Tingkatkan Brand dan Bisnis UKM, Telkomsel Gelar Lokakarya 3rd Digital Creative Entrepreneurs

Bandung,- Guna mendorong akselerasi transformasi digital di sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) Indonesia, Telkomsel kembali menggelar program lokakarya roadshow 3rd Digital Creative Entrepreneurs (DCE) di Co & Co Bandung.

Pelaksanaan tahun ketiga program DCE mengusung tema “Upgrade to Accelerate”, menunjukkan fokus Telkomsel terhadap peningkatan kapasitas dan kapabilitas digital UKM yang dapat memaksimalkan potensi ekonomi digital Indonesia.

Sebagai Small Medium Enterprise (SME) impact accelerator, program DCE merupakan upaya penciptaan dampak sosial dalam proses bisnis berkelanjutan Telkomsel yang mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG).

Vice President Area Account Management Telkomsel, Samuel Pasaribu menjelaskan Digital Creative Entrepreneurs (DCE) tahun ketiga merupakan program lanjutan Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel yang bertujuan untuk mengembangkan UKM agar bisa lebih go digital serta dipersiapkan untuk memperkuat kreatifitas, kapabilitas dan kompetensi dari para pelaku UKM di Indonesia.

BACA YUK:  Ikuti Career Day, LPK Sudotsu Masa Depan Tawarkan Peluang Bekerja di Jepang

“Telkomsel juga mendukung penuh para pelaku pengusaha lokal UKM untuk semakin berkembang melalui layanan yang dimiliki, diantaranya pembukuaan digital untuk membantu laporan keuangan dan mempermudah permodalan, serta solusi pemasaran secara digital yaitu MyAds untuk memaksimalkan promosi, koperasi digital untuk para UKM, selain itu juga kami memiliki pembelajaran digital untuk pengembangan bisnis dari Kuncie,” ujar Samuel, Rabu (21/2/2024).

Mengedepankan semangat kolaborasi, Telkomsel meningkatkan program DCE tahun ini dengan kurikulum yang dikembangkan khusus untuk akselerasi pertumbuhan skala usaha UKM.

Selain itu, membuka peluang proposal kolaborasi dengan ekosistem digital Telkomsel, penyelenggaraan kelas intensif bersama mentor dan ahli secara offline, keterlibatan komunitas-komunitas pendukung UKM seperti Rumah BUMN, inkubator bisnis kampus, dan komunitas kreatif lokal, serta peningkatan peran alumni sebagai pendamping mentor.

“Telkomsel membuka pendaftaran program DCE hingga 27 Februari 2024, bagi UKM dari empat kategori Accelerate SME Tracks, yaitu F&B, Fashion, Craft, dan Personal Care,” jelasnya.

BACA YUK:  Selama 2023, DPPPAPPKB Kota Cirebon Catat Ada 36 Kasus Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan

Untuk mengikuti program DCE ini, kata Samuel, pelaku UKM dapat mengunjungi media sosial instagram @dce_id atau situs www.dce.co.id untuk kemudian mendaftarkan data diri beserta profil bisnis secara lengkap.

Adapun persyaratan yang dibutuhkan antara lain adalah warga negara Indonesia (WNI), memiliki bisnis, bukan reseller atau dropshipper maupun sejenisnya.

“Dalam pelaksanaannya, DCE akan memberikan beberapa tahapan, di mana peserta akan mendapatkan kurikulum yang menitikberatkan pada pengembangan digital aset seperti sosial media optimizing, visual konten foto video product, copywriting untuk konten di digital, SEO optimization, dan juga E-commerce optimization,” ungkap Samuel.

Program DCE juga membuka peluang melalui pemanfaatan ekosistem aset dan infrastruktur Telkomsel, seperti platform 99% Usahaku untuk menunjang pertumbuhan bisnis dan manajemen keuangan, MyAds sebagai solusi periklanan dan promosi digital UKM, Kuncie yang dapat mengembangkan keahlian bisnis melalui edukasi digital, MAXstream sebagai online venue untuk menghelat aktivitas virtual dan Kantor Telkomsel Area sebagai penghimpun UKM calon peserta potensial.

BACA YUK:  Tahun Kabisat, 1 Bayi Lahir di RSIA Cahaya Bunda Cirebon

Kemudian pada akhir program, DCE akan menghadirkan sebuah pameran virtual yang juga sekaligus diadakan secara offline untuk mengangkat para UKM binaan dan produk-produk unggulan mereka.

“Penyelenggaraan DCE menjadi salah satu wujud komitmen Telkomsel sebagai digital ecosystem enabler dalam membuka peluang, mendorong kemajuan dan akselerasi transformasi digital untuk pertumbuhan UKM Indonesia. Selain itu menciptakan dampak nyata terhadap pemberdayaan UKM dengan mencetak smart digitalpreneur yang cakap dan terampil dalam memanfaatkan perkembangan teknologi digital, serta para pelaku UKM juga dapat memamerkan produk-produk ke kancah yang lebih luas ini melalui DCE,” pungkas Samuel. (HSY)

Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *