Kamis, 4 Maret 2021

Tolak Holding, DPC SP Pegadaian Cirebon Lakukan Aksi Pita Hitam

Populer

Kapal Legendaris KRI Dewaruci Singgah di Pelabuhan Cirebon

Cirebon,- Kapal legendaris KRI Dewaruci bersandar di Pelabuhan Muara Jati Cirebon, sejak Minggu (28/02/2021). Kedatangan kapal tersebut dalam rangka...

Polres Cirebon Kota Berhasil Amankan Empat Pelaku Pengeroyokan Gerombolan Bermotor

Cirebon,- Video aksi gerombolan bermotor yang terjadi pada Minggu (28/2/2021) viral di media sosial (medsos). Dalam video tersebut, terekam...

Sukageuri View Cocok Jadi Destinasi untuk Berakhir Pekan⁣

Kuningan,- Sejak diresmikan Januari 2017, Sukageuri View menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Kuningan. Dengan suguhan panorama alam...

Sensasi Makan Durian Montong Petik Langsung dari Pohon di Kopi Montong

Cirebon,- Berada di ketinggian 150 meter di atas permukaan laut (MDPL), agrowisata durian Kopi Montong yang berlokasi di Sindang...

Rencananya Pesisir Kesenden Akan Dibangun Objek Wisata

Cirebon,- Lahan seluas sekitar 15 hektar milik Pemerintah Kota Cirebon di Pesisir Kesenden, Kota Cirebon rencananya akan disulap menjadi...

Cirebon,- Rencana holding PT Pegadaian (Persero) menuai banyak penolakan dari para karyawan. Sebagai tanda penolakan, seluruh karyawan Pegadaian di Indonesia melakukan aksi pasang pita hitam di lengan kiri.

Hal tersebut juga dilakukan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Serikat Pekerja (SP) Pegadaian Cirebon. Aksi tersebut sudah berlangsung sejak Senin (15/02/2021).

Trianto Nugroho, selaku Pengurus DPC SP Pegadaian Cirebon mengatakan aksi pita hitam di lengan kiri merupakan aksi penolakan rencana holding PT Pegadaian. Kami mengikuti arahan dari Ketua DPP SP PT. Pegadaian.

Loading...
BACA YUK:  Cirebon Heritage Jadi Media Informasi dan Belajar Sejarah tentang Cirebon Tempo Dulu⁣ ⁣

“Mulai Senin (15/02) kami melakukan gerakan pita hitam di lengan kiri. Pita hitam ini menandakan penolakan terhadap holding BUMN,” ujar Trianto kepada About Cirebon usai pembagian nasi bungkus, Jumat (19/02/2021).

“Aksi pita hitam ini menandakan bahwa seluruh insan Pegadaian, mayoritas menolak holding,” tambahnya.

Alasan penolakan holding PT Pegadaian dengan memasang pita hitam di lengan kiri, menurut Deny Heryanto, yang juga Pengurus DPC SP Pegadaian Cirebon mengatakan bahwa Pegadaian sudah tumbuh berkembang.

“Secara perusahaan PT Pegadaian sudah tumbuh berkembang sampai saat ini. Kami yakin, perusahaan tidak perlu atau tidak urgent untuk di holding,” ujar Deny.

Rencana Menteri BUMN holding PT Pegadaian, BRI dan PT PNM, kata Deny, PT Pegadaian masih bisa tumbuh berkembang dan maju tanpa adanya campur tangan dari instansi lain.

“Betul (aksi pita hitam), dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Intinya, kami cinta terhadap instansi kami di Pegadaian,” ungkapnya.

Deny berharap, pimpinan-pimpinan di atas bisa melihat adanya aksi pita hitam yang dilakukan oleh seluruh karyawan Pegadaian di Indonesia.

“Kami cinta Pegadaian dan tidak bisa terbagi, terutama dengan holding tersebut. Kami mampu dan yakin bisa berdiri sendiri, serta bisa mengembangkan Pegadaian ini tanpa campur tangan,” tegasnya.

BACA YUK:  Kota Cirebon Perpanjang PSBB Proposional Hingga 22 Februari 2021

Aksi pita hitam, kata Deny, akan terus dilakukan sambil menunggu arahan dan instruksi dari Ketua DPP SP PT Pegadaian.

“Kita masih menunggu arahan selanjutnya, apakah ada aksi lain atau apa,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Hari Ketiga, 899 Personel Polresta Cirebon Sudah Divaksinasi Covid-19

Cirebon,- Ratusan personel Polresta Cirebon dan Polsek jajaran telah menjalani vaksinasi Covid-19. Pemberian vaksin kepada para personel tersebut dilaksanakan...

Selama Februari 2021, Sat Narkoba Polres Cirebon Kota Ungkap 13 Kasus

Cirebon,- Selama bulan Februari 2021, Satuan Narkoba Polres Cirebon Kota berhasil mengungkap 13 kasus dengan 16 tersangka dan tersangka yang diamankan terdiri dari laki-laki...

Berawal Jadi Dropshipper Hingga Buka Toko Sendiri

Indramayu,- Sering posting jualan aneka pakaian anak di facebook, tak ayal membuat Yu'la Musyarofah diburu pembeli. Wanita yang memiliki 2 orang anak tersebut mengawali...

Kembali Geliatkan UMKM dan Pariwisata, Bank Indonesia Gelar KKI 2021

Cirebon,- Bank Indonesia mempersembahkan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2021. Kegiatan tersebut dalam rangka mendukung gerakan nasional bangga buatan Indonesia dan bangga berwisata #DiIndonesiaAja. Secara nasional,...

More Articles Like This