Selasa, 21 Januari 2020

Terdakwa Pembunuhan Santri di Cirebon Divonis 13 Tahun dan 10 Tahun, Serta Denda Rp. 1 Milyar

Populer

Geger Penemuan Mayat Wanita Tanpa Busana di Jalan Wiratama Cirebon

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan warga di Jalan Wiratama, Kecematana Kedawung, Kabupaten Cirebon, Minggu (19/1/2020) siang. Warga yang pertama...

Sultan Sepuh XIV : Keraton Agung Sejagat Tidak Terdaftar Dalam FSKN

Cirebon,- Kemunculan Keraton Agung Sejagat yang berada di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo menggegerkan banyak pihak setelah...

Gudang Penyimpanan Popok Bayi di Cirebon Dilalap Si Jago Merah

Cirebon,- Kebakaran hebat melanda gudang penyimpanan popok bayi di Jalan Buyut Pronggol, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Rabu...

Pengembang Perumahan Bersubsidi di Kabupaten Cirebon Terancam Mandeg

Cirebon,- Forum Komunikasi Pengembang Perumahan Cirebon (FKPPC) memberikan pernyataan terkait permasalahan pemberian hak guna bangunan atas tanah yang akan...

Dukung Target Ekspor Perikanan Nasional, JAPFA Ekspor Produk Budidaya Perikanan Senilai Rp 13 Miliar Lebih

Cirebon,- Setelah sukses meningkatkan nilai ekspor sebesar 53 persen pada 2019, PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) melalui anak...

Cirebon,- Masih ingat dengan penusukan salah seorang santri yang terjadi di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, pada bulan September 2019 lalu?.

Hari ini, (14/1/2020) Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1B Cirebon menjatuhkan hukuman penjara selama 13 tahun kepada Yadi Supriyadi alias Acil dan 10 tahun penjara kepada Rizki Mulyono alias Nono, pelaku penusukan santri dalam sidang pembacaan vonis.

Dalam pembacaan vonis, yang dipimpin Ketua majelis hakim Aryo Widiatmoko menyatakan terdakwa bersalah melakukan tindak pidana kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan meninggal dunia. Dengan dituntut pasal 170 ayat 2 KUHP dan pasal 80 ayat 3 undang-undang perlindungan anak.

Baca Yuk: Polres Cirebon Kota Berhasil Tangkap Pelaku Penusukan Santri di Jalan Cipto

Loading...

Selain itu, masing-masing terdakwa didenda sebesar Rp. 1 Milyar dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayarkan, diganti dengan kurungan penjara selama tiga bulan.

Suryaman Tohir, selaku Jaksa Penuntut Umum mengatakan bahwa keputusan hakim sangat tepat dan pilihan pasalnya pun sudah tepat dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

“Maka diputuskan 13 tahun penjara, karena salah satu terdakwa sudah pernah melakukan tindakan pidana. Dan semua terdakwa sudah menyadari dan menyesali perbuatannya,” ujarnya saat ditemui About Cirebon usai persidangan.

Selain itu, lanjut Suryaman semua barang bukti milik terdakwa disita oleh negara seperti sepeda motor dan senjata tanjam dihancurkan.

“Jaksa menerima keputusan majelis hakim agar masyarakat tahu bahwa jangan melakukan hal itu. Untuk masalah banding, itu hak dia,” tukas Suryaman.

Sementara itu, kuasa hukum kedua terdakwa, Suparman mengaku sudah berupaya semaksimal mungkin untuk terdakwa mendapatakan hukuman ringan.

“Namun keputusan dari majelis hakim dan keputusan 13 tahun penjara untuk Yadi dan 10 tahun untuk Rizki, sebagai kuasa hukum menerima,” ujarnya.

Pertimbangan menerima keputusan vonis majelis hakim, kata Suparman, karena sudah sesuai dengan perbuatannya. Bila mana sudah bebas, pihaknya berharap bisa diterima kembali ditengah-tengah masyarakat.

“Kami dari kuasa hukum telah menerima keputusan majelis hakim dan sudah mengakui bersalah, serta kedua terdakwa sudah bertobat,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Gandeng Pihak Ketiga, Bus Rapid Transit Siap Beroperasi di Kota Cirebon

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon sudah menemukan format untuk pengoperasian Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Cirebon.Wali Kota Cirebon,...

Akibat Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Perumahan Gamel Terendam

Cirebon,- Hujan dengan intensitas tinggi lebih dari tiga jam mengakibatkan sungai Sikenanga meluap yang mengakibatkan seratusan rumah di Perumahan Cahaya Permai blok A-H, Desa...

Pemerintah Daerah Kota Cirebon Gelar Ratas Rumpun, Ini yang Dibahas

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon terus melakukukan koordinasi dengan dinas-dinas melalui Rapat Terbatas (Ratas) untuk memantau kendala dan mengatasinya. Rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh...

Miliki Keahlian Karate, Perampok Ini Minta Ampun Kepada Korban

Cirebon,- Seorang perampok menyatroni rumah anggota Polisi Polda Jawa Barat di Dusun I, Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Senin (20/1/2020) pagi sekitar pukul...

Opening Kabobs di Grage City Mall Hadirkan Charly Van Houten dan Firman Siagian

Cirebon,- Kabobs kembali membuka gerainya di Kota Cirebon. Terhitung mulai Sabtu (18/1/2020), Kabobs Premium Kebab kembali membuka di Grage City Mall, Jaln Jend. A....

More Articles Like This