tetap diberikan bimbingan serta pengawasan.

Untuk metode pembelajarannya, setiap sekolah tetap berlakukan pelajaran dengan jarak jauh, seperti menggunakan internet maupun dengan pesan singkat.

Baca Yuk : Wali Kota Cirebon Resmi Liburkan Sekolah Di Kota Cirebon Selama Dua Minggu

Loading...

Seperti halnya yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kota Cirebon, untuk metode pembelajarannya melalui internet, yakni setiap guru mata pelajaran akan memberikan tugas kepada siswa.

Dr. H. A, Dedi Kenedi, selaku Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan SMAN 1 Kota Cirebon mengatakan untuk metode pembelajaran yang diberikan kepada siswa seperti halnya di sekolah, mereka setiap hari tetap diberikan tugas oleh guru-guru melalui group WhatsApp ataupun melalui email.

“Sistem pembelajaran di rumah, mengikuti jam pelajaran seperti di sekolah. Artinya, bila jam pertama pelajaran matematika, maka anak-anak mempelajari matematika, dan kemudian mengikuti jam berikutnya seperti disekolah,” ujarnya kepada About Cirebon, Senin (16/3/2020).

Hasil dari pembelajaran itu, lanjut Dedi, disimpulkan kemudian dikirimkan melalui email ke semua guru bidang studi.

“Bila kemudian ada pelajaran prakarya dan kewirausahaan (PKWU), kemudian seni dan olahraga, saya mengharapkan bahwa siswa SMAN 1 tetap berolahraga, sehingga dapat mengurangi dampak dari virus corona,” terangnya.

“Dengan berolahraga, badan kita lebih sehat dan memakan makanan yang sehat, vitamin. Sehingga anak-anak mudah-mudahan tidak terkena dampak dari virus Corona,” tambahnya.

Untuk bentuk pengawasan, kata Dedi, pihaknya akan melihat dari segi humas akan berkoordinasi dengan para orang tua yang menjadi perwakilan, kemudian ada juga group WhatsApp masing-masing kelas, sehingga bisa pantau dari situ.

“Kami juga akan melibatkan pengurus OSIS melalui WhatsApp juga, sehingga kita bisa memantau kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak,” terangnya.

Kegiatan ekstra kulikuler ataupun kegiatan lainnya yang terkait pembelajaran di SMAN 1 Kota Cirebon, pihaknya akan berhentikan semua. Bahkan, guru-guru juga akan diliburkan, kecuali ada beberapa Wakasek yang akan piket bergantian.

“Hal ini karena kita juga akan melayani masyarakat bila ada yang melakukan keperluan seperti legalisir dan sebagainya,” ungkapnya.

Pihaknya juga akan memastikan semua siswa yang hari ini dipulangkan, tidak ada yang nongkrong maupun keluyuran dan dipastikan sudah ada dirumah.

“Kami juga akan memastikan kepada perwakilan kelas apakah semuanya sudah ada dirumah atau tidak. Sehingga, kita ada koordinasi yang sangat baik antara sekolah dan para siswa melalui WhatsApp group dimasing-masing kelas,” pungkasnya.

Sebelum dipulangkan oleh pihak sekolah, para siswa SMAN 1 Kota Cirebon diberikan arahan pembelajaran di rumah dan memberikan edukasi terkait penyebaran virus Corona. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Aston Cirebon Hotel Tutup Sementara Mulai 5 April Hingga 3 Juni 2020

Cirebon,- Untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 dan juga mendukung himbauan pemerintah, Aston Cirebon Hotel &...

Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina Serahkan Bantuan Ratusan APD untuk Dinkes Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Anggota Komisi VII DPR RI, Hi. Selly Andriany Gantina menyerahkan bantuan berupa ratusan alat pelindung diri (APD) kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Sabtu...

KAI Perpanjang Pengembalian 100 Persen Pembatalan Tiket Hingga 4 Juni 2020

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperpanjang kebijakan pengembalian 100 persen untuk pembatalan tiket kereta api menjadi hingga keberangkatan 4 Juni 2020 atau H+10...

Dampak Covid-19, Pedagang Pasar Keluhkan Penurunan Omset dan Sepi Pembeli

Cirebon,- Sejak mewabahnya virus Corona atau Covid-19, sejumlah pedagang pasar mengeluhkan penurunan omset dan sepi pembeli.Seperti yang dialami Tini, pedagang Pasar Pagi Kota Cirebon...

Mulai Senin, Pemda Kota Cirebon Berlakukan Pembatasan Jam Operasional Untuk Swalayan dan Pasar Tradisional

Cirebon,- Menindaklanjuti Keputusan Presiden Nomor 7 tahun 2020 tentang gugus tugas percepatan penanganan Corona atau Covid-19 dan memperhatikan Keputusan Presiden Momor 11 tahun 2020...

More Articles Like This