Jumat, 25 September 2020

Usia 13 Tahun, RS Putera Bahagia Siloam Hospitals Group Hadirkan Layanan Hemodialisis

Populer

Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Pantai Kejawanan

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan tewas di Pantai Kejawanan, Kota Cirebon, Senin (21/9/2020) pagi sekitar pukul 04.55 WIB.Mayat...

7 Desa di Kabupaten Cirebon Mendapatkan Mobil Maskara ⁣⁣

⁣Cirebon,- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Jawa Barat menyalurkan bantuan sosial, edukasi Covid-19...

Kecelakaan Tunggal di Cipali KM 177, Seorang Penumpang Meninggal Dunia⁣

⁣Cirebon,- Kecelakaan Lalu lintas kembali terjadi di Tol Cipali KM 177 pada hari Minggu (20/9/2020) sekitar pukul 09.25 WIB.⁣ ⁣ Kecelakaan...

Pemerintah dan Keraton Kasepuhan Cirebon Sepakat Meniadakan Pasar Muludan

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersama dengan Keraton Kasepuhan bersepakat meniadakan pasar malam atau Muludan di area Keraton Kasepuhan...

Inilah Cerita Eti Sulastri Warga Ciledug yang Sembuh

Cirebon,- Bupati Cirebon Drs H Imron M.Ag melakukan dialog langsung dengan Eti Sulastri, warga Desa Jatiseeng Kecamatan Ciledug Kabupaten...

Cirebon,- Di hari Ulang Tahun yang ke-13, Rumah Sakit Putera Bahagia yang merupakan unit dari Siloam Hospitals Group mempersembahkan layanan Hemodialisis atau layanan cuci darah untuk masyarakat, Rabu (11/9/2019).

Peresmian layanan Hemodialisis dihadiri Deputy President Director Siloam Hospitals Group, Direktur RS Putera Bahagia (Siloam Hospitals Group), Kepala Dinas Kesehatan, Camat Harjamukti, Lurah Larangan, para dokter specialis, dan juga tamu undangan.

1. Pengembangan RS Putera Bahagia

Loading...

Caroline Riady, selaku Deputy President Director Siloam Hospitals Group mengucapkan selamat kepada para dokter yang telah merintis selama 13 tahun, dan sudah setia mengembangkan Rumah Sakit Putera Bahagia sampai dengan hari ini.

Menurut Caroline, pelayanan kesehatan adalah pelayanan yang tidak boleh terjadi secara terisolasi.

“Ada tiga alasan mengapa, yang pertama kesehatan adalah kepentingan kita bersama, tidak ada seorang pun yang bisa beraktivitas, bekerja tanpa ada kesehatan,” ujarnya dalam sambutan.

Kemudian, alasan yang kedua adalah, semakin kompleks pelayanan kesehatan  butuh dukungan dari berbagai pihak.

“Dan saya selalu menggunakan istilah ekosistem, ekosistem itu berarti kan banyak, banyak mengambil bagian. Semua, memainkan perannya masing-masing dan jika ada satu bagian dari ekosistem itu yang tidak berfungsi berarti seluruh ekosistem itu akan pincang,” ungkapnya.

Lalu, alasan yang ketiga, lanjut Caroline, semakin kompleksnya pelayanan kesehatan dan semakin tinggi resiko pelayanan kesehatan yang diberikan di dalam rumah sakit, sangat penting peran dari para stakeholder untuk ikut memantau pelayanan yang diberikan. Seperti dari dinas, BPJS, untuk mengingatkan, memberikan masukan dan tentu dari dokter spesialis juga.

“Sehingga adanya pelayanan di Putera Bahagia oleh Siloam Hospitals Group pada hari ini tidak terlepas dari peran serta ibu bapak yang hadir,” terangnya.

Pihaknya berharap, di tahun-tahun mendatang layanan di RS Putera Bahagia Siloam Hospitals Group bisa terus dikembangkan dan ini baru awal pengembangan pelayanan di RS Putera Bahagia.

