Rabu, 27 Oktober 2021

UMC Gelar Kuliah Kerja Mahasiswa di Desa Arjawinangun

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon, 12 September 2016,- Suasana balai desa Arjawinangun, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon pada hari Minggu (11/9) ramai dengan warga yang mengikuti secara serius tema “Implementasi Hypno-parenting dalam Mengasuh Anak”, yang dibawakan oleh Nurkholis, Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Cirebon (FKIP-UMC).

Nurkholis mengharapkan setelah mengikuti seminar singkat ini, para orang tua di desa Arjawinangun ini bisa mengubah perilaku kebiasaan buruk yang terdapat pada anak-anak mereka. Seminar ini merupakan acara dalam penutupan kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok IV Universitas Muhammadiyah Cirebon.

Selama sebulan penuh, Kelompok IV membina warga desa Arjawinangun pada berbagai bidang, beberapa tugas kelompok yang dilakukan di antaranya adalah membuat papan nama di gang-gang sejumlah 25 buah, membuatan bak sampah sebanyak 5 unit yang tersebar di seluruh desa, dan mengajarkan cara membuat jumputan taplak meja pada ibu-ibu PKK dan kader-kader Posyandu desa Arjawinangun.

Loading...
BACA YUK:  Jelang Peringatan HUT TNI ke-76, Sarana dan Prasarana TMP Kesenden Harus Segera Diperbaiki

Kepala Desa Arjawinangun, Abdullah, berterima kasih kepada para mahasiswa UMC yang sedang melakukan KKM di desa yang dipimpinnya,“ Kami harap hal-hal yang sudah diajarkan para mahasiswa ini bisa diikuti oleh masyarakat kami ke depannya.”

Hal serupa juga diungkapkan oleh Ahmad Yani, ketua Karang Taruna desa Arjawinangun. “Kegiatan pengajaran kepada siswa-siswi SD adalah favorit kami, karena hal-hal tersebut bisa sangat bermanfaat bagi para siswa di masa depan,” tambahnya.

Casdik, mahasiswa Ilmu Pemerintahan, selaku ketua kelompok IV, juga mengadakan kegiatan-kegiatan lainnya untuk mempererat hubungan dengan warga desa. Setiap Sabtu malam, para mahasiswa turut menjaga keamanan lingkungan desa Arjawinangun, dengan cara ikut serta dalam patroli keamanan lingkungan.

“Kami juga mengecat beberapa pos kamling di wilayah desa Arjawinangun agar terlihat lebih fresh,” ujar Casdik seraya memperlihatkan dokumentasi dari kegiatan kelompok IV.

BACA YUK:  Kunjungan Masa Reses, Fitria Pamukasawati Dapat Aduan Infrastruktur

Kegiatan KKM ini berlangsung selama sebulan, dari tanggal 11 Agustus hingga 11 September 2016.Kelompok IV mendapat kesempatan untuk mengabdi di Desa Arjawinangun, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.

“Desa Arjawinangun dipilih karena kami rasa desa ini masih membutuhkan beberapa perhatian pada sektor ekonomi, pendidikan, industri, komunikasi, teknologi informasi, dan lain-lain,” ujar Abdul Karim, dosen FKIP-UMC yang juga pembimbing Kelompok IV KKM UMC 2016, saat ditemui pada acara penutupan kegiatan KKM.

“Kegiatan ini bermanfaat bagi kedua belah pihak,” tambah Abdul Karim.

“ Bagi mahasiswa, kegiatan ini merupakan salah satu syarat akademik di Universitas Muhammadiyah Cirebon, sementara bagi masyarakat desa Arjawinangun, bisa menerima ilmu-ilmu yang diajarkan oleh para mahasiswa, sehingga ke depannya bisa bermanfaat bagi para warga” pungkasnya. (rls)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana...

Edi Baredi Terpilih Menjadi Ketua Kadin Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Kabupaten (Mukab) VII tahun 2021. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel Jalan Tuparev,...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun 1999 sampai dengan saat ini....

“Bosch Virtual Chef” Tekankan 3 Kiat Kunci bagi UMKM Kuliner Indonesia untuk Menangkan Bisnis Pascapandemi

Jakarta,- UMKM kuliner menjadi kelompok sektor usaha yang paling terdampak pandemi COVID-19 di Indonesia. Survei “Dampak Pandemi COVID-19 terhadap UMKM” yang digagas Paper.id bersama...

More Articles Like This