Selasa, 25 Januari 2022

Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan, Daop 3 Cirebon Lakukan Sosialisasi Keselamatan

Populer

Bakso Rusuk Joss Sajikan Menu Fenomenal dan Tempat yang Nyaman

Cirebon,- Kamu pecinta bakso? Jangan ngaku pecinta bakso kalau kamu belum coba bakso yang unik, viral dan fenomenal ini,...

Ramaikan Wisata Kuliner, Kedai 1818 Buka Cabang Baru di Sinapeul Majalengka

Cirebon,- Setelah sukses membuka cabang di berbagai daerah, Crab 1818 kini membuka kembali di Majalengka, Sabtu (22/1/2022). Lokasinya berada...

Deteksi Dini Semakin Krusial Cegah Progresivitas Glaukoma, Faktor Anatomis Turut Berpengaruh Memicu Glaukoma Primer Sudut Tertutup Kronis

Jakarta,– Nyaris tak memiliki gejala pada tahap awal, glaukoma berpotensi memberi impak yang lebih fatal: kebutaan permanen. Peningkatan tekanan...

Kerja Sama dengan Kodim 0620/Cirebon, Aston Cirebon Jalani Vaksin Booster COVID-19

Cirebon,- Aston Cirebon Hotel & Convention Center menggelar vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau booster untuk seluruh karyawan, Sabtu (22/1/2022)....

Mulai Tahun 2023 Tenaga Honorer Dihapus, ini Kata Sekda Kota Cirebon

Cirebon,- Pemerintah pusat melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menghapus tenaga honorer pada tahun 2023 mendatang....

Cirebon,- Dalam rangka meningkatkan keselamatan penguna jalan raya dan keselamatan perjalanan KA, PT KAI Daop 3 Cirebon melakukan sosialisasi keselamatan di perlintasan, Kamis (8/4/2021).

Sosialisasi tersebut diselenggarakan bersama Balai Tekhnik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat, Dishub Kota Cirebon dan Komunitas Pecinta KA Wilayah Cirebon. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Slamet Riyadi (JPL No: 200) dan di Jalan Lawanggada – Cirebon (JPL No: 346), dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pada acara sosialisasi ini, diisi dengan kegiatan membentangkan poster ajakan berdisplin berlalu lintas, pembagian stiker keselamatan, pembagian bunga, bendera merah putih, masker dan aksi teatrikal oleh 10 anggota komunitas pecinta KA.

Loading...
BACA YUK:  DPRD Kota Cirebon Dukung Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun dan PTM 100 Persen

“Sosialisasi keselamatan ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di wilayah Daop 3 Cirebon dalam menaati aturan lalu lintas di perlintasan sebidang,” ujar Manager Humas PT. KAI Daop 3 Cirebon, Suprapto.

Suprapto berharap, dengan dilakukan sosialisasi ini para penguna jalan raya yang akan melintas, agar selalu berdisiplin menaati aturan rambu lalu lintas.

Mengenai angka kecelakaan lalu lintas pada perlintasan sebidang di wilayah Daop 3 Cirebon, lanjut Suprapto, terus menunjukan penurunan dalam 3 tahun terakhir ini. Tercatat, pada tahun 2019 terjadi 22 kasus, tahun 2020 terjadi 8 kasus, sedangkan untuk tahun 2021 pada periode Januari s/d awal April 2021 telah terjadi 3 kasus kecelakaan di perlintasan sebidang.

“Untuk menghindari terjadinya kecelakaan, pengguna jalan raya diwajibkan menaati aturan dengan berhenti ketika alarm sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, dan/atau ada isyarat lain,” jelasnya.

Pengguna jalan juga, kata Suprapto, wajib mendahulukan kereta api dan memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel. Aturan tersebut telah tertuang dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114.

BACA YUK:  Pemkot Cirebon Targetkan Vaksin Anak Selesai Sebelum Akhir Januari 2022

Alat utama keselamatan bagi penguna jalan raya ketika akan melintas di perlintasan sebidang adalah Rambu Lalu Lintas. Sementara keberadaan palang pintu, penjaga pintu dan alarm hanyalah berfungsi sebagai alat bantu keamanan semata.

“Di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon terdapat 180 titik perlintasan yang terdiri dari 55 titik di jaga petugas KAI, 17 titik di jaga petugas Pemda, 13 titik dijaga swadaya masyarakat, 19 titik berupa fly over/ under pass dan 76 titik tidak terjaga,” bebernya.

Suprapto menambahkan, sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang akan terus dilakukan. Ia juga berpesan kepada masyarakat pengguna jalan agar dapat berdisiplin dan mengutamakan keselamatan.

“Dengan tertibnya masyarakat pengguna jalan dan peran optimal seluruh stakeholder, diharapkan keselamatan di perlintasan sebidang dapat terwujud. Sehingga perjalanan kereta api tidak terganggu dan pengguna jalan juga selamat sampai di tujuan,” tutup Suprapto. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Mulai Besok Pagi, Tol Cisumdawu Seksi I Terapkan Tarif Gratis Selama Dua Minggu

Bandung,- Tol Cisumdawu dibuka mulai besok, Selasa (25/01/22) pukul 06.00 untuk seksi I sepanjang 11,45 kilometer yang menghubungkan antara...

Kolaborasi dengan Rumah Zakat, Kelurahan Kesenden Hadirkan Program Green House dan Baperkam Mart

Cirebon,- Kelurahan Kesenden dan Rumah Zakat Kota Cirebon meluncurkan dua program di RW 04, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Senin (24/1/2022). Dua program...

Peduli Banjir Waled, DPC PKB Kabupaten Cirebon Dirikan Posko

Cirebon,- Banjir yang menggenang di wilayah Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon beberapa hari lalu menyita banyak perhatian masyarakat, tak terkecuali dari elemen pengurus Partai Kebangkitan...

Jaga Mimpi Pebasket Putri, GoBasket dan GMC Nyalakan Lagi Api Kompetisi

Cirebon,- Harapan menghidupkan kembali kompetisi basket putri di Indonesia belum pupus. GoBasket.id dan Generasi Muda Cirebon (GMC) berkolaborasi agar asa itu tetap menyala. Berbekal semangat...

More Articles Like This