Usaha Kamu Mau Jadi Mitra Binaan Bank Indonesia Cirebon? ini Syaratnya

Cirebon,- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon terus mendorong pengembangan UKM lokal di wilayah Ciayumajakuning.

Sebagai wujud nyata Bank Indonesia Cirebon untuk memajukan perekonomian daerah, maka Bank Indonesia terus membina UKM-UKM yang ada di wilayah kerjanya.

Oleh karena itu, Bank Indonesia Cirebon membuka kesempatan bagi para wirausaha untuk mengikuti pendampingan dan pelatihan bisnis, serta menjadi binaan BI Cirebon.

Baca juga ya Catat Tanggalnya! BI Cirebon Kembali Gelar Ciayumajakuning Entrepreneur Festival 2018

Program tersebut terbuka untuk umum. Namun, ada beberapa syarat yang harus memenuhi kualifikasi yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.

BACA YUK:  Gelora Targetkan Dampingi 5 Juta UMKM Go Digital

Manajer Fungsi Pengembangan UMKM KPw BI Cirebon, Budi Ramdani menjelaskan syarat dan kualifikasi UMKM menjadi binaan BI yaitu, belum pernah dibina oleh instansi atau pemerintah lainnya.

“Artinya masih murni, UMKM yang belum dibina oleh instansi manapun atau lembaga manapun, itu yang pertama,” ujarnya saat jumpa pers terkait kegiatan Ciayumajakuning Entrepreneur Festival (CEF) 2018 di KPw BI, Jalan Yos Sudarso, Kota Cirebon, Rabu (17/10/2018).

Kemudian, lanjut Budi, betul-betul termasuk UMKM dan usahanya itu sendiri memiliki potensi untuk dikembangkan.

BACA YUK:  Metland Hotel Cirebon Sajikan Paket Garden BBQ Night

“Serta, ada komitmen untuk mau bekerja sama dengan Bank Indonesia. Cuma itu syarat utamanya,” bebernya.

Di tempat yang sama, Kepala KPw BI Cirebon, M. Abdul Majid Ikram menambahkan sebenarnya tidak susah-susah untuk menjadi binaan Bank Indonesia, yang penting belum menjadi binaan dari manapun.

“Karena kan, kita khawatirkan kalo menjadi binaan BI dikiranya BI menyerobot. Artinya, biarlah kalo yang sudah menjadi binaan lembaga lain silahkan, karena kami ingin benar-benar memastikan UMKM ini belum menjadi binaan manapun,” terangnya.

BACA YUK:  Liburan Mengesankan di Aston Bogor dengan Promo School Funcation

Dalam rentang waktu lima tahun terakhir, kata Majid, BI sangat intensif untuk mengembangkan wirausaha binaan Bank Indonesia Cirebon.

“Kami bisa tunjukkan dengan keseriusan kami sejak tahun 2014, sudah kami branding festival nasional kami dengan nama KKI (Karya Kreatif Indonesia),” ungkapnya.

Menurut Majid, KKI merupakan suatu wadah seperti CEF, tapi yang bersifat nasional, dan pihaknya mencoba untuk mendatangkan buyer-buyer tidak hanya lokal dan nasional, tetapi buyer dari Internasional. (AC212)

(Dilihat: 19 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.