Sabtu, 18 September 2021

Temui Anak Pemulung, ACT Cirebon Berikan Bantuan Perlengkapan Sekolah

Populer

Fenomena Ribuan Burung Pipit Mati di Bali, Terjadi Juga di Cirebon

Cirebon,- Setelah beberapa hari lalu terjadi di Pulau Bali, fenomena burung mati mendadak terjadi di Kota Cirebon. Ribuan Burung...

Tujuh Kecamatan di Kabupaten Cirebon Disurvei PT Pertamina Hulu Energi

Cirebon,- Kabupaten Cirebon dijadikan sebagai lokasi penelitian pencitraan lapisan dan struktur melalui survei kebumian dimensi vibroseis sub vulkanik Jawa...

Pemerintah Izinkan Bioskop di PPKM Level 3 dan Level 2 Dibuka, Tapi Ada Syaratnya

Jakarta,- Pemerintah akhirnya mengizinkan bioskop beroperasi di Jawa dan Bali. Hal ini diungkapkan oleh Koordinator PPKM Jawa dan Bali Luhut...

Sample Burung Pipit Mati Mendadak di Balaikota Cirebon akan Dites dengan Metode PCR

Cirebon,- Tim medis veteriner dari Lab Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota...

Kota Cirebon Siapkan Jalur Khusus Sepeda, Dishub Segera Uji Coba

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyiapkan uji coba pemberlakuan jalur khusus sepeda di...

Cirebon,- Matahari terik menemani tim ACT Cirebon yang berkunjung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopi Luhur Argasunya pada Senin (13/09). Nampak beberapa anak sedang mengais sampah di TPA terbesar di Kota Cirebon ini, memilih barang-barang yang masih laku untuk dijual.

Salah satu anak itu adalah M. Idadi, siswa kelas 4 SDN Cadas Ngampar yang setiap hari memulung bersama neneknya.

“Dari jam 7 pagi, kadang pulangnya jam 15.00 WIB.” Jawabnya saat ditanya dari jam berapa Ia mulai memulung.

Loading...

Ditemani neneknya, Idadi bisa mengumpulkan rongsok yang laku dijual senilai 30 ribu sampai 50 ribu perhari. Penghasilan sebanyak itu tentu tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

BACA YUK:  Syarat Naik Transportasi Umum, Berikut Cara Cek dan Download Sertifikat Vaksin

“Kalau untuk makan, Alhamdulillah kadang juga dikasih sama saudara Ibu, kalau buat sekolah nggak ada,” tuturnya.

Tim ACT Cirebon pun mengeluarkan beberapa perlengkapan sekolah untuk Idadi. Yakni 2 seragam sekolah, merah putih dan pramuka, sepatu dan kaos kaki, tas ekolah, topi, juga alat tulis lengkap seperti buku, ballpoin dan pensil.

“Alhamdulillah, senang sekali. Terimakasih banyak ACT,” tutur Idadi dengan raut muka sumringah.

Mega A. Fathir, kepala Cabang ACT Cirebon menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi anak-anak yang harus bekerja.

“Beberapa waktu lalu saat kami melakukan aksi berbagi makan di TPA Argasunya ini, kami bertemu Idadi dan ngobrol dengannya, ternyata dia masih sekolah tapi harus bantu keluarga dengan mencari rongsok di TPA ini,” ujar Mega.

Idadi adalah anak pertama dari 2 saudara, Ia tinggal bersama nenek, Ibu dan adiknya. Menurut penuturannya, ayahnya pergi entah kemana, sudah 10 tahun tidak pernah pulang. Sementara Ibunya hanya buruh serabutan, membantu orang lain jika ada yang memanggilnya.

Mega berharap dengan bantuan perlengkapan sekolah ini, Idadi bisa lebih semangat lagi bersekolah hingga bisa memiliki masa depan yang lebih baik. Ia pun menambahkan masih ada beberapa pemulung anak di TPA Argasunya ini, InsyaaAllah secara berkala ACT akan memberi bantuan yang sama pada mereka.

BACA YUK:  Ibu Hamil di Kabupaten Cirebon Jalani Vaksinasi COVID-19

“Kami mengajak masyarakat Cirebon untuk membantu anak-anak pemulung ini, mereka harus punya masa depan yang lebih baik. Kepedulian dan bantuan kita menjadi harapan mereka,” tutup Mega. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Wanita Cantik Asal Cirebon Ini Memiliki Segudang Prestasi Biliar

Cirebon,- Cantik dan pintar bermain biliar, itulah gambaran yang cocok bagi Nony Krystianti Andilah. Wanita berkulit putih asal Cirebon...

Grand Opening Meetime Rasain Cabang Ketiga di Majasem

Cirebon,- Meetime Rasain Cirebon membuka cabang ketiganya di Jalan Perjuangan – Majasem No. A2 Kota Cirebon (tepatnya di depan halaman Sempoa SIP) pada Jum’at,...

Dua Pengusaha Pengadaan Makanan Nakes, Minta Rekanan Kemenkes Segera Lunasi Tagihan Pembayaran

Cirebon,- Dua pengusaha minta rekanan Kementerian Kesehatan untuk segera membayar kekurangan tagihan pembayaran. Surat pernyataan yang ditandatangani tak kunjung dipatuhi. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun,...

Saat Uji Coba di Jalan Siliwangi Kota Cirebon, Petugas Masih Menemukan Kendaraan Parkir di Jalur Sepeda

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon mulai melakukan uji coba jalur khusus sepeda di sepanjang Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Jumat (17/9/2021). Uji coba jalur...

More Articles Like This