Teknologi ini Diciptakan Mahasiswa CIC Cirebon

Jakarta, 3 November 2016,- Seorang mahasiswa kampus CIC (Catur Insan Cendekia) Kesambi Cirebon, Indra Abdul Sofyan berhasil menciptakan printer 3D secara mandiri.

Indra menciptakan printer yang akan menggantikan perkembangan teknologi dunia cetak atau printing dua dimensi. Saat ini teknologi cetak tiga dimensi disebut-sebut sebagai masa depan dari kreativitas.

Di masa depan teknologi 3D printing akan banyak digunakan sebagai alat membuat prototipe yang ideal dan nilainya dapat mencapai 16,2 juta dolar.

Indra mengaku belajar menciptakan prototipe printer 3D dari internet pada tahun 2013 lalu. Ia kemudian membuat sendiri printer rakitan dengan waktu sekitar 1 tahun.

BACA YUK:  Info Loker : Hotel Horison Ultima Kertajati

Mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) ini juga mempelajari semua yang diperlukan untuk membangun printer 3D. Seperti desain tiga dimensi, penulisan kode program, dan juga kalibrasi alat cetaknya.

“Jenis printing yang saya buat jenis FDM dinamakan Rapid Replicating Prototipe (Reprap) dengan model Air Wolf,” jelas Indra seperti yang dikutip AboutCirebon Biro Jakarta dari laman goodnewsfromindonesia.id Kamis (3/11/2016).

Printer tiga dimensi jenis Reprap merupakan jenis alat cetak tiga dimensi yang mampu mereplikasi desain yang telah ditentukan dan mampu mencetak hasil yang sama persis seperti desainnya.

BACA YUK:  Coffee Shop Ramah Anak, Kopi Manao Hadirkan Menu Bliss Series untuk Anak-anak

Melihat potensinya yang sangat besar, alat cetak tiga dimensi membuka banyak peluang kreativitas baru yang dahulu tidak mampu dilakukan oleh printer jenis dua dimensi. dan diprediksi akan menjadi pelopor teknologi printing masa depan. (AC250)

(Dilihat: 19 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.