Kamis, 28 Oktober 2021

Tiga Desa di Kabupaten Cirebon Akan Diberlakukan PSBM

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Trusmi, Kabupaten Cirebon sebanyak 16 kasus. Dengan adanya 16 kasus tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon akan melakukan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM).

PSBM akan diberlakukan di tiga desa, Kecamatan Plered yakni Desa Trusmi Kulon, Trusmi Wetan, dan Desa Wotgali.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni mengatakan bahwa kami sudah melakukan rapat dengan Kecamatan dan BPBD untuk intervensi di daerah Desa Trusmi Kulon, Trusmi Wetan dan Wotgali.

Loading...

“Karena wilayah tersebut berdekatan dan memang kasusnya ada di tugas desa tersebut. Sehingga, kami akan melakukan PSBM,” ujar Enny saat press conference di FK UGJ, Jalan Terusan Pemuda, Kota Cirebon, Minggu (26/7/2020).

BACA YUK:  Tingkatkan Kesadaran Hukum, Tim Unpad di Trusmi Manfaatkan QR Code sebagai Motif Batik

Lanjut Enny, PSBM yang diberlakukan di tiga desa tersebut akan dilakukan penjagaan ketat, check point, dan BPBD akan hadir untuk membuka dapur umum atau bantuan logistik.

“Nanti akan dilakukan penjagaan ketat di tiga desa tersebut, seperti penempatan check poin, orang keluar masuk akan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan BPBD akan membuat dapur umum,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Plered, Hardomo menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dengan kepala desa yang wilayahnya akan diberlakukan PSBM.

“Kami harus mengumpulkan kuwu-kuwu, karena ini menyangkut roda perekonomian. Tapi kita akan melakukan penjagaan ketat dan membatasi keluar masuk orang,” ujarnya.

Menurut Hardomo, orang yang keluar masuk akan dimintai identitasnya dan pengecekan suhu di check poin yang disediakan, serta mewajibkan menggunakan masker.

“Hal ini yang nanti akan dikoordinasikan dan secepatnya kita kumpulkan Kuwu untuk terkait teknis PSBM di tiga desa,” katanya.

Lanjut Hardomo, untuk di Desa Trusmi Kulon, karena yang positif ada dari perangkat desa, maka pelayanan di balai desa akan ditutup selama tiga hari.

BACA YUK:  Perlunya Regulasi agar Tidak Ada Kebocoran Impor Garam ke Pasar

“Walaupun ditutup, kami akan pindahkan pelayanan ke tempat lain agar pelayanan tetap berjalan,” jelasnya.

Hardomo menghimbau kepada masyarakat yang telah melakukan Swab, Untuk tidak beraktifitas diluar rumah sampai hasil Swab keluar.

“Kami sarankan untuk warga yang telah melakukan swab untuk tidak beraktiflvitas di luar rumah, sampai hasil swab keluar,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Lantik Tujuh Kepala Sekolah, Walikota Cirebon Pesan Lakukan Manajemen Pendidikan

Cirebon,- Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis melantik tujuh Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kota Cirebon....

Peringati Maulid Nabi, Masjid Al-Maksudhi Hadirkan Gus Miftah

Cirebon,- Masjid Al-Maksudhi yang berlokasi di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon menggelar pengajian, Selasa (26/10/2021) malam. Kegiatan ini berkolaborasi...

DPW Partai Nasdem Jabar Calonkan Eti Herawati sebagai Wali Kota Cirebon 2024

Cirebon,- DPW Partai Nasdem Jawa Barat menargetkan meraih dua kursi DPR RI, dua kursi DPR Provinsi, tujuh kursi DPRD Kota Cirebon pada pemilu 2024....

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana pembangunan industri di Kota Cirebon....

More Articles Like This