Tarif PCR Kembali Diturunkan, RS Sumber Kasih Ikuti Harga Pemerintah

Cirebon,- Pemerintah kembali menurunkan tarif pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR). Tarif real time PCR untuk Jawa-Bali menjadi Rp. 275 ribu, sedangkan untuk luar Jawa-Bali sebesar Rp. 300 ribu.

Untuk mendukung program pemerintah tersebut, RS Sumber Kasih Cirebon mengikuti tarif yang ditentukan oleh pemerintah.

dr. Lucia Dewi Puspitasari, MM, Direktur RS Sumber Kasih mengatakan sebagai rumah sakit rujukan COVID-19, kami RS Sumber Kasih untuk setiap kebijakan pemerintah dalam hal harga mendukung dan mentaati. Saat ini pemeriksaan swab antigen tarif Rp. 85 ribu dan PCR sejak kemarin sudah berlaku diharga Rp. 275 ribu.

BACA YUK:  Jadwal Pemadaman Listrik di Kota Cirebon, 17 Mei 2022

“Harga tersebut sudah termasuk hasil yang satu hari selesai. Hasilnya keluar kurang lebih setelah 6 jam dan jam operasional pun setiap hari buka dari jam 08.00 sampai 20.00 WIB,” ujar Lucia kepada About Cirebon, Jumat (29/10/2021).

Lucia menjelaskan laboratorium pemeriksaan PCR yang dimiliki RS Sumber Kasih telah memiliki izin dari Litbangkes. Bahkan, kata Lucia, sejak awal RS Sumber Kasih telah memiliki NAR atau sistem penginputan hasil tes.

“Jadi, hasil pemeriksaan semua diinput ke aplikasi PeduliLindungi. Sehingga, pasien bisa langsung mengakses aplikasi dan mengetahui hasilnya,” jelasnya.

BACA YUK:  Arus Balik, One Way GT Kalikangkung - Cikampek Direncanakan Sampai Pukul 24.00 WIB

Lucia berharap dengan harga pemeriksaan tes swab semakin ekonomis dan terjangkau oleh masyarakat. Pihaknya berharap bisa menekan pandemi ini segera berakhir.

“Pemeriksaan PCR memang ada peningkatan pada bulan Juni, namun saat ini jauh ada menurun. Tapi tetap lumayan banyak, terutama untuk syarat melakukan perjalanan menggunakan pesawat dan kereta api,” katanya.

Selain itu, untuk melakukan pemeriksaan swab antigen maupun PCR, RS Sumber Kasih membuka layanan pendaftaran online. Pasien tinggal mengisi data diri di aplikasi online My Kado atau di anjungan Si Pintar.

BACA YUK:  Ketua DPD APTRI Jabar: Dari 8 Pabrik Gula di Jabar, Hanya 2 Pabrik yang Beroperasi

Setelah itu, pasien konfirmasi ulang kepada bagian pendaftaran swab. Setelah itu, melakukan pembayaran melalui transfer dan kirim bukti transfer via WhatsApp di nomor 082125169889.

Setelah itu, pasien menunggu antrian swab dan tinggal menunggu hasil swab. Karena sudah terintergrasi dengan aplikasi PeduliLindungi, hasil pemeriksaan bisa langsung dilihat melalui aplikasi.

“Kalau pasien yang sedang terburu-buru karena ingin mengejar pesawat di Jakarta, hasilnya bisa by WA atau aplikasi PeduliLindungi. Namun selama tidak ada eror system, hasil bisa langsung masuk ke aplikasi,” pungkasnya. (AC212)

(Dilihat: 43 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.