Tingkatkan Potensi Pariwisata, Cycling de Jabar 2024 Cirebon – Pangandaran Diikuti 202 Peserta

Cirebon,- Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin melepas ratusan pesepeda dalam ajang Cycling de Jabar 2024 di depan Balai Kota Cirebon, Sabtu pagi (25/5/2024). Dengan tema “Sumanget Jawara”, Cycling de Jabar 2024 mengambil rute start di Cirebon dan titik finish di Pangandaran, Jawa Barat.

Cycling de Jabar 2024 diharapkan dapat meningkatkan potensi dan pariwisata di Selatan Jawa Barat melalui sport tourism, khususnya pada cabang olahraga sepeda.

Pelepasan peserta Cycling de Jabar 2024 dihadiri pula oleh Kepala Dispora Provinsi Jawa Barat Asep Sukmana, Pemimpin Redaksi Harian Kompas Sutta Dharmasaputra, Pj Wali Kota Cirebon Agus Mulyadi, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan PLN Cirebon Wiedhyarno Arief Wicaksono, Direktur Utama PT Bank Pembangunan
Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk Yuddy Renaldi.

BACA YUK:  Cycling de Jabar 2024, Salah Satu Event Sport Tourism di Jawa Barat

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengatakan Jawa Barat memiliki potensi wisata yang begitu beragam. Potensi dari wisata alam hingga industri kuliner kini menjadi faktor pertumbuhan dan pemerataan ekonomi Jawa Barat.

“Cycling de Jabar menjadi kegiatan untuk memanggungkan potensi Jawa Barat melalui aktivitas bersepeda,” ujar Bey.

Cycling de Jabar tahun 2024, menurut Bey, mengalami peningkatan jumlah peserta. Terdapat 202 peserta yang terdiri dari 70 peserta kelas elite, 70 peserta kelas master A, dan 62 peserta kelas master B. Tahun ini juga, menurut Bey, mengubah rute dari dua tahun terakhir di Jabar Selatan dan tahun 2024 ini mengambil rute di Jabar Utara.

BACA YUK:  Rapat Pleno Terbuka Tetapkan Perolehan 50 Kursi DPRD Kabupaten Cirebon

“Kami hanya ingin menunjukan bahwa Jawa Barat mau di utara, selatan, timur atau barat selalu indah dengan pariwisatanya. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada peserta turut serta meningkatkan prestasi bersepeda di Jawa Barat, atlet-atlet kami ikut serta dan ini menjadi pemanasan menjelang PON 2024 di Sumatera Utara dan Aceh,” kata Bey.

“Event ini juga untuk meningkatkan pariwisita. Peserta juga menjadi agen pariwisata kami pada saat ini, jangan lupa untuk berselfie dulu atau menguplod di medsosnya untuk meningkatkan sosialisasi pariwisata di Jawa Barat,” sambungnya.

BACA YUK:  Pj Wali Kota Cirebon: Event Cycling De Jabar 2024 Berdampak Positif Pada Perekonomian

Berdasarkan aturan Cycling de Jabar, Cut of Time (COT) peserta adalah 11 jam. Adapun pada pukul 05.00 WIB peserta dilepas menuju Waduk Darma, sebagai titik perlombaan sesungguhnya. Peserta akan menempuh jarak Cirebon hingga Pangandaran, dengan total jarak tempuh sepanjang 213 kilometer.

Sepanjang rute perlombaan dilengkapi dengan 5 titik water station dan 1 titik feeding zone untuk menjaga stamina dan hidrasi peserta. Adapun kategori perlombaan yang dapat diikuti oleh peserta adalah Sprint, QOM, dan KOM. Peserta dapat berkompetisi dalam kategori Sprint di Kilometer 61,5 hingga 62,5, serta kategori King of Mountain (KOM) / Queen of Mountain (QOM) di Kilometer 72,7 hingga 76,9. (HSY)

Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *