Sabtu, 18 September 2021

UMK Kota Cirebon Tahun 2019 Alami Kenaikan. Cukupkah?

Populer

Fenomena Ribuan Burung Pipit Mati di Bali, Terjadi Juga di Cirebon

Cirebon,- Setelah beberapa hari lalu terjadi di Pulau Bali, fenomena burung mati mendadak terjadi di Kota Cirebon. Ribuan Burung...

Tujuh Kecamatan di Kabupaten Cirebon Disurvei PT Pertamina Hulu Energi

Cirebon,- Kabupaten Cirebon dijadikan sebagai lokasi penelitian pencitraan lapisan dan struktur melalui survei kebumian dimensi vibroseis sub vulkanik Jawa...

Pemerintah Izinkan Bioskop di PPKM Level 3 dan Level 2 Dibuka, Tapi Ada Syaratnya

Jakarta,- Pemerintah akhirnya mengizinkan bioskop beroperasi di Jawa dan Bali. Hal ini diungkapkan oleh Koordinator PPKM Jawa dan Bali Luhut...

Sample Burung Pipit Mati Mendadak di Balaikota Cirebon akan Dites dengan Metode PCR

Cirebon,- Tim medis veteriner dari Lab Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota...

Kota Cirebon Siapkan Jalur Khusus Sepeda, Dishub Segera Uji Coba

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyiapkan uji coba pemberlakuan jalur khusus sepeda di...

Cirebon,- Dewan Pengupahan Kota (Depeko) Kota Cirebon menetapkan Upah Minimum Kota (UMK) Kota Cirebon tahun 2019 menjadi Rp. 2.045.422,24,- menggantikan tahun ini (2018) UMK Kota Cirebon sebesar Rp. 1.893.383,54,-.

Penetapan tersebut setelah melalui pembahasan pada rapat Depeko Kota Cirebon terkait usulan upah minimum tahun 2019 di Ruang Rapat Kantor BPJs Ketenagakerjaan Kota Cirebon, Kamis (1/11/2018).

BACA YUK:  Peduli Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan, Rumah Zakat Cirebon Resmikan Toilet Bersih

Ketua Depeko Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya mengatakan pembahasan kenaikan UMK Kota Cirebon sudah disepakati oleh semua instansi terkait yang hadir dalam rapat tersebut.

Loading...

“Semua akhirnya sepakat, bahwa UMK kita tahun 2019 nanti naik menjadi Rp. 2.045.422,24,-,” ujar Agus usai rapat Depeko.

Lanjut Agus, kenaikan nominal UMK di Kota Cirebon mengacu pada Peraturan Pemerintah nomor 78/2015 tentang pengupahan. Formulasi atau rumusan kenaikan upah minimum sudah ditentukan dan sudah memperhitungkan inflasi maupun pendapatan domistik bruto dan pertumbuhan ekonomi.

“Sehingga, dengan menggunakan rumusan sesuai dengan PP nomor 78, kita temukan selisinya dan bila dinominalkan menjadi Rp. 152.038,70,- kenaikannya,” terang Agus.

Langkah selanjutnya, kata Agus, akan melaporkan kepada Wali Kota Cirebon dan Wali Kota akan menyampaikan rekomendasi kepada Gubernur.

“Nanti, Gubernur paling lambat tanggal 21 November 2018 harus sudah menetapkan UMK Kabupaten/Kota se-Jawa Barat,” tutupnya. (AC212)

BACA YUK:  5 Cara Mudah Dapatkan Banyak Komentar di Instagram
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Pemkab Cirebon Targetkan Bebas Sampah di 2024

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon terus berupaya untuk melakukan penanganan terkait sampah. Bahkan, Pemkab Cirebon menargetkan tahun 2024 wilayah Kabupaten...

Gandeng Punakawan, Sosialisasikan Pentingnya Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional

Cirebon,- Satpol PP Jawa Barat bersama Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan (prokes). Caranya dengan melibatkan tokoh pewayangan...

Satreskrim Polres Cirebon Kota Ringkus Pelaku Modus Ganjal ATM

Cirebon,- Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Cirebon Kota berhasil meringkus empat pelaku sindikat ganjal ATM. Empat pelaku merupakan residivis dalam kasus yang sama. Dari hasil...

Wanita Cantik Asal Cirebon Ini Memiliki Segudang Prestasi Biliar

Cirebon,- Cantik dan pintar bermain biliar, itulah gambaran yang cocok bagi Nony Krystianti Andilah. Wanita berkulit putih asal Cirebon ini memiliki segudang prestasi di...

More Articles Like This