Telkomsel Satu-satunya Mobile Partner dalam Perhelatan Asian Games 2018

0
51
Media Gathering Telkomsel di Bali

Bali,- Telkomsel sebagai official mobile partner perhelatan olah raga terbesar tingkat Asia, telah memastikan pengamanan kualitas dan kapasitas layanan seluler di seluruh venue pertandingan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Dalam upaya pengamanan kualitas dan kapasitas jaringan Telkomsel di kawasan GBK, Telkomsel sudah mengoperasikan fasilitas jaringan BTS berteknologi 3G dengan frekuensi FDD 1,8 MHz serta jaringan 4G LTE terdepan dengan frekuensi TDD 2,3 MHz.

“Dilengkapi juga teknologi Massive MIMO (Massive Multiple Input Multiple Output) yang akan menjadi solusi pengamanan akses broadband berkecepatan tinggi dengan tingkat trafik yang tinggi di saat yang bersamaan,” ujar General Manager Network Engineering anf Project Jabotabek Jabar, Nugroho Adi Wibowo.

Aston Hotel

Lanjut dia, kita Telkomsel akan komitmen dan all out untuk Asian Games 2018. Apapun akan kita lakukan demi Asian Games 2018,” bebernya saat Gala Dinner dan Media Update, yang berlangsung di Four Points by Sheraton Hotel, Bali, Selasa (20/3/2018).

Menurutnya, Telkomsel juga telah mengoperasikan fasilitas terbaru BTS Lampsite di lebih dari 120 titik untuk memastikan kualitas jaringan prima tetap terjaga untuk cakupan indoor di setiap venue pertandingan.

“Selain itu, 2 unit Compact Mobile BTS (COMBAT) Telkomsel juga telah disiagakan sejak awal tahun untuk menguatkan kapasitas jaringan outdoor di kawasan GBK,” jelasnya.

Secara pelaksanaan, kata dia, kita harus nomor satu, harus lebih dari Malaysia, termasuk suport telekomunikasinya.

Selain itu, Juanita Erawati, selau Vice President ICT Network Management Area Jabotabek Jabar menambahkan, untuk proses yang sudah rampung adalah yang di GBK (Gelora Bung Karno).

“Yang lainya masih belum, seperti di Wisma Atlet secara gedung sudah, tapi mereka belum menentukan siapa yang akan menjadi Multi Operator di sana,” ujarnya.

Menurutnya, gedung itu akan bekerja sama dengan multi operator yang menyediakan jaringan, dan kita tinggal injek BTS.

Lebih lanjut, bahwa ada gedung-gedung atau stadion yang masih renovasi dan belum siap, jadi kami tidak bisa masuk.

“Artinya, kita terkendala dengan bangunan yang belum beres dan tempat yang temporary,” bebernya.

Ia menambahkan, seperti yang pak Nugroho sampaikan, semua BTS bisa nyala seratus persen pada bulan Juli. “Tapi akan saya dorong, bahwa bulan Juni harus sudah selesai semua” tandasnya. (AC212)

Bagikan:
Signup for the newsletter