Kamis, 28 Oktober 2021

Vaksinasi untuk Lansia di Kabupaten Cirebon Gencar Dilakukan

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon menargetkan minimal 40 persen lansia sudah divaksin. Hal itu untuk penanganan COVID-19 semakin baik.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M. Ag, berterima kasih kepada para tenaga kesehatan dan semua pihak yang terlibat dalam penanganan COVID -19 di Kabupaten Cirebon.

“Ayo kita terus memberikan pelayanan lebih baik. Bukan hanya, masyarakat yang harus sehat, tenaga kesehatannya juga harus sehat terlebih dahulu,” ujar Bupati Imron saat menghadiri Gebyar Vaksinasi Lansia di Puskesmas Kedaton, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, Sabtu (9/10/2021).

Loading...

Bupati mengimbau, agar masyarakat tidak takut divaksin. Sebab pemerintah memberikan pelayanan terhadap masyarakat dan tidak akan memberatkan atau merugikan rakyat.

“Vaksin ini halal dan aman. Alhamdulillah Kabupaten Cirebon semua masyarakat antusias untuk divaksin,” ungkap Imron.

Imron menjelaskan, total masyarakat yang sudah divaksin di Kabupaten Cirebon baru mencapai 22 persen.

BACA YUK:  Lancome Tunjuk Raisa Andriana sebagai Official Brand Partner Pertamanya di Indonesia

“Jadi minimalnya itu masyarakat umum yang divaksin, sebanyak 50 persen dan lansia 40 persen. Kalau bapak/ibu sudah divaksin, tetap harus jaga kesehatannya,” kata Imron.

Di samping itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni mengatakan acara vaksinasi lansia yang diadakan di Puskesmas Kedaton, merupakan hari ketiga.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para kepala Puskesmas yang selalu semangat siang dan malam untuk penanganan Covid. Kami juga Dinkes setiap hari briefing. Bukan hanya antar internal, tetapi dengan kapolsek, kapolres, dan eksternal lainnya,” kata Eni.

Eni menjelaskan, gebyar vaksinasi kali ini, berasal dari anggaran puskesmas setempat.

“Sebetulnya kita sudah melaksanakan vaksinasi lansia per 8 Februari, setelah pemerintah pusat launching vaksinasi keseluruhan,” ungkapnya.

Eni menjelaskan, target vaksinasi di Kabupaten Cirebon adalah 1.782.964 orang, termasuk lansia di dalamnya. Sedangkan untuk lansia, targetnya 154.777 orang.

BACA YUK:  Lancome Tunjuk Raisa Andriana sebagai Official Brand Partner Pertamanya di Indonesia

“Saat ini baru 10 persen yang divaksin. Akhirnya kami dengan para puskesmas dan berbagai profesi menyiasati untuk meningkatkan cakupan layanan vaksinasi lansia sehingga kita malam-malam mengadakan rapat zoom meeting. Tenaga kesehatan siap memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Cirebon,” ungkapnya.

Eni menambahkan, saat ini Kabupaten Cirebon berada di level 3. Sementara, untuk penanganan kasus sudah di level 1.

“Alhamdulillah minggu ini di bawah 10. Paling banyak 6 kasus. Kematian pun hanya 1 kasus,” bebernya.

Kabupaten Cirebon masih di level 3, lanjut Eni, disebabkan vaksinasi yang belum memenuhi target. Di antaranya, dosis 1 harus mencapai 50 persen dan lansia 40 persen.

“Kalau kita mencapai 40 persen dari total sasaran, 30 persen lagi kurang lebih 46 ribu lansia yang harus divaksin,” terang Eni.

Lebih lanjut Eni menjelaskan, 46 ribu lansia jika dibagi 424 desa, minimalnya satu bidan desa harus melaksanakan vaksinasi 109 lansia selama tiga hari. Jadi, perharinya 36 lansia.

“Sehingga nanti minggu depan kita kalau memang sesuai sasaran lansia bisa divaksin, berati minggu depan mencapai 40 persen. Kalau sudah lansia 40 persen ditambah dosis 1 yang saat ini 22 persen, InsyaAllah dua minggu ke depan berubah di level 2,” ungkapnya.

BACA YUK:  750 Tanaman Bonsai Nasional Dipamerkan di Cirebon

Pihaknya mengaku akan terus memenuhi target vaksinasi kepada lansia maupun masyarakat umum.(AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Lantik Tujuh Kepala Sekolah, Walikota Cirebon Pesan Lakukan Manajemen Pendidikan

Cirebon,- Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis melantik tujuh Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kota Cirebon....

Peringati Maulid Nabi, Masjid Al-Maksudhi Hadirkan Gus Miftah

Cirebon,- Masjid Al-Maksudhi yang berlokasi di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon menggelar pengajian, Selasa (26/10/2021) malam. Kegiatan ini berkolaborasi...

UGJ Gelar Wisuda Sarjana dan Magister ke-60 dan 61 Tahun 2021

Cirebon,- Wisuda sarjana dan magister ke-60 dan 61 tahun 2021 Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon diselenggarakan di Hotel Swissbell Hotel Kota Cirebon, Selasa...

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana pembangunan industri di Kota Cirebon....

More Articles Like This