Senin, 25 Mei 2020

Ulang Tahun ke-5, RSIA Cahaya Bunda Cirebon Tanam 2.000 Bibit Pohon Mangrove

Populer

H-3 Lebaran Idulfitri Kendaraan Roda Dua Padati Jalur Pantura Cirebon

Cirebon,- H-3 menjelang Hari Raya Idulfitri, Jalur Pantura Cirebon dipadati kendaraan roda dua dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah,...

Tetap Dukung PSBB, Grage Mall dan Grage City Mall Memilih Buka Sehabis Lebaran

Cirebon,- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Cirebon di perpanjang mulai hari ini tanggal 20 Mei - 2...

Bila Masih Ditemukan Warga Mudik, Polresta Cirebon Akan Putar Balik Kendaraan

Cirebon,- Pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik lebaran pada Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 ini guna mencegah penyebaran virus...

Masjid Raya At-Taqwa dan Masjid Sang Cipta Rasa Tidak Menggelar Salat Id

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah memperpanjang masa PSBB tahap kedua selama 14 hari kedepan.PSBB tahap kedua sudah dimulai...

Pemda Kabupaten Cirebon Lakukan Test Swab Massal di Pasar Sumber

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon kembali menjalani test massal Covid-19 menggunakan metode PCR (Polymerase Chain Reaction) atau swab.Kali ini,...

Cirebon,- Sebanyak 2.000 bibit pohon mangrove ditanam di pantai Cirebon tepatnya di RW 09 Kesunean Selatan, Kelurahan Kasepuhan, Kota Cirebon, Rabu (30/10/2019).

Kegiatan penanaman bibit mangrove tersebut dalam rangka rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Cahaya Bunda Kota Cirebon.

Penanam bibit mangrove yang merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) ini, dilakukan secara simbolis oleh pemilik RSIA Cahaya Bunda dr. Yasmin Dermawan, SpOG beserta karyawan.

Menurut Yasmin, di ulang tahun yang ke-5 RSIA Cahaya Bunda sengaja fokus untuk lingkungan hidup, yaitu dengan penanaman 2.000 bibit pohon mangrove.

Loading...

“Ini juga dalam rangka untuk ikut peduli melestarikan lingkungan hidup,” ujar Yasmin kepada About Cirebon di lokasi kegiatan.

Lanjut Yasmin, maksud dan tujuan lain penanaman pohon mangrove ini adalah untuk menggugah kepedulian masyarakat lainnya untuk tetap menjaga pantai dan lingkungan sekitar kita.

“Semoga penanaman pohon mangrove ini bermanfaat dan bisa tumbuh dengan baik,” terangnya.

Menurut Yasmin, pihaknya tidak hanya melakukan penanaman saja, namun pohon-pohon mangrove yang sudah ditanam ini akan dipantau kedepannya bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon.

Sementara itu, Rianti Krisnantini, SE, MM, selaku Wakil Direktur RSIA Cahaya Bunda menjelaskan terkait pemilihan tempat penanaman bibit mangrove di RW 09 Kesunean Selatan, Kelurahan Kasepuhan, Kota Cirebon, karena sebelumnya melakukan konsultasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon.

“Sebelum melakukan penananam, memang kita konsultasi terlebih dahulu dengan Dinas Lingkungan Hidup, spot mana yang memang perlu ditanam pohon mangrove ini,” singkatnya.

Kepala Bidang Pengendalian, Pencemaran, Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kota Cirebon, Jajang Yaya Suganda menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar RSIA Cahaya Bunda yang sudah menunjukan kepeduliannya terhadap lingkungan.

“Mudah-mudahan ini bisa ditiru oleh yang lainnya, sebab perhatian lingkungan itu tidak tergantung kepada orang yang berlatar belakang teknik lingkungan saja, tapi tanggung jawab kita semua,” ujarnya kepada About Cirebon.

“Sehingga, apa yang sudah diberikan oleh Cahaya Bunda bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Menurut Jajang, DLH Kota Cirebon sejak dulu sudah menanam mangrove di enam kelurahan yang ada di tepi pantai Cirebon. Namun karena kondisi alam, yang terlihat tumbuh dengan baik berada di Kelurahan Kasepuhan.

“Makanya kami mengarahkan kegiatan penanaman pohon mangrove oleh Cahaya Bunda berlokasi di RW 09 Kesunean Selatan,” bebernya.

“Apalagi di sini sudah ada hutan mangrove, dan bisa menambah luas hutan mangrove, serta bisa dijadikan destinasi wisata di Kota Cirebon,” imbuhnya.

Bahkan, kata Jajang, tahun ini rencananya akan DED (Detail Engineering Design), dan mulai tahun 2020 sudah bisa melakukan penataannya.

“Kenapa demikian, karena mangrove ini tumbuh di pantai kota, sehingga jangan membuat seram orang. Makanya kita akan tata dan bisa ramah lingkungan, serta bisa dinikamti oleh masyarakatnya,” pungkasnya. (AC212/adv)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Satu Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Sembuh

Cirebon,- Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon sembuh.Berdasarkan hasil...

Slamet Anak Sebatang Kara yang Tinggal di Rumah Hampir Ambruk

Cirebon,- Slamet (15) asal Blok Singkil 2 RT 02 RW 07, Desa Astanajapuran Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, kondisinya terlihat memperihatinkan.Pasalnya, Slamet merupakan anak yatim...

Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah Satu Lagi

Cirebon,- Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan adanya penambahan satu pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19, Sabtu (23/5/2020).Sehingga, total pasien terkonfirmasi positif Covid-19...

H-2 Jelang Lebaran Idulfitri, Polresta Cirebon Terus Lakukan Penyekatan Selama 24 Jam

Cirebon,- H-2 jelang Hari Raya Idulfitri tahun 2020, jajaran Polresta Cirebon bersama dengan unsur lainnya terus melakukan penyekatan di wilayah Kabupaten Cirebon.Kapolresta Cirebon, Kombes...

Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Minuman Keras Hasil Razia

Cirebon,- Polresta Cirebon memusnahkan barang bukti sepuluhan ribu botol minuman keras (miras) berbagai jenis hasil razia.Pemusnahan yang dihadiri Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten...

More Articles Like This