Rabu, 27 Oktober 2021

Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon : Pembatasan Jam Malam Kurang Efektif

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Pembatasan aktivitas masyarakat dan juga pengalihan arus lalu lintas di Kota Cirebon berjalan sejak tanggal 9 sampai 31 Oktober 2020.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Fitria Pamungkaswati pembatasan aktivitas dan pengalihan arus lalu lintas di Kota Cirebon kurang efektif.

“Saya rasa pemberlakukan jam malam di Kota Cirebon kurang efektif. Apalagi dengan adanya penutupan jalan pun itu sama,” ujar Fitria saat ditemui About Cirebon usai mengisi acara di Warung Kopi Manis, Selasa (20/10/2020) malam.

Loading...
BACA YUK:  Serap Aspirasi Masyarakat, Ketua DPRD Kota Cirebon Lakukan Reses Door to Door

Politisi ini menjelaskan, dengan diberlakukannya jam malam banyak masyarakat dari Kota Cirebon yang melakukan aktivitas di wilayah Kabupaten Cirebon.

“Mereka (masyarakat) pada larinya akhirnya ke Kabupaten. Sehingga menambah PAD (Penghasilan Asli Daerah) ke Kabupaten. Kota Cirebon nya jadi sepi,” ungkapnya.

Seharusnya, kata Fitria, Pemerintah Kota Cirebon harus ada ada solusi lain selain pembatasan jam malam dan juga pengalihan arus lalu lintas.

“Harus ada solusi lain, seperti memperketat protokol kesehatan itu lebih efektif ketimbang pembatasan jam malam dan pengalihan arus,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Dokter Mobil, Bengkel Modern dengan Teknologi Canggih Tawarkan Promo Selama Oktober 2021
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

UGJ Gelar Wisuda Sarjana dan Magister ke-60 dan 61 Tahun 2021

Cirebon,- Wisuda sarjana dan magister ke-60 dan 61 tahun 2021 Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon diselenggarakan di Hotel...

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana pembangunan industri di Kota Cirebon....

Edi Baredi Terpilih Menjadi Ketua Kadin Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Kabupaten (Mukab) VII tahun 2021. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel Jalan Tuparev,...

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban lainnya mengalami luka-luka. Kapolresta Cirebon, Kombes...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun 1999 sampai dengan saat ini....

More Articles Like This