Wakil Wali Kota Minta Pengusaha Muda Bersinergi Majukan Perekonomian di Kota Cirebon

Cirebon,- Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati meminta para pengusaha muda dapat membuka peluang usaha strategis di masa pandemi Covid-19. Mereka juga diminta dapat bersinergi untuk memajukan perekonomian di Kota Cirebon.

Hal tersebut diungkapkan Eti usai menghadiri Musyawarah Cabang IX BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Cirebon, di salah satu hotel di Kota Cirebon, Kamis (9/9/2021).

“Keberadaan HIPMI dapat membantu mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Eti.
Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada kesehatan, namun juga perekonomian warga. Untuk itu, pengusaha yang tergabung dalam HIPMI diminta mampu membuka beragam peluang baru, sehingga mampu membuka peluang kerja. Sehingga dapat terjadi peningkatan perekonomian di Kota Cirebon.

BACA YUK:  Inspirasi dari Majalengka : Bisa Produksi Penny Farthing Era 1880-an

Eti menambahkan, untuk membangun Kota Cirebon, Pemerintah Daerah (Pemda) tidak bisa sendirian. Dibutuhkan kerja sama dengan banyak pihak, termasuk dengan HIPMI Kota Cirebon.

“Apalagi anak muda memiliki semangat yang luar biasa. Saya yakin mereka mampu membuat beragam inovasi untuk meningkatkan perekonomian warga,” ujarnya.

Tak lupa, Eti berpesan kepada HIPMI untuk memberikan perhatian dan potensi yang mereka miliki untuk membantu dan memajukan UMKM di Kota Cirebon.

Sementara itu, Ketua HIPMI Kota Cirebon, Sabaran Alex Wijaya menjelaskan, mereka siap dan bahkan senantiasa bersinergi dengan Pemda Kota Cirebon dalam menjalankan tujuan organisasinya. Salah satunya mereka bermitra dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cirebon.

BACA YUK:  Batur Mba Wulan Terus Dampingi UMKM Urus Perizinan

“Kita dilibatkan sebagai fungsi kontrol untuk pemantauan OSS agar sesuai dengan targetnya,” ujar Baran, panggilan akrab Ketua HIPMI Kota Cirebon.

Mereka juga terlibat dalam pendampingan UMKM di Kota Cirebon. Bahkan mereka memiliki target tidak hanya melakukan pelatihan untuk pelaku UMKM namun juga turut memasarkan produk mereka ke berbagai pasar yang tersedia saat ini.

“Sedangkan tantangan HIPMI ke depannya yaitu memperkenalkan HIPMI kepada masyarakat luas,” kata Baran. Sehingga organisasi mereka tidak terkesan eksklusif dan dapat dikenal masyarakat luas. (*)

BACA YUK:  Jadwal SIM Mobile Drive Thru Kabupaten Cirebon, 11 – 16 Juli 2022
(Dilihat: 5 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.