Jumat, 28 Februari 2020

Tekan Angka Malnutrisi, FFI Berikan Edukasi dan Sosialisasi Gizi #IndonesiaSIAP di Cirebon

Populer

Satlantas Polres Cirebon Kota Gelar Operasi Jaran Lodaya 2020, Ini Sasarannya

Cirebon,- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cirebon Kota menggelar Operasi Jaran Lodaya 2020 yang berlangsung dari tanggal 22 Februari...

McDonald’s Kembali Membuka Gerainya di Kota Cirebon, Ini Kelebihannya

Cirebon,- McDonald’s Indonesia kembali membuka gerainya kembali yang bertempat di Jalan Brigjen Darsono, Bypass, Kota Cirebon dan akan resmi...

BPOM Jawa Barat Sita Ribuan Kosmetik Tanpa Ijin Edar di Cirebon

Cirebon,- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jawa Barat menyita ribuan kosmetik yang diduga ilegal di rumah penyimpanan di...

Manulife Cirebon Gelar Program CSR Penyediaan Sumber Air Bersih

Cirebon,- Masyarakat desa Nanggela Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon tampak bergembira setelah sumur bor sebagai sumber mata air bersih mengalir...

Pertumbuhan Pasar Modal di Kota Cirebon Cukup Prospektif

Cirebon,- Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Barat, Reza Sadat Shahmeini mengatakan bahwa potensi pertumbuhan jumlah investor pasar...

Cirebon,- Frisian Flag Indonesia (FFI) sebagai produsen produk bernutrisi di Indonesia menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi gizi yang berlangsung di GOR Pesantren Kempek Cirebon, Jalan Tunggal Pegagan, Desa Pegagan Blok Kempek, Kabupaten Cirebon, Sabtu (25/1/2020).

Kegiatan tersebut, Frisian Flag Indonesia bersama Pergizi Pangan Indonesia menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, dan Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon dalam rangkaian program #IndonesiaSIAP (Sadar Gizi, Inisiatif, Aktif, Peduli) sekaligus memperingati Hari Gizi Nasional dengan tema “Gizi Optimal untuk Generasi Milenial”.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni Mengatakan bahwa isu malnutrisi yang masih menjadi fokus nasional, juga menjadi tantangan bagi wilayah Jawa Barat, termasuk Cirebon. Berbagai inisiatif telah dilakukan seperti pemberian tablet penambah darah untuk para remaja.

“Untuk kepatuhan minum obat tersebut mencapai 61,2 persen dari sasaran 98.538 remaja, kepada sasaran ibu hamil 52.975 dengan anemia 10,72 persen atau 5.679 orang di Kabupaten Cirebon,” ujar Eni.

Loading...

Lanjut Eni, di wilayah Kabupaten Cirebon terdapat kasus gizi buruk anak balita mencapai 465 kasus, sehingga kami merasa kegiatan edukasi dasar terkait gizi di wilayah Cirebon dan sekitarnya adalah bagian dari solusi untuk mengatasi masalah ini.

Selain itu, tambah Eni, kolaborasi dengan pihak-pihak terkait perlu dilakukan, guna membantu terbentuknya generasi unggul di masa mendatang.

“Tentu saja upaya ini kami lakukan sejalan dengan agenda presiden, salah satunya merupakan penguatan program promotif dan preventif melalui pemenuhan gizi dan imunisasi balita, serta edukasi publik tentang pentingnya pola hidup sehat untuk menekan angka penyakit tidak menular,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua IDI Kabupaten Cirebon, dr. Ahmad Fariz Malvi Zamzam Zein menjelaskan memastikan kecukupan asupan protein hewani sangat penting sebagai salah satu upaya mengatasi permasalahan gizi yang terjadi, karena asam amino esensial yang dimilikinya merupakan komponen gizi dari luar tubuh yang sangat diperlukan.

“Kekurangan zat gizi ini dapat mengganggu pertumbuhan tubuh. Asam folat dan zat besi juga merupakan zat gizi penting untuk dipenuhi sejak usia remaja atau usia subur,” terangnya.

Kemudian, untuk memastikan edukasi dan pemahaman kesehatan reproduksi, termasuk kecukupan gizi, sejak remaja juga dapat membantu lahirnya generasi unggul di masa mendatang, termasuk di dalamnya terbebas dari stunting.

“Oleh karenanya, penting bagi para calon orang tua membuat perencanaan dan mempersiapkan kesehatan reproduksi sejak usia remaja,” paparnya.

Hal senada, Perwakilan Pergizi Pangan Indonesia, Dr. dr. Mira Dewi, MSi memaparkan Program #IndonesiaSIAP merupakan upaya meningkatkan kesadaran gizi masyarakat melalui kegiatan edukasi dan literasi gizi, serta penerapan gaya hidup aktif dan sehat yang melibatkan 15.000 keluarga Indonesia.

“Hadirnya #IndonesiaSIAP di Cirebon ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam menekan angka kekurangan gizi yang terjadi pada masyarakat,” ucapnya.

Kolaborasi ini diawali dengan kerja sama Frisian Flag Indonesia dengan Pergizi Pangan Indonesia yang menghadirkan produk susu bubuk Frisian Flag Komplete, yaitu susu bubuk keluarga bergizi dan terjangkau.

Produk susu ini diformulasikan dengan memenuhi semua regulasi yang berlaku, dan mempertimbangkan kandungan gizi yang dibutuhkan masyarakat, sebagai upaya untuk berkontribusi dalam menjawab permasalahan gizi di Indonesia.

Mengingat pentingnya kebutuhan asupan protein hewani dalam tubuh, susu bubuk Frisian Flag Komplete hadir sebagai salah satu pemenuhan sumber protein hewani, kalsium yang tinggi, vitamin A, vitamin B12, asam folat, vitamin D, zat besi, zink, magnesium , dan diperkaya 6 vitamin lainnya yang diperlukan oleh tubuh.

Sebagai produsen produk bernutrisi dengan visi ‘Nourishing by Nature’, Frisian Flag turut berupaya untuk menekan kasus malnutrisi di Indonesia dengan menyediakan rangkaian produk susu terlengkap dan terjangkau, yang disesuaikan dengan kebutuhan di setiap tahap kehidupan.

Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro menjelaskan mengetahui tingkat konsumsi protein hewani di Indonesia masih rendah, membuat FFI semakin berkomitmen untuk melengkapi pemenuhan gizi dengan cara menyediakan produk bernutrisi yang berkualitas, menggalakkan gaya hidup aktif kepada masyarakat, serta mengingatkan pentingnya edukasi gizi melalui kegiatan edukasi.

“Oleh karenanya, FFI bekerja sama dengan pihak-pihak penting terkait. Di Cirebon, selain dengan Pergizi Pangan Indonesia, FFI juga menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, dan Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon untuk menggaungkan pentingnya memperbaiki kualitas gizi masyarakat,” ungkapnya.

Aktivitas #IndonesiaSIAP di Cirebon hari ini, dimulai dengan senam pagi bersama, pemaparan edukasi gizi oleh Pergizi Pangan Indonesia dan IDI Kabupaten Cirebon, dan pemeriksaan kesehatan gratis di Pojok Gizi yang berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon.

“Kami berharap, #IndonesiaSIAP menjadi sebuah langkah dalam upaya menekan angka malnutrisi dan meningkatan kualitas hidup di wilayah Cirebon. Kami percaya, kemudahan akses terhadap produk gizi terbaik serta peningkatan literasi gizi menjadi fondasi penting dalam membangun generasi unggul di masa yang akan datang,” tutup Andrew. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

dr. Aginta, SpOG : Hamil itu Harus Sehat dan Ceria

Menjadi dokter kandungan memotivasi dr. Aginta Mega Lestari Ginting, SpOG untuk berbagi kebahagiaan kepada para perempuan. Menurutnya, kehamilan adalah...

Pertamina Suntik Modal Wirausaha Hingga Rp. 2 Milyar di Wilayah Region III

Bandung,- Gina Adhityalugina, dengan bangga menunjukkan produk pouch kulit berlabel "Gammara". Perempuan asal Bandung itu percaya diri produknya akan siap bersaing di pasar lokal...

Telkomsel Raih Enam Penghargaan dari Opensignal

Jakarta,- Konsistensi Telkomsel dalam menghadirkan konektivitas dengan teknologi terdepan guna menjamin kenyaman gaya hidup digital pelanggan kembali mendapatkan penghargaan dari Opensignal. Telkomsel memenangkan enam penghargaan...

Kota Cirebon Masuk Prioritas Dalam Rencana Program Kota Layak Huni

Cirebon,- Asian Development Bank (ADB) melakukan penjajakan kerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon terkait program kota layak huni. Kota layak huni berkelanjutan merupakan...

KPP Pratama Cirebon Satu dan Dua Gelar Business Development Service

Cirebon,- Mendukung UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di Cirebon, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Cirebon Satu dan Dua menggelar kegiatan Business Development Service (BDS),...

More Articles Like This