Senin, 24 Februari 2020

Tim Ahli Cagar Budaya Teliti Batu Bata Diduga Peninggalan Candi di Indramayu

Populer

Pertama di Indonesia, Imigrasi Cirebon Hadirkan Pelayanan Paspor Senja Hingga Malam Hari

Cirebon,- Setelah sukses menghadirkan program Imigrasi Masuk Desa, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon kembali menghadirkan terobosan baru yakni...

KPP Pratama Cirebon Dua Gelar Pelatihan Media Sosial

Cirebon,- Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Cirebon Dua yang berlokasi di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, menggelar pelatihan...

YPSGJ Cirebon Resmikan Klinik dan Apotek Cakrabuana Serta Laboratorium Biomedis

Cirebon,- Mendukung pelayanan kesehatan, Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) meresmikan Klinik dan Apotek Cakrabuana dan juga peresmian Laboratorium...

Wali Kota Cirebon: Hadirnya Klinik dan Apotek Cakrabuana, Serta Laboratorium FK UGJ Berkah Bagi Masyarakat Kota Cirebon

Cirebon,- Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis mengapresiasi dengan dibukanya Klinik dan Apotek Cakrabuana, serta Laboratorium Fakultas Kedokteran (FK)...

Sultan Sepuh XIV Prihatin Atas Rusaknya Situs Petilasan Matangaji

Cirebon,- Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon, PRA. Arief Natadiningrat sangat prihatin atas kejadian rusaknya petilasan Matangaji yang berada...

Indramayu,- Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) dan Pemerintah Kabupaten Indramayu mulai meneliti temuan batu bata bertanda tapak kaki anjing di Desa Sambimaya, Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu.

Ketua TACB Kabupaten Indramayu, Dedy S. Musashi menuturkan bahwa ada dugaan batu itu merupakan bagian dari bangunan candi. Tim ahli cagar budaya masih melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahuinya.

“Kita teliti apakah benar batu bata telapak kaki anjing itu memiliki kaitan dengan penemuan batu di tahun 2011 yang diduga merupakan ambang atau pintu candi, meskipun sudah terbelah menjadi dua,” ujar Dedy, Rabu (5/11/2019).

Dedy menambahkan, batu yang diduga merupakan bagian dari pintu candi tersebut ditemukan di Desa Benda, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, oleh seorang arkeolog tahun 2011.

Loading...

Menurut dia, batu tersebut dikenal masyarakat Indramayu sebagai batu dampu awang saksi. Pada batu itu terdapat dua buah lubang untuk pengunci dan kondisi batu masih bagus.

Dedy memastikan temuan struktur bangunan candi akan diteliti oleh para arkeolog dari Balai Arkeologi Bandung yang dimulai pada Jumat (9/11) hingga Minggu (11/11) dengan dipimpin kepala Balar Bandung.

“Penelitian awal akan dilakukan di sekitar temuan struktur bangunan di Blok Dingkel dan Blok Sambilawang yang banyak ditemukan susunan batu bata dan fragmen batu bata yang berserakan,” katanya.

Sementara itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) Kabupaten Indramayu menggandeng tim ahli cagar budaya dalam sosialisasi dan penyuluhan terkait dengan temuan struktur bangunan candi kepada masyarakat setempat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Desa Sambimaya untuk dapat bekerja sama dengan tim peneliti agar memberikan informasi, terkait dengan temuan lain yang masih tersimpan di rumah warga,” kata Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disbudpar Pemkab Indramayu Tinus Suparto.

Ia mengatakan keberadaan temuan struktur bangunan diduga candi di Desa Sambimaya, Kecamatan Juntinyuat akan menjadi kebanggaan masyarakat. Selain sebagai destinasi wilayah baru, kata dia, temuan itu menjadi ajang penelitian bagi para arkeolog, sejarawan, dan ahli lainnya terkait dengan adanya candi di Indramayu.

Penemuan batu bata yang diduga peninggalan candi.

“Ini merupakan temuan yang sangat menarik bagi Indramayu, karena tidak pernah ada catatan dalam sejarah Indramayu yang menyebut adanya pengaruh Hindu Buddha di wilayah ini,” ujarnya. (AC350)

Sebelumnya, Puluhan batu bata kuno beragam ukuran ditemukan oleh salah seorang anggota Polsek Lelea, Brigadir Rusmanto, pada Jumat (25/10/2019). Batu Bata yang diduga kuat sebagai struktur Bangunan Candi Hindu Budha pada masa sebelum penyebaran agama Islam di Indramayu.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Sempat Vakum, Sanggar Kentjana Kembali Menggelar Canon SK Marathon di Cirebon

Cirebon,- Sanggar Kentjana (SK) bekerja sama dengan Canon kembali menggelar Lomba Foto untuk kategori pelajar (SMP & SMA) dan...

Manulife Cirebon Gelar Program CSR Penyediaan Sumber Air Bersih

Cirebon,- Masyarakat desa Nanggela Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon tampak bergembira setelah sumur bor sebagai sumber mata air bersih mengalir ke rumah. Selama ini, warga...

HIPMI Kota Cirebon Gelar Edukasi Pasar Modal Bersama Bursa Efek Indonesia

Cirebon,- Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Cirebon menggelar acara Forum Bisnis Sosialisasi Pasar Modal BMC HIPMI Kota Cirebon, Sabtu...

Musim Hujan, Daop 3 Cirebon Tingkatkan Pengecekan Jalur Rawan Amblas

Cirebon,- Sepanjang musim hujan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon terus meningkatkan antisipasi jalur kereta rawan amblas.Vice President PT KAI...

Menuju Industri 4.0, Bentani Hotel Cirebon Ciptakan Robot yang Dapat Keluar Voucher

Cirebon,- Menuju industri 4.0, Bentani Hotel & Residence Cirebon meluncurkan robot pintar untuk memanjakan tamu. Dengan mengusung tema “I’m Not a Robot, I Have...

More Articles Like This