Tetap Jaga Kesehatan Gigi Pada Masa Pandemi, Ini Kata Drg. Eka Ayuningtyas

Cirebon,- Untuk menjaga keselamatan para tenaga medis, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) memberlakukan aturan praktek khusus selama Pandemi Covid-19.

Dalam peraturan praktek khusus dokter gigi menghimbau kepada masyarakat untuk menunda pergi ke klinik kesehatan, kecuali dalam keadaan darurat.

Bila memang harus melakukan tindakan dalam kondisi darurat, dokter gigi dan perawat dilengkapi alat pelindung diri (APD) level 3.

Seperti yang diungkapkan drg. Eka Ayuningtyas, Sp. Perio yang merupakan salah satu dokter gigi di RSIA Cahaya Bunda mengatakan bahwa PDGI mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk menunda ke dokter gigi kecuali dalam kondisi darurat.

BACA YUK:  Milad 29 Tahun Dompet Dhuafa, Parni Hadi: Kita Renungkan Melalui Maturnuwun, Mohon Ampun & Mohon Dituntun

Baca Yuk : Kartika Mulya Putri : Sukses Tergantung Pada Niat

“Bila memang harus melakukan tindakan, dokter dan juga perawat harus dilengkapi dengan APD level 3,” ujar Ayu kepada About Cirebon, Senin (8/6/2020).

Lanjut Ayu, bila kondisi darurat seperti nyeri yang tak tertahan, gusi bengkak akibat infeksi, trauma pada gigi dan tulang wajah akibat kecelakaan, serta pendarahan yang tidak terkontrol, diperkenankan namun mengikuti protokol kesehatan.

“Untuk sama-sama mencegah penularan Covid-19 dan diperlukan tindakan, pasien disarankan untuk berkumur cairan antiseptik sebelum dan sesudah tindakan, serta memakai masker,” ungkapnya.

BACA YUK:  Hadirkan Jelajah Ilmu, Kementerian Agama Aceh Melalui Program Transformasi Digital Madrasah Berkolaborasi dengan Acer

Bahkan, kata Ayu, apabila diperlukan melakukan tindakan, skrining pasien dilakukan diawal untuk mengetahui status apakah terpapar Covid-19 atau tidak.

“Ada beberapa rumah sakit, perlu dilakukan rapid test atau swab terlebih dahulu untuk mengetahui statusnya,” jelas Ayu.

Pihaknya juga menyarankan kepada masyarakat, untuk menunda ke dokter gigi apabila sedang batuk, pilek atau tidak enak badan. Jangan pergi ke sarana kesehatan kecuali sangat diperlukan dan tetap mengikuti perkembangan informasi dari sumber terpercaya.

Baca Yuk : dr. Aginta, SpOG : Hamil itu Harus Sehat dan Ceria

BACA YUK:  Kelurahan Kesenden Berikan Pendampingan dan Edukasi di Green House

“Sering-sering melakukan prosedur cuci tangan dengan benar, kurangi kontak langsung atau physical distancing,” katanya.

Ayu juga menyarankan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan gigi seperti sikat gigi sehari dua kali, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur.

Kemudian, tambah Ayu, memakai benang gigi, pemakaian benang gigi dilakukan setelah makan, dan konsumsi gizi seimbang.

“Walaupun tetap menunda ke dokter gigi, di rumah tetap jaga kebersihan gigi dan mulut, agar terhindar dari infeksi,” pungkasnya. (AC212)

(Dilihat: 128 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.