Rabu, 2 Desember 2020

Tidak Lagi Menjabat Anggota Dewan, Budi Gunawan Tekuni Tanaman Hidroponik

Populer

MD 7 Hotel Hadir di Cirebon, Tawarkan Promo Menarik Hanya Rp. 187 ribu/Malam

Cirebon,- MD 7 Hotel merupakan hotel budget yang terletak di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Hotel dengan 8 lantai ini...

Ratusan Guru dan Nakes di Cirebon Manfaatkan Program Naik KA Gratis

Cirebon,- Sejak dihadirkannya program PT KAI Gratiskan Guru dan Tenaga Kesehatan (Nakes) Naik Kereta Api sejak awal November 2020...

Crab 1818 Hadirkan Promo Bapper, Harga Lebih Murah ⁣

Cirebon,- Restoran Pelopor Bancakan Seafood pertama di Kota Cirebon, Crab 1818 kembali menghadirkan promo untuk pelanggan.⁣ ⁣ Crab 1818 yang berlokasi...

Kandang Ayam Hadir di Cirebon, Tawarkan Menu Olahan Ayam dan Pilihan Sauce

Cirebon,- Resto Kandang Ayam kini hadir meramaikan kuliner di Kota Cirebon. Bertempat di Jalan Sudarsono, Kota Cirebon, Resto Kandang...

Pekerja Migran Indonesia Asal Kota Cirebon Jadi Korban Kekerasan

Cirebon,- Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kota Cirebon Mei Harianti (26) dikabarkan menjadi korban...

Cirebon,- Sejak tidak lagi menjabat sebagai anggota DPRD Kota Cirebon, Budi Gunawan memilih menanam hidroponik di rumahnya di Desa Jadimulya, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon.

Dengan memanfaatkan lahan kosong di depan dan halaman belakang rumahnya, Budi memiliki 1.500 lubang untuk ditanami hidroponik.

Sebelum terjun untuk menanam Hidroponik pada akhir Maret, Budi mengaku terpikir dari postingan mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Ignasius Jonan di media sosial Instagramnya.

Loading...

Berawal dari iseng dan hanya untuk di konsumsi sendiri, menurut Budi, ternyata hasil panen pertama menanam hidroponik banyak yang minat dan hanya dibagi-bagi.

“Awalnya iseng aja, panen pertama buat sendiri dan ngga dijual. Karena banyak yang minat dan ada peluang besar, panen kedua coba saya jual,” ujar Budi saat ditemui About Cirebon di rumahnya, Sabtu (3/10/2020).

BACA YUK:  Polresta Cirebon Ringkus Begal dan Pencuri HP

Budi menjelaskan, tanaman hidroponik yang ditanam merupakan jenis sawi-sawian mulai dari sawi putih, sawi pagoda, kale dan juga kailan. Dari hasil menanam tersebut, dirinya mengaku mendapat keuntungan jutaan rupiah.

“Waktu panen kedua dan ketiga keuntungannya lumayan dari 1.500 lubang yang ditanam. Tapi, dari 1.500 lubang yang dipanen sekitar 80 persen, sisanya bisa saja gagal,” ungkapnya.

Menurut Budi, untuk membuat instalasi tanaman hidroponik ini modal awal mengeluarkan dana sebesar kurang lebih 50 jutaan. Namun, jika panen secara teratur, bisa balik modal dalam waktu 5 sampai 6 kali panen.

Karena, untuk menanam hidroponik membutuhkan waktu 1,5 bulan mulai dari semai bibit hingga masa panen. Sehingga, butuh perawatan yang ekstra dan nutrisi yang cukup untuk mendapatkan hasil yang baik.

“Hitungannya gampang, kalau 1 lubang bisa dijual dengan harga Rp. 10 ribu dan saya punya 1.500 lubang, artinya sekali panen dapat Rp. 15 juta. Dikurangi biaya produksinya dari mulai tanam sampai panen kisaran Rp. 4 juta sampai Rp. 5 juta. Sehingga dapat keuntungan bersih maksimal Rp. 10 juta dalam sekali panen,” bebernya.

BACA YUK:  Polresta Cirebon Ringkus Begal dan Pencuri HP

“Kalau dihitung panen sebanyak 5 sampai 6 kali, kita bisa balik modal. Cuma itu kalau bisa panen 100 persen. Dari 100 persen, paling bisa panen 70 sampai 80 persennya,” tambahnya.

Budi mengaku, yang paling sulit di Cirebon adalah mencari marketnya, karena hidroponik belum familiar dan masih banyak orang yang belum kenal. Kemudian, budaya orang Indonesia yang makan sehat masih sedikit dan sosialisasi edukasi tentang hidroponik masih minim, terutama di Cirebon.

“Edukasi dan sosialisasi tentang hidroponik, terutama di Cirebon masih sedikit banget,” paparnya.

Sehingga, untuk memasarkan hasil panen tanaman hidroponik miliknya, Budi masih memanfaatkan aplikasi pesan singkat WhatsApp Messenger yang dimiliki anak-anaknya dan juga keluarga.

“Keluarga semua ikut bergerak untuk memasarkan hasil panen hidroponik. Kebanyakan yang membeli hasil panen orang medis yah, mereka sudah tau manfaat dari tanaman hidroponik itu sendiri,” jelasnya.

Setelah tidak menjabat sebagai anggota DPRD Kota Cirebon dan menggeluti hidroponik, Budi mengaku bisa kumpul dan lebih dekat dengan keluarga dirumah.

BACA YUK:  Itel Luncurkan Produk Vision1 Series, Fitur Komplet Performa Prima Tersedia di Complete Selular

“Kita juga bisa mengajarkan kepada anak-anak cara bagaimana berusaha,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Mulai Desember, Pegawai di Pemkab Cirebon Gunakan Batik Mande Praja Caruban

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon telah menetapkan Batik Mande Praja Caruban sebagai batik baru untuk seluruh pegawai di Pemerintahan Kabupaten...

Telkomsel Raih Predikat Terbaik pada 2020 Cloudera Data Impact Award

Jakarta,- Telkomsel terpilih menjadi pemenang pada 2020 Cloudera Data Impact Awards, ajang penghargaan internasional yang mengapresiasi upaya 1.400 perusahaan di seluruh dunia dalam menciptakan...

Coba Deh Bebek Nasi Rempah, Cita Rasa yang Khas Bumbu Indonesia

Cirebon,- Berawal dari hobi masak dan kulineran, Nudiana Sari warga Bumi Arum Sari, Kabupaten Cirebon mengambil peluang untuk membuka usaha kuliner. Usaha yang sudah digeluti...

Pengecatan Rambu Jalur Sepeda Mulai Dilakukan di Kota Cirebon

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon mulai melakukan pengecatan rambu jalur sepeda, Senin (30/11/2020). Pengecatan rambu jalur sepeda baru dilakukan di sepanjang Jalan Dr. Wahidin...

More Articles Like This