Rabu, 27 Oktober 2021

Tahun Depan Bus Rapid Transit Siap Beroperasi di Kota Cirebon, Ini Rutenya

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Sembilan Bus Rapid Transit (BRT) siap beroperasi tahun depan untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat Kota Cirebon akan angkutan massal.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Anwar Sanusi mengatakan BRT akan dioperasikan mulai tahun depan, dengan keberadaan BRT menjadi wajah baru di Kota Cirebon.

“Rencananya akan diluncurkan tahun depan,” ujar Anwar saat Rapat Forkopimda dalam rangka persiapan launching BRT di Kota Cirebon, Rabu (11/12/2019).

Loading...

Lanjut Anwar, keberadaan BRT di Kota Cirebon bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Cirebon akan angkutan massal untuk berpergian.

BACA YUK:  Biznet Berhasil Pertahankan Posisi Sebagai Provider Fixed Broadband Tercepat di Indonesia Versi Speedtest

“Dengan adanya BRT, masyarakat memiliki pilihan untuk berpergian menggunakan transportasi massal ini,” ungkapnya.

Pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat Kota Cirebon untuk dapat menjaga bersama-sama keberadaan BRT dan dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“BRT ini bantuan untuk masyarakat Cirebon, sehingga keberadaannya harus benar-benar dijaga bersama-sama,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Yoyon Indrayana mengatakan tujuan hadirnya BRT ini untuk pengembangan wilayah, artinya kita harus bisa melayani transportasi di wilayah-wilayah baru terutama kawasan selatan agar memiliki akses ke kota.

“Untuk trayeknya kita sudah mengkaji dua rute, yang pertama rute utara dan rute selatan,” ujarnya saat ditemui About Cirebon di sela-sela kegiatan di PT. KAI Daop 3 Cirebon, Kamis (12/12/2019).

Untuk rute utara, Yoyon memaparkarkan dimulai dari Pertigaan Tiga berlian, Bypass, Kedawung, Pilang, Krucuk, Jalan Diponegoro, Kesenden, Yos Sudarso, kembali lagi ke tiga berlian dengan waktu tempuh 1 jam 40 menit.

Foto: Pemkot Cirebon

Kemudian untuk rute selatan, dimulai dari Argasunya, Kebon Pelok, Penggung, kemudian ke Bypass menggunakan jalur Timur, kemudian ke Kota Tua, lalu balik lagi.

“Sehingga diharapkan warga Argasunya bisa terakomodir kegiatannya,” kata Yoyon.

Dari hasil kajian, kata Yoyon, tarif BRT idealnya Rp. 7.500, namun dari Dinas Perhubungan mencoba untuk menekan kembali tarifnya agar lebih rendah.

BACA YUK:  Tingkatkan Moderasi Beragama, Puslitbang Bimas Agama Kementerian Agama RI Gelar Halaqah Nasional di Cirebon

“Usulan kami besaran tarif BRT Rp. 5 ribu untuk umum dan Rp. 3 ribu untuk pelajar,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana...

Edi Baredi Terpilih Menjadi Ketua Kadin Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Kabupaten (Mukab) VII tahun 2021. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel Jalan Tuparev,...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun 1999 sampai dengan saat ini....

“Bosch Virtual Chef” Tekankan 3 Kiat Kunci bagi UMKM Kuliner Indonesia untuk Menangkan Bisnis Pascapandemi

Jakarta,- UMKM kuliner menjadi kelompok sektor usaha yang paling terdampak pandemi COVID-19 di Indonesia. Survei “Dampak Pandemi COVID-19 terhadap UMKM” yang digagas Paper.id bersama...

More Articles Like This