Tukarkan Kartu Debit/ATM dengan GPN, ini Keuntungannya

0
1162

Cirebon,- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon akan melaunching program kartu Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), Minggu 29 Juli 2018, yang akan berlangsung di area Bima, Kota Cirebon.

Sebanyak 47 ribu sudah disiapkan untuk penukaran kartu Debit dengan GPN di wilayah III Cirebon, bekerja sama dengan sembilan Bank.

Aston Hotel

GPN merupakan terobosan baru dari Bank Indonesia untuk mengintregasikan berbagai pembayaran secara nasional. Proses transaksi pembayaran ritel domestik akan dapat dijalankan dengan saling terhubung dan saling dapat dioperasikan.

Yukon Afrinaldo, Kepala Tim Sistem Pembayaran (SP) Pengedaran Uang Rupiah (PUR) dan Keuangan Inklusif (KI) KPw BI Cirebon mengatakan GPN adalah kedaulatan nasional kita sebagai sistem pembayaran yakni transaksi harus rupiah.

“Pemilik kartu debit GPN, bisa bertransaksi menggunakan ATM atau sistem pembayaran bank lain,” ujarnya di Kantor Bank Indonesia, Jalan Yos Sudarso, Jumat (27/7/2018).

Lanjut dia, banyak keuntungan yang didapat dengan menggunakan kartu debit GPN. Biaya transaksi di toko yang tadinya dibebankan kepada pemegang kartu kini sudah tidak ada, kemudian biaya dari pemiliki toko ke bank menjadi 1 persen, yang tadinya 3 persen.

“Jadi, mengurangi biaya transaksi, toko bayar ke bank turun 2 persen, pemilik kartu GPN ke toko gratis, lalu biaya transfer ke bank lain jauh lebih murah,” katanya.

Kartu Debit GPN mempunyai ciri khas yaitu setiap kartunya akan ada logo burung Garuda berwarna merah, yang dikeluarkan oleh setiap bank.

Penukaran kartu debit atau ATM dengan kartu GPN akan berlangsung di CSB Mall selama dua hari, tanggal 30 dan 31 Juli 2018. Kemudian, dilanjut pada tanggal 1-2 Agustus 2018 di Grage Mall Cirebon.

Sembilan bank yang sudah bisa melakukan penukaran diantaranya Bank BCA, Bank BRI, Mandiri, BNI, BJB, BTN, Permata, Mandiri Syariah, dan Bank Artha Graha.

Ia menambahkan, untuk kartu GPN ini hanya bisa digunakan di Indonesia saja, namun belum bisa digunakan di luar negri.

“Tetapi, bila kedepannya berjalan dengan baik, kemungkinan bisa digunakan juga di luar negri,” tandasnya. (AC212/advertorial)