UGJ Siap Jalin Kerja Sama Program KBN

Cirebon,- Kehadiran KRI Dewa Ruci di Kota Cirebon tidak hanya membawa atau menghadirkan wisata dadakan bagi masyarakat Kota Cirebon dan sekitarnya. Tetapi, KRI Dewa Ruci hadir membawa dan mensosialisasikan program Kampung Bahari Nusantara (KBN).

Program KBN merupakan program unggulan dari TNI Angkatan Laut (AL) yang mempunyai kepedulian terhadap potensi Sumber Daya Alam di pesisir pantai dan kepedulian terhadap nelayan yang hidup di sekitar pantai.

Program KBN mengusung 5 klaster yaitu klaster ekonomi, edukasi, pariwisata, kesehatan, ketahanan. Dengan KBN tersebut, TNI AL menggandeng Pemerintah Daerah dan juga Perguruan Tinggi atau akademisi, untuk mensukseskan program tersebut.

BACA YUK:  Dekati Hari Pencoblosan, Bawaslu Kota Cirebon Gelar Sosialisasi Peraturan Nomor 11 Tahun 2023

Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ), Dadang Sukandar Kasidin meminta Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) untuk menindaklanjuti. Sejalan dengan inisiasi dari Ketua Yayasan, Rektor UGJ menyambut baik dan secara aktif berhubungan dengan TNI AL.

Rektor UGJ, Prof. Dr. H. Mukarto Siswoyo, Drs., M.Si menyampaikan kesiapannya dalam mensukseskan program KBN. Sehingga, pihaknya langsung membuat draft MoU antara TNI AL, Rektor UGJ dan Pemerintah Daerah Kota Cirebon dalam hal ini Wali Kota Cirebon.

“Kami berharap, dengan kerja sama 3 pihak ini akan terwujud dan terlaksana dan terimplementasikan program KBN di Kota Cirebon,” ujar Mukarto, Jumat (5/3/2021).

BACA YUK:  Grage Grand Business Hotel Cirebon Gelar Bukber Bersama Karyawan dan Juga Santunan Anak Yatim

Menurut Mukarto, UGJ dapat berkontribusi dan berkolaborasi dengan Rumah Kreatif Indonesia Hebat. Selain itu, dapat juga memotori upaya-upaya untuk akselerasi percepatan di berbagai bidang.

“UGJ siap bekerja sama, berkolaborasi dan berkontribusi bagi suksesnya program KBN yang digagas oleh TNI AL,” ungkapnya.

Mukarto menambahkan bahwa, persoalan hutan bakau, bukan hanya persoalan manfaatnya untuk menahan abrasi dari air laut. Tetapi, ternyata hutan bakau dapat dikelola untuk budidaya ikan dan kepiting yang orientasinya pada peningkatan pendapatan dan perekonomian masyarakat nelayan.

BACA YUK:  Uniqlo Siap Buka Toko Pertama di Kota Cirebon Jumat 29 Maret 2024

“Atas hal itu, kami sangat berantusias untuk segera mengimplementasikan menandatangani MoU dengan pihak TNI AL dan Walikota Cirebon. Tentu semua ini atas dukungan dan inisiasi dari Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati Cirebon,” pungkas Mukarto. (AC212)

Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *