Rabu, 14 April 2021

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Cirebon Gelar Pelatihan Peningkatan Kualitas Produktivitas Tenaga Kerja

Populer

Di Depan Toko Karomah Anak, Para Pedagang Kecil itu Berjuang Melawan Pandemi⁣⁣

⁣Cirebon,- Jam hampir menunjukkan pukul 10.00 pagi, laki-laki separuh baya itu tampak bergegas mendorong gerobak Es Cendol Bandung menuju...

Alun-Alun Kejaksan Cirebon Baru Soft Opening, ini Fasilitasnya

Cirebon,- Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon dan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon resmi diluncurkan, Senin (12/4/2021). Soft launching tersebut...

Aston Cirebon Hotel Kembali Hadirkan Kampoeng Ramadhan

Cirebon,- Setelah tahun lalu tidak menghadirkan Kampoeng Ramadhan, tahun ini Aston Cirebon Hotel & Convention Center kembali menghadirkan Kampoeng...

Selama Dua Minggu, Naik BRT Trans Cirebon Gratis

Cirebon,- Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon resmi diluncurkan bersamaan dengan Soft Opening Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, Senin (12/4/2021). Selama...

Cirebon Photography Forum Gelar Hunting Bareng Munggahan Puasa⁣

Cirebon,- Komunitas Cirebon Photography Forum ( CPF) kembali melakukan silaturahmi sesama photografer dengan Konsep Adat Nusantara dan Casual yang...

Cirebon,- Untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Cirebon, Pemkab Cirebon mengadakan Pelatihan Peningkatan Kualitas Produktivitas Tenaga Kerja Dana APBN dan APBD tahun 2021, Selasa (30/3/2021).

Pelatihan yang diselenggarakan di Gedung BLK Kecamatan Plumbon, hasil kerja sama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dengan Balai Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron mengatakan pelatihan ini untuk meningkatkan keterampilan para anak muda Kabupaten Cirebon untuk bersaing di dunia kerja. Karena, dengan pelatihan ini setidaknya para anak muda mempunyai keterampilan yang mumpuni.

Loading...

“Sehingga nanti kalau ada bursa kerja, mereka sudah siap maju dan masuk  serta bisa bersaing dengan yang lain,” ujar Imron.

Imron menjelaskan, selama ini latar belakang anak beraneka ragam. Sehingga mereka yang dari SMK sudah ada ilmu keterampilan yang diajarkan di sekolahnya.

BACA YUK:  Take O Take, Kuliner Olahan Ayam Crispy dengan Sauce Kekinian dan Bumbu Tabur⁣

“Jadi kalau SMA sederajat hanya  diajari mata pelajaran bukan keterampilan kerja. Sehingga dengan adanya pelatihan keterampilan ini setidaknya mereka bisa ikut untuk belajar,” ungkapnya.

“Kalau dari SMK sendiri, mereka bisa mendalami karena sudah belajar dari sekolahnya. Para peserta nantinya ikut pelatihan ini sekitar satu bulan di BLK Plumbon,” tambahnya.

Selain itu, kata Imron, di masa pandemi ini angka pengangguran di Kabupaten Cirebon meningkat. Pasalnya, banyak perusahaan yang melakukan PHK terhadap pekerjanya.

“Angka pengangguran di Kabupaten Cirebon  masih tinggi. Itu dikarenakan ada Covid-19. Sehingga diperlukan pelatihan keterampilan. Setidaknya nanti mereka bisa membuka usaha sendiri,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Cirebon, Erry Achamad Husaeri mengatakan dengan adanya pelatihan ini, pihaknya menargetkan adanya penurunan angka pengangguran di Kabupaten Cirebon.

“Angka tenaga kerja kita terserap 10 sampai 20 persen saja. Solusinya mereka yang mempunyai tenaga keterampilan diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja. Sehingga bisa mempekerjakan warga yang lain,” ujarnya.

BACA YUK:  Take O Take, Kuliner Olahan Ayam Crispy dengan Sauce Kekinian dan Bumbu Tabur⁣

Namun demikian, lanjut Erry, untuk angkatan kerja yang baru rata-rata 25 sampai 30 ribu setiap tahunnya.

“Warga kita banyak yang bekerja di luar Cirebon. Kita terus berupaya untuk para pemilik usaha yang membangun usahanya di Kabupaten Cirebon untuk mengutamakan para pekerjanya yakni dari warga lokal,” katanya.

Berdasarkan data dari BPS pada bulan Oktober 2020, adanya peningkatan pengangguran yakni sebanyak 122.145 orang.

“Ada peningkatan yang tadinya 10,28 persen tingkat pengangguran terbuka menjadi 11,52 persen. Ini akibat adanya pandemi. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan setiap tahun 0,4 persen ada penurunan pengangguran,” bebernya.

Di tempat yang sama, Kepala Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Bandung yang diwakili Kasubag TU BBPLK Bandung, Sugianto menginginkan para peserta bisa menjadi tenaga yang kompeten dan mempunyai keahlian yang bisa diandalkan.

“Nantinya para peserta pelatihan ini menjadi tenaga kerja yang mempunyai kualitas yang dapat terserap di pasar kerja serta siap bersaing dengan lainnya,” katanya.

Sugianto menjelaskan, pihaknya mendatangkan para pengajar yang memang sudah ahli di bidangnya. Sehinga apa yang diberikan pengajar bisa sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh sejumlah perusahaan.

BACA YUK:  Satreskrim Polresta Cirebon Ringkus Pelaku Kejahatan Jalanan

“Mereka (para peserta) dibekali keahlian yang sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan, sehingga nantinya mereka lebih cepat diterima untuk bekerja,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Eggroll Mang Wardjan, Kudapan Asli Cirebon yang Pas untuk Hari Raya

Cirebon,- Eggroll merupakan salah satu kudapan renyah dan bercita rasa manis. Biasanya disukai oleh berbagai kalangan mulai dari anak-anak,...

Selama Ramadan, Hotel Santika Cirebon Hadirkan Program Pawon Ramadan

Cirebon,- Bulan suci Ramadan kembali menyapa kaum muslim di seluruh dunia, Hotel Santika Cirebon pun tak ketinggalan untuk menyemarakkan bulan suci ini dengan menghadirkan...

RAFI 2021, Telkomsel Pastikan Kualitas Jaringan dan Layanan Prima di 554 POI

Jakarta,- Sepanjang Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 1442 H, Telkomsel pastikan kualitas jaringan dan layanan yang prima. Kesiapan tersebut diwujudkan dengan secara konsisten dan...

Sambut Ramadan, Insan Perhotelan di Cirebon Lakukan Bersih-bersih Masjid

Cirebon,- Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) dan Perhimpunan Hotel & Restaurant Indonesia (PHRI) Cirebon bersama dengan ACT melakukan kegiatan ‘Bersih-bersih Masjid’. Program ini...

More Articles Like This