“Masih banyak tugas dan PR yang kami berikan dari kantor pusat Siloam untuk pengembangan di Cirebon, termasuk setelah ini kami akan merenovasi radiologi, ruang rawan inap, ruang rawat jalan, loby, dan bagian-bagian lainnya,” tandas Caroline.

2. Masih Banyak Mimpi

Sementara itu, dr. Niken Novitasari, MARS, selaku Direktur RS Putera Bahagia (Siloam Hospitals Group) mengatakan usia 13 tahun Rumah Sakit Putera Bahagia, ibarat umur seperti anak-anak yang punya banyak mimpi.

“Jadi RS Putera Bahagia juga masih punya banyak mimpi, seperti yang di katakan Ibu Caroline bahwa banyak sekali fasilitas-fasilitas yang sedang kita renovasi, sesuai dengan standard atau regulasi yang berlaku,” ujar.

“Seperti ICU, kita membangun ICU yang memang sesuai dengan standarnya dan di usia 13 tahun ini kita persembahkan layanan Hemodialisis untuk masyarakat,” imbuh Niken.

Lanjut Niken, mimpi kami adalah banyak masyarakat yang perlu fasilitas Hemodialisis, dan terus terang di RS Putera Bahagia ini beberapa kali mendapatkan pasien yang harus cuci darah, tapi tidak memiliki fasilitasnya.

“Sehingga akhirnya, kita rajut mimpi bersama, mengembangkan Sumber Daya Manusianya mengikuti pelatihan hemodialisis dan fasilitasnya kita bangun,” bebernya.

3. Layanan Hemodialisis

Di hari ulang tahun ke-13, Rumah Sakit Putera Bahagia Cirebon (Siloam Hospitals Group) mempersembahkan Layanan Hemodialisis untuk masyarakat Cirebon dan sekitarnya.

“Kita buka dulu empat mesin dengan dua fasilitas menggunakan tempat tidur dan dua menggunakan kursi,” terangnya

Layanan Hemodialisis di RS Putera Bahagia Cirebon, kata Niken, buka setiap hari Senin sampai Sabtu dan sementara ini masih dalam satu shift hingga pukul 15.00 WIB.

“Kita lihat tren dan kebutuhan masyarakat meningkat, kita akan naik menjadi dua shift dan mesin akan kita tambah perlahan-lahan sesuai dengan kebutuhan,” terangnya.

Di usia ke-13 dan berikutnya, Niken berharap, Putera Bahagia ingin menjadi pusat layanan untuk masyarakat, tidak hanya hemodialisis, tapi ICU dan kebutuhan pelayanan kesehatan lainnya di Kota Cirebon. (AC212)

BACA YUK:  Nestlé Hadirkan Nestle Ideal⁣
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Selama September, Pertamina Suntik Modal Lebih dari Rp 2,9 M untuk UMKM di Jawa Barat

Jakarta,- Sebagai upaya untuk terus mendorong UMKM agar tetap eksis dan bangkit dari situasi pandemi, sepanjang bulan September 2020...

Ini yang Dilakukan Ponpes Husnul Khotimah Menyusul 46 Santri Positif Covid-19

Kuningan,- Pondok Pesantren (Ponpes) Husnul Khotimah yang berada di Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan ditutup sementara mulai hari ini 25 September sampai batas...

46 Santri Pondok Pesantren di Kuningan Terpapar Covid-19

Kuningan,- Sebanyak 46 santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.Aktivitas di pondok pesantren tersebut dihentikan sementara untuk menghindari...

Bupati Minta Dishub Cirebon Ciptakan Transportasi yang Aman, Nyaman dan Sehat

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) diminta untuk meningkatkan perannnya, dalam menciptakan transportasi yang aman, nyaman dan sehat.Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag menuturkan, jalur lalu...

More Articles Like This