Kamis, 24 Juni 2021

Tenaga Ahli KSP RI: Situasi Mudik Tahun 2021 Berbeda Dengan Tahun Lalu

Populer

Polresta Cirebon Gelar Penyekatan Sejumlah Ruas Jalan di Kecamatan Sumber Demi Kebaikan Masyarakat

Cirebon,- Jajaran Polresta Cirebon melakukan penyekatan sejumlah ruas jalan di Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon, Selasa (22/6/2021). Kegiatan tersebut merupakan...

Kombes Pol Arif Budiman Pimpin Polresta Cirebon

Cirebon,- Kombes Pol Arif Budiman, resmi memimpin Polresta Cirebon menggantikan Kombes Pol M. Syahduddi. Acara pisah sambut Kapolresta Cirebon...

Bupati Cirebon : Santri Diminta Melanjutkan Pendidikan hingga ke Perguruan Tinggi

Cirebon,- Bupati Cirebon, Drs.H. Imron, menghadiri acara haflah akhirussanah santri tingkat ibtidaiyah hingga aliyah di Pondok Pesantren An Nashuha,...

Inilah Tempat Ngopi di Majalengka yang Wajib Dikunjungi Para Penikmat Kopi⁣

Majalengka,- Siapa sih yang tidak suka dengan kopi? Hampir semua orang menyukai kopi. Mulai dari remaja hingga dewasa, laki-laki...

Karyawan Mall dan Pusat Perbelanjaan di Cirebon Jalani Vaksinasi

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon kembali menggelar vaksinasi Covid-19. Kali ini menyasar terhadap...

Cirebon,- Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja di Kota Cirebon. Dalam kunjungan kali ini, KSP RI meninjau pelaksanaan penyekatan larangan mudik di Pos Krucuk, Kota Cirebon, Jumat (7/5/2021).

Peninjauan tersebut didampingi langsung oleh Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis, dan anggota DPRD Kota Cirebon Harry Saputra Gani.

Menurut Joko, Tenaga Ahli Utama Kedeputian Bidang Informasi dan Komunikasi Politik KSP RI mengatakan setiap kabupaten/kota yang dilewati, tim aparat TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan hingga relawan semua berkolaborasi. Mereka, menurut Joko, betul-betul menjalankan instruksi pelarangan mudik.

Loading...
BACA YUK:  Bupati Ajak Semua Instansi Kelola Arsip dengan Baik dan Benar

“Kita prinsipnya tidak bisa seratus persen menahan orang untuk tidak mudik. Tetapi upaya ikhtiar pemerintah untuk menahan agar tidak mudik, dibarengi juga dengan pengorbanan masyarakat agar tidak mudik,” ujar Joko.

Larangan mudik ini, lanjut Joko, salah satu upaya ikhtiar pemerintah untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Sehingga, jika tidak ada larangan mudik, ada kurang lebih 20 juta orang dalam satu Minggu melakukan mobilisasi.

“Maka yang kita pastikan hari ini, larangan mudik itu terjadi dan memastikan protokol serta prosedurnya dengan kepala daerah, kepolisian dan TNI. Yang pasti kami mengapresiasi, memberikan dukungan moral kepada yang bertugas di lapangan,” ungkapnya.

Situasi mudik tahun 2021, kata Joko, berbeda dengan kondisi tahun 2020. Dimana, pada tahun 2020 larangan mudik berhasil, karena situasi orang ketakutan. Tetapi, hari ini situasinya orang merasa ngeyel, merasa aman, hingga merasa eforia vaksin.

Sehingga, pada hari kedua larangan mudik ini, tambah Joko, evaluasi yang diberikan, petugas di lapangan untuk tetap mengedepankan persuasif dan humanis dalam menerapkan larangan mudik. (AC212)

BACA YUK:  Biggy Rapper Asal Cirebon Tuangkan Fase Quarter Life Crisis di Single Krisis 25
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Zalora Big Fashion Sale untuk Penuhi Kebutuhan Fashion dan Gaya Hidupmu⁣

Jakarta,- ZALORA, destinasi online fashion, beauty, lifestyle utama di Asia kembali menghadirkan ZALORA Big Fashion Sale, menawarkan promosi terbesar...

Kapolresta Cirebon Pimpin Sertijab Kasat dan Kapolsek

Cirebon,- Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budikan memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) para Kasat dan Kapolsek jajaran, Rabu (23/6/2021). Upacara sertijab tersebut berlangsung...

Komisi III DPRD Kota Cirebon Buka Layanan Pengaduan PPDB

Cirebon,- Guna memberikan pelayanan kepada calon peserta didik dan orang tua dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan sederajat, Komisi III DPRD Kota...

Surat Edaran Wali Kota Terbaru : Mall Dibatasi Hingga Pukul 20.00 WIB

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro. Dalam surat edaran (SE) Walikota Cirebon Nomor: 443/SE.54-PEM berlaku mulai...

More Articles Like This