Minggu, 25 Oktober 2020

Wakil Walikota Cirebon Imbau Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Populer

39 Nakes Positif Covid-19, Layanan di RSD Gunung Jati Tutup Selama 6 Hari

Cirebon,- Rumah Sakis Daerah (RSD) Gunung Jati Cirebon kembali menutup sementara pelayanan mulai tanggal 22 sampai 27 Oktober 2020. Sebelumnya,...

Bupati Cirebon Bolehkan Belajar Tatap Muka Bagi Kecamatan Zona Hijau

Cirebon,- Beberapa sekolah di Kabupaten Cirebon mulai memberlakukan belajar tatap muka. Bupati Cirebon, Drs. H. Imron meminta tetap menjaga...

Siswa MANU Putra Buntet Cirebon Lolos Parlemen Remaja DPR RI

Cirebon,- Siswa kelas XII Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MANU) Putra Buntet Pesantren Cirebon, Alif Luqman Jayadi (18) lolos menjadi...

Inilah 3 Tuntutan Aksi Unjuk Rasa Gerakan Mahasiswa Cirebon di Jalan Nasional

Cirebon,- Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Cirebon (GMC) melakukan aksi unjuk rasa di Simpang 4 Pemuda Bypass...

Warga Cirebon Budidaya Ikan Cupang Hingga Dijual ke Luar Negeri

Cirebon,- Budidaya ikan cupang kini semakin diminati di Indonesia. Pasalnya, bisnis ikan cupang ini sangat menjanjikan omset hingga ratusan...

Cirebon,- Warga Kota Cirebon diimbau untuk mematuhi protokol kesehatan terutama bagi warga yang sudah terkonfirmasi positif covid-19 dan sedang menjalani isolasi mandiri.

“Informasi dari Pak RW, disini ada 8 orang yang terkonfirmasi covid-19, itu satu keluarga dan menjalani isolasi mandiri. Tidak boleh keluar rumah dulu,” ujar Wakil Walikota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati saat berkunjung ke RW 8 Karang Anom, Kelurahan Pegambiran, Kota Cirebon, Rabu (23/9/2020).

BACA YUK:  Wakil Wali Kota Cirebon Kunjungi Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19

Eti menegaskan, disiplin protokol kesehatan harus diperketat. Terutama di tingkatan RW harus ada ketegasan agar tidak ada klaster baru.

Loading...

“Sosialisasi protokol kesehatan harus dilakukan berulang, jangan berhenti. Apalagi di daerah yang ada warga terkonfirmasi covid-19, jangan memaksakan untuk beraktivitas di luar rumah, nanti akan menyulitkan diri sendiri dan orang lain, malah menambah klaster baru,” jelasnya.

Sementara, Ketua RW 8 Karang Anom, Gunawan membenarkan bahwa ada 8 warganya yang terkonfirmasi covid-19 dari hasil swab test. Ia menyampaikan , berbagai pencegahan dan penerapan protokol kesehatan sudah dilakukan. Namun, lanjut dia, terkadang masih saja ada warga yang abai.

“Kami inginnya yang terkonfirmasi covid-19 diisolasi di BKKBN, lebih efektif daripada isolasi mandiri, karena kadang susah masih pada aktivitas dan melanggar protokol kesehatan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Walikota memberi dukungan kepada warga yang terkonfirmasi covid-19 untuk tetap semangat dan berpikiran positif. Ia juga memberikan bingkisan, rempah untuk penambah imun, masker dan hand sanitizer kepada warga sekitar. (AC212)

BACA YUK:  Tilik Kana Cirebon Hadir untuk Angkat Potensi UKM Khusus Kuliner
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Warga Cirebon Budidaya Ikan Cupang Hingga Dijual ke Luar Negeri

Cirebon,- Budidaya ikan cupang kini semakin diminati di Indonesia. Pasalnya, bisnis ikan cupang ini sangat menjanjikan omset hingga ratusan...

Daop 3 Cirebon Mencatat Kenaikan Penumpang Sebesar 3 Persen di Bulan Oktober

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon mencatat ada kenaikan volume penumpang sebesar 3 persen pada bulan Oktober 2020. Manager Humas...

Libur Panjang Maulid Nabi, 53 Perjalanan KA Jarak Jauh Melintas di Daop 3 Cirebon

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan mengoperasikan sebanyak 53 perjalanan kereta api jarak jauh pada libur cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW pekan...

Bupati Cirebon Bolehkan Belajar Tatap Muka Bagi Kecamatan Zona Hijau

Cirebon,- Beberapa sekolah di Kabupaten Cirebon mulai memberlakukan belajar tatap muka. Bupati Cirebon, Drs. H. Imron meminta tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19. Menurut Imron, untuk...

More Articles Like This