Tropicana Slim Bangun Solidaritas bagi Para Diabetesi Melalui 19.500 Petisi #Hands4Diabetes di 34 Kota di Indonesia

Cirebon,- Dalam rangka menyemarakkan World Diabetes Day 2018, Tropicana Slim kembali mengajak keluarga Indonesia cegah dan lawan diabetes melalui kampanye #Hands4Diabetes. Sebagai Brand yang selama lebih dari 40 tahun konsisten menginspirasi keluarga Indonesia untuk hidup sehat melalui serangkaian produk sehat dan bercita rasa tinggi, Tropicana Slim mengadakan #Hands4Diabetes sebagai wujud komitmen untuk terus mengajak keluarga Indonesia meningkatkan kepedulian cegah diabetes sejak dini melalui cek gula darah, aktif bergerak, dan edukasi batasi asupan gula; sekaligus menunjukkan solidaritas kepada diabetes di Indonesia melalui pengumpulan 19.500 petisi smile, baik online ataupun offline.

Memasuki tahun kelimanya, #Hands4Diabetes tahun ini mengangkat tema “Keluarga dan Diabetes”, untuk mengedukasi masyarakat bahwa keluarga memiliki pengaruh besar terhadap pencegahan diabetes. Acara ini turut melibatkan berbagai pihak seperti Rumah Sakit, praktisi kesehatan, restaurant/cafe, retailer, komunitas kesehatan, serta publik, dan dilaksanakan serentak dan live di 34 kota di Indonesia, yang meliputi Jakarta, Bogor, Tangerang, Karawang, Bandung, Cirebon, Solo, Jogja, Kudus, Purwokerto, Tegal, Surabaya, Malang, Kediri, Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Batam, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, Samarinda, Banjarmasin, Palangkaraya, Pontianak, Makassar, Manado, Gorontalo, Palu, Denpasar, Mataram, Ambon, hingga Jayapura.

BACA YUK:  Info Loker : Hotel Horison Ultima Kertajati

Khususnya di Cirebon bertempat di CFD Pataraksa Sumber, sebanyak 850 orang dengan antusias berkumpul dan mengikuti rangkaian kegiatan #Hands4Diabetes pada hari ini, seperti senam sehat dan cek gula darah gratis bersama keluarga, serta berbagai kegiatan yang seru dan edukatif di berbagai booth acara, seperti Rangking 1 serta pengundian doorprize. Kegiatan di kota Cirebon pun turut dimeriahkan oleh Leminerale dan para peserta dapat menikmati produk Tropicana Slim.

Menurut Dr. dr. Em Yunir, SpPD-KEMD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo“Indonesia saat ini menduduki peringkat ke-6 dunia dengan jumlah diabetesi terbesar, yaitu sebanyak 10,3 juta jiwa, menurut data terbaru dari International Diabetes Federation (IDF) Atlas tahun 2017. Data milik Kementerian Kesehatan dari Sample Registration Survey 2014 juga menyebutkan bahwa diabetes telah menjadi penyebab kematian terbesar nomor 3 di Indonesia, dengan presentase sebesar 6,7%, setelah stroke (21,1%) dan penyakit jantung koroner (12,9%).”

“Usia penderita diabetes, khususnya diabetes tipe 2, juga sudah semakin muda dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Riskesdas 2013, 90% dari total kasus diabetes merupakan diabetes tipe 2, yang umumnya terjadi pada orang dewasa, namun beberapa tahun terakhir juga ditemukan pada anak-anak dan remaja. Hal ini sangat erat kaitannya dengan pola diet tidak seimbang dan kurang aktivitas fisik yang membuat anak memiliki berat badan berlebih atau obesitas. Jika tidak ditangani dengan baik, menurut World Health Organization, angka kejadian diabetes diprediksi akan melonjak hingga 21,3 juta jiwa pada 2030. Inilah mengapa edukasi terkait diabetes sejak dini di keluarga, baik ayah, ibu, maupun anak, sangat penting untuk melindungi keluarga Indonesia dari diabetes,” tambah dr. Em Yunir.

BACA YUK:  BI Cirebon Luncurkan Program Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah Goes to School

Made Marketing Promotion Manager Tropicana Slim Jawa Barat menyampaikan, “Tidak dapat dipungkiri, semakin banyaknya pilihan makanan minuman manis kekinian saat ini menjadi godaan bagi masyarakat Indonesia, mulai dari jajanan sekolah anak-anak hingga orang dewasa. Padahal, menurut anjuran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, batas maksimum konsumsi gula seseorang hanya 4 sendok makan. Tropicana Slim hadir dengan berbagai rangkaian produk sehat dan bercita rasa tinggiya, seperti pemanis rendah kalori, madu dan gula merah rendah kalori, yang mampu menjadi alternatif lebih sehat dan tetap enak bagi keluarga Indonesia.” Dr. dr. Em Yunir, SpPD-KEMD menambahkan, “Pemanis rendah kalori sebagai pengganti gula pasir sudah lazim dipakai sebagai alternatif penggganti gula, serta mendapatkan izin edar dari BPOM, sehingga sudah terbukti aman dikonsumsi.”

BACA YUK:  Kapolri Ajak Santri Pondok Buntet Pesantren Jaga Persatuan dan Kesatuan NKRI

Sebagai bagian dari pre-event acara, masyarakat pun diajak untuk turut berpartisipasi dan berkontribusi secara kekinian dengan mengunggah foto bergambarkan smile pada telapak tangan mereka di Instagram dengan hashtag #Hands4Diabetes. Setiap foto bernilai donasi 1 strip cek gula darah yang akan digunakan untuk cek gula darah gratis pada acara puncak hari ini.

Di acara #Hands4Diabetes, para peserta acara juga diajak untuk memberikan petisi smile sebagai aksi solidaritas kepada diabetes. Petisi smile terbagi menjadi 3 warna, yang masing-masing mewakili pilihan “Faktor Penyebab Diabetes”, yakni: Merah (faktor keturunan), Kuning (faktor pola makan keluarga tinggi gula), serta Biru (faktor kurang berolahraga). Setiap petisi smile yang terkumpul bernilai Rp 1.000,- yang didonasikan ke Komunitas Sobat Diabet untuk melakukan aksi edukasi dan cegah diabetes di berbagai wilayah di Indonesia. (rilis/adv)

(Dilihat: 5 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.