Sabtu, 18 September 2021

Tiga Ribu Anak di Kabupaten Cirebon Ditargetkan Divaksin Covid-19

Populer

Fenomena Ribuan Burung Pipit Mati di Bali, Terjadi Juga di Cirebon

Cirebon,- Setelah beberapa hari lalu terjadi di Pulau Bali, fenomena burung mati mendadak terjadi di Kota Cirebon. Ribuan Burung...

Tujuh Kecamatan di Kabupaten Cirebon Disurvei PT Pertamina Hulu Energi

Cirebon,- Kabupaten Cirebon dijadikan sebagai lokasi penelitian pencitraan lapisan dan struktur melalui survei kebumian dimensi vibroseis sub vulkanik Jawa...

Pemerintah Izinkan Bioskop di PPKM Level 3 dan Level 2 Dibuka, Tapi Ada Syaratnya

Jakarta,- Pemerintah akhirnya mengizinkan bioskop beroperasi di Jawa dan Bali. Hal ini diungkapkan oleh Koordinator PPKM Jawa dan Bali Luhut...

Sample Burung Pipit Mati Mendadak di Balaikota Cirebon akan Dites dengan Metode PCR

Cirebon,- Tim medis veteriner dari Lab Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota...

Kota Cirebon Siapkan Jalur Khusus Sepeda, Dishub Segera Uji Coba

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyiapkan uji coba pemberlakuan jalur khusus sepeda di...

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Perayaan Hari Anak Nasional tahun 2021 dan launching vaksinasi untuk anak usia 12 sampai 17 tahun di GOR Ranggajati Kecamatan Sumber, Kamis (5/8/2022).

Acara tersebut dihadiri Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, Wakil Bupati, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Arif Budiman, Kadinkes, Hj. Enny Suhaeni, Kepala Dinas PPKBP3A Kabupaten Cirebon, Drs. Iyan Ediyana, MM, MSi dan dinas terkait.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron mengatakan peringatan Hari Anak Nasional ini merupakan momentum penting untuk menggugah kepedulian seluruh komponen masyarakat Indonesia, khususnya warga Kabupaten Cirebon.

Loading...

Menurutnya, pada peringatan tahun ini sangatlah berbeda karena adanya Pandemi Covid-19. Bahkan, untuk warga Kabupaten Cirebon, khususnya anak-anak mengalami berbagai persoalan di masa pandemi.

“Anak-anak kurang dalam bermain, belajar serta pengasuh bagi anak yang orang tuanya positif Covid-19 serta meningkatnya kekerasan terhadap anak selama pandemi ini,” ujar Imron.

Imron mengungkapkan, pada peringatan ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon melakukan vaksinasi untuk anak umur 12 sampai 17 tahun.

“Ini diharapkan nantinya anak-anak yang sudah divaksin bisa terhindar dari paparan Covid-19,” katanya.

Ia menjelaskan, pihaknya berkewajiban dalam memberikan keperpihakan pada kualitas anak-anak di Kabupaten Cirebon. Sebab anak-anak kita ke depannya merupakan pemilik masa depan negeri ini.

BACA YUK:  Disaksikan Jokowi Saat Vaksin, Warga Pengampaan Cirebon Senang

“Jika kita luput memberikan perhatian yang sungguh-sungguh maka aset yang besar ini akan berbalik menjadi beban yang tidak ringan,” jelasnya.

Maka dari itu, lanjut Imron, dengan adanya vaksinasi ini diharapkan bisa mencegah penularan Covid-19 di kalangan anak-anak.

“Kita targetkan vaksinasi untuk anak-anak umur 12 sampai 17 tahun ini mencapai 3.000 orang. Dan ini target satu minggu selesai,” kata Imron.

Selain itu, kata Imron, pihaknya berencana akan melakukan vaksinasi untuk anak-anak secara luas di wilayah Kabupaten Cirebon.

BACA YUK:  5 Kiat dari Dulux Agar Ibu Menjadi Penggerak Ketenangan Hati Keluarga

“Nanti kita akan door to door ke sekolah-sekolah untuk vaksinasi. Supaya target vaksin untuk anak-anak bisa tercapai. Misalkan nanti ada sekolah tatap muka kami di Kabupaten Cirebon sudah siap karena anak-anaknya sudah divaksin,” bebernya.

Di tempat yang sama Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih mengatakan ini merupakan momentun yang pas saat perayaan Hari Anak Nasional tingkat Kabupaten Cirebon. Sebab, dalam perayaan ini ada vaksinasi massal untuk anak-anak umur 12 sampai 17 tahun.

