Rabu, 27 Oktober 2021

TRADISI CIREBON : Aneka Hiburan Rakyat dan Pedagang Ramaikan Tradisi Muludan

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

LEMAHWUNGKUK, (CNC).- Jelang agenda rutin tahunan berupa tradisi Muludan, dua keraton di Cirebon, Keraton Kasepuhan dan Keraton Kanoman mulai dipadati warga masyarakat yang datang dari berbagai daerah.

Warga yang datang, selain berkunjung ke keraton, juga mereka datang untuk berbelanja beragam produk dan melihat aneka hiburan yang ada. Pasalnya, seperti tahun-tahun sebelumnya, satu bulan sebelum acara puncak Muludan, dua lokasi tersebut sudah dipenuhi ratusan pedagang dan aneka hiburan rakyat seperti kemidi ombak banyu, korsel, kinciran, tong setan, mandi bola, kereta api dan permainan lainnya.

Seperti yang tampak di Alun-alun Keraton Kasepuhan, Kamis (19/1) malam, para pengelola hiburan rakyat sudah mulai sibuk melayani warga masyarakat yang tengah Muludan di Keraton tersebut.

Loading...

“Pengunjung yang menikmati hiburan rakyat ini tidak kurang dari seratus orang per hari, dengan harga tiket masuk dipatok rata-rata lima ribu rupiah. Omzet penghasilan Rp 1,5 juta per hari,” tutur kepala pengelola hiburan Rakyat “Group Aneka Ria Karneval”, Erwin kepada CNC, Kamis (19/1) malam tadi.

Menurut Erwin, kelompoknya datang dari Desa Jenengan Kecamatan Kali Kate Kabupaten Surakarta Jawa Tengah, datang untuk ikut menghibur masyarakat Cirebon sambut tradisi Muludan. “Biasanya H-5 pengunjung bertambah ramai,” kenang Erwin berharap tahun ini pengunjung bertambah.

Salah satu warga Kota Cirebon, Agung (27 tahun) kepada CNC menuturkan, sangat senang bila Muludan tiba. Menurutnya selain kita dapat mengunjungi keraton, warga juga disuguhi hiburan rakyat dengan harga murah. “Saya malam ini bersama istri dan dua anak saya dapat menikmati hiburan dan permainan dengan senang,” ungkap Agung

Sumber : CirebonNews 20 Januari 2012

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana...

Edi Baredi Terpilih Menjadi Ketua Kadin Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Kabupaten (Mukab) VII tahun 2021. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel Jalan Tuparev,...

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban lainnya mengalami luka-luka. Kapolresta Cirebon, Kombes...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun 1999 sampai dengan saat ini....

“Bosch Virtual Chef” Tekankan 3 Kiat Kunci bagi UMKM Kuliner Indonesia untuk Menangkan Bisnis Pascapandemi

Jakarta,- UMKM kuliner menjadi kelompok sektor usaha yang paling terdampak pandemi COVID-19 di Indonesia. Survei “Dampak Pandemi COVID-19 terhadap UMKM” yang digagas Paper.id bersama...

More Articles Like This