Rabu, 27 Oktober 2021

Tangki Gunner, Semprot Sejumlah Lokasi di Kabupaten Cirebon

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah lokasi. Penyemprotan ini, dilakukan dengan menggunakan tangki gunner milik PMI Provinsi Jawa Barat.

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan penyemprotan ini dirasa sangat penting dilakukan, di saat jumlah terkonfirmasi positif di Kabupaten Cirebon terus meningkat.

BACA YUK:  Tiga Atlet Asal Kota Cirebon Raih Medali di PON XX Papua

Imron menjelaskan, hingga saat ini, tercatat sebanyak 317 warga Kabupaten Cirebon yang masih menjalani isolasi di rumah sakit, 374 isolasi mandiri dan 130 meninggal.

Loading...

“Sedangkan 1204 terkonfirmasi positif lainnya, dinyatak sembuh dan selesai isolasi,” ujar Imron.

Imron juga mengucapkan terima kasih kepada PMI Kabupaten Cirebon dan Jawa Barat, yang telah membantu Pemkab Cirebon dalam menangani covid 19.

Menurut Imron, peran PMI sangat besar dalam penanganan covid 19 di Kabupaten Cirebon. Karena bukan hanya masalah penyemprotan kali ini saja, tapi juga PMI sudah membantu pengobatan pasien covid 19 dengan menggunakan plasma darah.

“PMI sudah berhasil untuk memproduksi plasma darah dan sudah digunakan,” kata Imron.

Ketua PMI Jabar Irjen Pol. Purnawirawan Adang Rochjana menuturkan pihaknya memiliki dua alat spraying gun yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat.

Dua alat tersebut sudah digunakan untuk melakukan penyemprotan di sejumlah kota dan kabupaten di Jawa Barat. Untuk di Kabupaten Cirebon sendiri, penyemprotan dilakukan di Pasar Minggu Palimanan, Pasar Tegal Gubug, Pesantren Kempek dan Alun-alun Ciledug.

“Kemungkinan hanya satu hari. Tapi kalau ternyata kurang, nanti bisa ditambah,” kata Adang.

Adang menyebutkan, lokasi yang akan dilakukan penyemprotan, bukan hanya untuk lokasi yang zona merah saja. Namun juga zona lainnya, termasuk zona hijau.

Karena menurut Adang, jika lalai dalam melakukan pencegahan di wilayah zona hijau, maka nanti bisa mengakibatkan zona tersebut berubah menjadi kuning atau merah.

BACA YUK:  Dalam 36 Jam, Satreskrim Polresta Cirebon Berhasil Ungkap Kasus Penganiayaan Geng Motor

“Yang merah kita atasi, yang hijau kita pertahankan,” kata Adang.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Cirebon Sri Heviyana menambahkan produksi dan donor plasma di PMI Kabupaten Cirebon, berjalan dengan baik. Bahkan, plasma darah tersebut ditunggu oleh banyak rumah sakit di Kabupaten Cirebon.

BACA YUK:  Dalam 36 Jam, Satreskrim Polresta Cirebon Berhasil Ungkap Kasus Penganiayaan Geng Motor

Heviyana mengatakan, sudah terdapat 21 orang yang melakukan donor plasma darah. Manfaat yang dihasilkan dari plasma darahpun, sudah banyak terlihat.

“Pasien yang sudah akut, sudah membaik dan sudah mulai lepas oksigen, setelah menggunakan plasma darah,” ungkap Heviyana.

Untuk saat ini, banyak juga masyarakat yang sudah siap untuk menjadi pendonor plasma darah. Heviyana juga mengajak masyarakat yang memenuhi kriteria pendonor, untuk bisa ikut mendonorkan plasma darahnya.

Untuk menjadi pendonor plasma darah, memang tidak sama dengan donor darah biasanya. Pendonor merupakan pasien covid 19 yang sudah dinyatakan sembuh oleh dokter.

“Selain itu, pendonor juga harus laki-laki,” pungkas Heviyana. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

UGJ Gelar Wisuda Sarjana dan Magister ke-60 dan 61 Tahun 2021

Cirebon,- Wisuda sarjana dan magister ke-60 dan 61 tahun 2021 Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon diselenggarakan di Hotel...

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana pembangunan industri di Kota Cirebon....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban lainnya mengalami luka-luka. Kapolresta Cirebon, Kombes...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun 1999 sampai dengan saat ini....

More Articles Like This