Talun Ngangeni, Kecamatan Talun Siap Wujudkan Pembangunan Melalui Pendekatan Pariwisata

Cirebon,- Kecamatan Talun menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Wisata Talun Ngangeni dengan mengusung tema “Peningkatan Pembangunan Wilayah Kecamatan Talun Melalui Pendekatan Pariwisata”. Kegiatan tersebut berlangsung di Royal Golf Ciperna, Kabupaten Cirebon, Kamis (25/11/2021).

Selain itu, dalam kegiatan FGD sekaligus penetapan Surat Keputusan Camat Talun tentang Tim Akselerasi Pembangunan Kecamatan Talun Melalui Pendekatan Pariwisata.

Camat Talun, Drs. H. Abadi, M.Si mengatakan kegiatan Focus Group Discussion merupakan tindak lanjut dari pertemuan pertama yang diselenggarakan di Gedung AKMI Suaka Bahari Cirebon pada bulan Oktober 2021. Sehingga, FGD ini adalah peningkatan perencanaan dalam rangka mewujudkan pembangunan Kecamatan Talun melalui pendekatan pariwisata.

BACA YUK:  Prakiraan Cuaca Kota Cirebon, 9 April 2022

“Pembangunan wilayah melalui pendekatan pariwisata ini, karena Kecamatan Talun adalah wilayah yang strategis. Karena wilayah Talun memiliki akses seperti pintu tol Ciperna, bandara Cakrabuana yang sebagian masuk wilayah Talun,” ujar Abdi di sela-sela kegiatan.

“Jadi, kalau Wilayah Talun sudah menjadi kawasan pariwisata, itu sangat mudah bagi wisatawan untuk mengunjungi wilayah Talun,” tambahnya.

Abadi menjelaskan, kawasan Talun memiliki klasifikasi atraksi destinasi wisata yang lengkap, mulai dari wisata kuliner, wisata religi, hingga wisata sejarah. Apalagi, leluhur atau tokoh di Kecamatan Talun merupakan tokoh-tokoh besar, bukan hanya sub lokal.

BACA YUK:  Libur Lebaran, Kunjungan di Objek Wisata Goa Sunyaragi Terus Meningkat

“Dengan letak yang strategis, kawasan Kecamatan Talun dapat membangun dengan pendekatan pariwisata. Sehingga, ini bisa menjadi pilot project dan trigger untuk tingkat Kabupaten,” katanya.

Menurut Abadi, pihaknya akan terus dan terus melakukan pematangan konsep untuk pengembangan pariwisata di wilayah Kecamatan Talun. Bahkan pihaknya menargetkan pada akhir Desember 2021, grand desain pengembangan pariwisata di Kecamatan Talun telah selesai.

“Secara tahapan, saya merencanakan sampai akhir tahun ini kami ingin punya grand desain yang menggambarkan wisata Talun. Sehingga, kami menggandeng perguruan tinggi, dalam hal ini UGJ. Grand desain ini untuk bagaimana penataan kawasan wisata di Talun,” pungkasnya. (AC212)

(Dilihat: 57 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.