Senin, 18 November 2019

Ulang Tahun ke-5, RSIA Cahaya Bunda Cirebon Tanam 2.000 Bibit Pohon Mangrove

Populer

Andra & The Backbone Meriahkan Puncak HUT ke-5 RSIA Cahaya Bunda Cirebon

Cirebon,- Perayaan puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Cahaya Bunda berlangsung meriah,...

Sebagai Icon Baru, PT. KAI Daop 3 Cirebon Resmikan Monumen Mesin Mekanik VDM 800 GS, Ini Bentuknya

Cirebon,- Bertepatan Hari Pahlawan yang jatuh tanggal 10 November 2019, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Oprasional (Daop) 3...

Tradisi Panjang Jimat Muncul Sejak Masa Pemerintahan Pangeran Cakrabuwana

Cirebon,- Tradisi Maulid Nabi Saw, merupakan tradisi yang tidak bisa dilepaskan dari sejarah Islamisasi di nusantara. Tradisi ini muncul...

Swiss-Belhotel Cirebon Akan Suguhkan Costum Anime Cosplay di Malam Pergantian Tahun

Cirebon,- Dalam rangka menyambut datangnya Tahun Baru 2020, Swiss-Belhotel Cirebon akan menggelar acara yang bertajuk “Cosplay Starlight New Year...

Gandeng PMI Kabupaten Cirebon, Aston Cirebon Hotel Gelar Donor Darah Rutin

Cirebon,- Aston Cirebon Hotel & Convention Center bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon kembali menggelar donor...

Cirebon,- Sebanyak 2.000 bibit pohon mangrove ditanam di pantai Cirebon tepatnya di RW 09 Kesunean Selatan, Kelurahan Kasepuhan, Kota Cirebon, Rabu (30/10/2019).

Kegiatan penanaman bibit mangrove tersebut dalam rangka rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Cahaya Bunda Kota Cirebon.

Penanam bibit mangrove yang merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) ini, dilakukan secara simbolis oleh pemilik RSIA Cahaya Bunda dr. Yasmin Dermawan, SpOG beserta karyawan.

Menurut Yasmin, di ulang tahun yang ke-5 RSIA Cahaya Bunda sengaja fokus untuk lingkungan hidup, yaitu dengan penanaman 2.000 bibit pohon mangrove.

Loading...

“Ini juga dalam rangka untuk ikut peduli melestarikan lingkungan hidup,” ujar Yasmin kepada About Cirebon di lokasi kegiatan.

Lanjut Yasmin, maksud dan tujuan lain penanaman pohon mangrove ini adalah untuk menggugah kepedulian masyarakat lainnya untuk tetap menjaga pantai dan lingkungan sekitar kita.

“Semoga penanaman pohon mangrove ini bermanfaat dan bisa tumbuh dengan baik,” terangnya.

Menurut Yasmin, pihaknya tidak hanya melakukan penanaman saja, namun pohon-pohon mangrove yang sudah ditanam ini akan dipantau kedepannya bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon.

Sementara itu, Rianti Krisnantini, SE, MM, selaku Wakil Direktur RSIA Cahaya Bunda menjelaskan terkait pemilihan tempat penanaman bibit mangrove di RW 09 Kesunean Selatan, Kelurahan Kasepuhan, Kota Cirebon, karena sebelumnya melakukan konsultasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon.

“Sebelum melakukan penananam, memang kita konsultasi terlebih dahulu dengan Dinas Lingkungan Hidup, spot mana yang memang perlu ditanam pohon mangrove ini,” singkatnya.

Kepala Bidang Pengendalian, Pencemaran, Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kota Cirebon, Jajang Yaya Suganda menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar RSIA Cahaya Bunda yang sudah menunjukan kepeduliannya terhadap lingkungan.

“Mudah-mudahan ini bisa ditiru oleh yang lainnya, sebab perhatian lingkungan itu tidak tergantung kepada orang yang berlatar belakang teknik lingkungan saja, tapi tanggung jawab kita semua,” ujarnya kepada About Cirebon.

“Sehingga, apa yang sudah diberikan oleh Cahaya Bunda bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Menurut Jajang, DLH Kota Cirebon sejak dulu sudah menanam mangrove di enam kelurahan yang ada di tepi pantai Cirebon. Namun karena kondisi alam, yang terlihat tumbuh dengan baik berada di Kelurahan Kasepuhan.

“Makanya kami mengarahkan kegiatan penanaman pohon mangrove oleh Cahaya Bunda berlokasi di RW 09 Kesunean Selatan,” bebernya.

“Apalagi di sini sudah ada hutan mangrove, dan bisa menambah luas hutan mangrove, serta bisa dijadikan destinasi wisata di Kota Cirebon,” imbuhnya.

Bahkan, kata Jajang, tahun ini rencananya akan DED (Detail Engineering Design), dan mulai tahun 2020 sudah bisa melakukan penataannya.

“Kenapa demikian, karena mangrove ini tumbuh di pantai kota, sehingga jangan membuat seram orang. Makanya kita akan tata dan bisa ramah lingkungan, serta bisa dinikamti oleh masyarakatnya,” pungkasnya. (AC212/adv)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Patra Cirebon Hotel Siap Rayakan Malam Pergantian Tahun, Ini Konsepnya

Cirebon,- Patra Cirebon Hotel & Convention yang berlokasi di Jalan Tuparev, Cirebon siap menggelar event pergantian tahun 2019 menuju...

Ulang tahun ke-8 CSB Mall Berlangsung Meriah, Undian Mobil hingga Penampilan Project Pop

Cirebon,- Pusat perbelanjaan CSB Mall yang berlokasi di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon merayakan hari ulang tahun (HUT) yang ke-8, di atrium utama...

ADV150 Urban Exploride, Ajak Konsumen dan Komunitas Kunjungi Tempat Bersejarah di Cirebon

Cirebon,- PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda Jawa Barat mengajak 100 bikers yang terdiri dari konsumen...

Cirebon Technopreneurship Kembali Gelar Seminar Nasional di Universitas Kuningan

Kuningan,- Revolusi industri 4.0 ada tantangan dan ada peluang yang sangat luar biasa. Oleh karena itu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Kuningan (Uniku) bekerja...

DAM Tawarkan Berbagai Program Spesial di Honda Premium Matic Day Cirebon

Cirebon,- PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda di Jawa Barat bekerja sama dengan PT Astra Honda...

More Articles Like This