Selasa, 30 November 2021

Terkait Bayi Usia 50 Hari Terpapar Covid-19 Saat Hajatan, Ada 40 Orang Harus Dites Swab

Populer

UMK Kota Cirebon Tahun 2022 Naik Sebesar Rp. 33 Ribu

Cirebon,- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon dan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) telah menggelar rapat penetapan Upah Minimum Kota...

Barisa Cafe Usung Konsep Pantai Lengkap dengan Pasirnya

Cirebon,- Jika kamu rindu dengan suasana pantai di Bali, kafe ini menghadirkan konsep dengan suasana pantai. Namanya Barisa Cafe,...

Open Bidding di Pemkab Cirebon Minta Pendampingan KPK RI

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon meminta para pejabat Eselon II yang ikut tes seleksi open bidding mampu membuat inovasi untuk kemajuan...

Pengurus Ikatan Alumni UGJ Cirebon Periode 2021 – 2025 Resmi Dilantik

Cirebon,- Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) periode 2021-2025 resmi dilantik. Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang...

Catat Tanggalnya, TDA Cirebon Gandeng Lintas Institusi Gelar Pesta Wirausaha dan Vaksinasi

Cirebon,- Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Cirebon bersama Polres Cirebon Kota, Pemerintah Daerah Kota Cirebon dan komunitas lainnya akan...

Cirebon,- Bayi usia 50 hari yang terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon masih dirawat di rumah sakit.

Juru Bicara Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana mengatakan kondisi bayi usia 50 hari yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon masih mengalami gejala klinis.

Baca yuk: Hasil Tes Kedua Orang Tuanya Negatif, Namun Bayinya Usia 50 Hari Terkonfirmasi Positif Covid-19

Loading...
BACA YUK:  Kerja Sama dengan Polres Cirebon Kota, Keluarga Besar Online Cirebon Raya Gelar Vaksinasi Massal

“Saat ini masih dirawat di rumah sakit dan kondisinya mengalami gejala klinis,” ujar Nanang, Selasa (9/6/2020).

Bayi usia 50 hari berjenis kelamin perempuan memiliki gejala klinis yakni panas lebih dari 38 derajat, batuk, sesak dan diare.

Diberitakan sebelumnya, bayi usia 50 hari dan kedua orang tuanya memiliki riwayat kontak dengan pamannya yang datang dari wilayah epicentrum pada saat hajatan.

Saat dilakukan pemeriksaan swab, kedua orang tua bayi tersebut negatif dan hasil swab bayi terkonfirmasi positif Covid-19.

Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon langsung melakukan penyelidikan epidemiologi dengan melacak kontak erat atau tracing.

“Kami sudah melakukan penyelidikan epidemiologi dan ada 40 orang yang kontak erat saat hajatan termasuk penghulu,” ungkap Nanang.

Dari 40 orang yang kontak erat pada saat hajatan, kata Nanang, semua sudah dilakukan tes swab.

“Kemarin sudah ada 40 orang yang dites swab, termasuk juga penghulu saat acara hajatan,” tandasnya. (AC212)

BACA YUK:  Wantannas Kunjungi Kota Cirebon Terkait Manajemen Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Hidup
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenaikan Harga Minyak Goreng Harus Diredam

Jakarta,- Gejolak kenaikan harga minyak goreng hingga akhir tahun diprediksi masih terus merangkak naik. Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik...

Ratusan ASN di Kota Cirebon Dapat Anugerah Satyalancana Karya Satya

Cirebon,- Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Pemerintah Daerah Kota Cirebon memberikan anugerah kepada 218 Aparatur Sipil Negara (ASN). Anugerah...

Tingkatkan Pengalaman Nonton, Telkomsel Jalin Kolaborasi dengan Catchplay+

Jakarta,- Telkomsel berkolaborasi bersama Catchplay+ untuk meningkatkan pengalaman menonton bagi masyarakat dengan membuka akses lebih luas dalam menikmati hiburan digital berkualitas kelas dunia yang...

Hadirkan Program Yes Preneur, Anis Matta: UMKM Masa Depan dan Pilar Ekonomi Indonesia

Cirebon,- Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta bersama rombongan terus melakukan roadshow ke berbagai daerah di Indonesia. Kali ini, Ketua Umum bersama rombongan mengunjungi...

More Articles Like This