“Seperti kita ketahui risiko penularan Covid-19 terhadap anak sangat tinggi. Sehingga pemerintah pusat sampai daerah bersama-sama melakukan vaksinasi untuk anak-anak. Artinya hak untuk anak harus dipenuhi di antaranya hak mendapatkan kesehatan, hak untuk hidup dan hak untuk bahagia,” katanya.

Ayu sapaan akrabnya berpesan kepada anak-anak yang sudah divaksin agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Jangan sampai anak-anak yang sudah divaksin lalai untuk prokesnya. Tidak menutup kemungkinan juga kalau kita lengah kita juga bisa terkena Covid-19. Walaupun hanya enam persen tingkat kematiannya artinya kita jadikan semangat bersama untuk bagaimana target vaksinasi Kabupaten Cirebon bisa tercapai,” ungkap Ayu.

Ia mengungkapkan, perhatian terhadap anak menjadi skala prioritas Pemerintah Kabupaten Cirebon. Sebab nanti anak-anak inilah yang meneruskan kepemimpinan di Kabupaten Cirebon.

“Perhatian kita terhadap anak harus di skala prioritas. Karena mereka ini investasi kepemimpinan ke depan Kabupaten Cirebon. Bagaimana agar anak-anak bisa terlahir sebagai anak yang cerdas dan berkarakter, memiliki tingkat IQ tinggi dan kesehatannya terjaga karena mereka merupakan aset bangsa dan negara,” pungkasnya.

Sementara itu , Kepala Dinas PPKBP3A Kabupaten Cirebon, Drs Iyan Ediyana, mengatakan kegiatan ini merupakan momentum Hari Anak Nasional tahun 2021 sehingga dimanfaatkan untuk membantu program Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam percepatan vaksinasi untuk anak-anak.

BACA YUK:  Pangdam III/ Siliwangi: Ada Penurunan Signifikan Kasus Covid-19 di Jabar
BACA YUK:  Kantor OJK Cirebon Gelar Vaksinasi Dosis Kedua

“Hari ini kita targetkan vaksinasi untuk anak-anak usia 12 sampai 17 tahun mencapai 200 orang di antaranya 100 orang untuk SMA dan 100 orangnya untuk SMP,” ujarnya.

Iyan menjelaskan, target pelaksanaan vaksinasi untuk anak ini mencapai 3.000 orang Bahkan kalau persediaan vaksin banyak bisa melebihi target yang ditentukan.

“Targetnya kita bantu sampai 3.000 orang itu juga dilihat dari stok vaksin sendiri. Mudah-mudahan koordinasi dengan baik dengan sejumlah pihak bisa memberikan kontribusi untuk anak-anak di Kabupaten Cirebon. Karena anak terlindungi Indonesia maju,” terangnya.

Selain itu, lanjut Iyan, jumlah anak  di Kabupaten Cirebon dari umur 0 sampai di bawah 19 tahun mencapai 566 ribu lebih.

“Dari angka tersebut kami hanya memilah dari umur 12 sampai 17 tahun untuk divaksin,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Wanita Cantik Asal Cirebon Ini Memiliki Segudang Prestasi Biliar

Cirebon,- Cantik dan pintar bermain biliar, itulah gambaran yang cocok bagi Nony Krystianti Andilah. Wanita berkulit putih asal Cirebon...

Revitalisasi Mangrove Pesisir Utara Jawa Perlu Dilakukan Bersama-sama

Cirebon,- Fungsi ekosistem mangrove di Pesisir Utara tidak hanya berhenti pada gerakan penanaman mangrove saja. Harus ditindaklanjuti dengan gerakan penanaman dan pemeliharaan mangrove. Gerakan penanaman...

Dua Pengusaha Pengadaan Makanan Nakes, Minta Rekanan Kemenkes Segera Lunasi Tagihan Pembayaran

Cirebon,- Dua pengusaha minta rekanan Kementerian Kesehatan untuk segera membayar kekurangan tagihan pembayaran. Surat pernyataan yang ditandatangani tak kunjung dipatuhi. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun,...

Saat Uji Coba di Jalan Siliwangi Kota Cirebon, Petugas Masih Menemukan Kendaraan Parkir di Jalur Sepeda

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon mulai melakukan uji coba jalur khusus sepeda di sepanjang Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Jumat (17/9/2021). Uji coba jalur...

More Articles Like This