Kamis, 22 Oktober 2020

Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Cirebon Alami Perubahan

Populer

Nakes RSD Gunung Jati Positif Covid-19, Ini Penjelasan Rumah Sakit

Cirebon,- Pihak Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon memberikan penjelasan terkait penutupan sementara sejumlah pelayanan. Penutupan sementara untuk...

8 Petugas Positif Covid-19, RSD Gunung Jati Tutup Sementara Pelayanan

Cirebon,- Sehubungan dengan kegiatan pelacakan kontak erat para pegawai yang terpapar Covid-19, Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ) Kota...

Walikota Cirebon Menolak Wacana Perubahan Provinsi Jawa Barat Menjadi Provinsi Sunda

Cirebon,- Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda mulai mencuat. Wacana tersebut muncul saat Kongres Sunda 2020...

Indonesia Fortuner Community Gelar Bakti Sosial di Objek Wisata Telaga Biru

Kuningan,- Indonesia Fortuner Community (IFC) menggelar bakti sosial dengan memberikan bantuan sembako untuk warga Desa Kaduela Kecamatan Pasawahan Kabupaten...

Pembatasan Aktivitas di Kota Cirebon Berdampak Pada Pemulihan Ekonomi

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon kembali memberlakukan pembatasan aktivitas masyarakat dan juga pengalihan arus lalu lintas hingga akhir Oktober...

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon akan menerapkan SOTK (Struktur Organisasi Dan Tata Kerja) baru. Beberapa instansi akan dipecah dan dilebur.

Kabag Humas Pemkab Cirebon, Nanan Abdul Manan mengatakan berdasarkan informasi dari Kabag Organisasi Pemkab Cirebon, Iik Ahmad Rifai, ada beberapa dinas yang mengalami perubahan, diantaranya yaitu Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.

Dinas ini nantinya akan dibagi menjadi dua, yaitu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dinas Pemuda dan Olahraga.

Loading...

“Disbudparpora ini, nantinya akan dibagi dua. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dinas Pemuda dan Olahraga,” ujar Nanan, Rabu (2/9/2020).

BACA YUK:  Musim Gadu, Harga Gabah Kering di Cirebon Alami Kenaikan

Selain Disbudparpora yang dipecah. Ada juga yang dilebur, yaitu Dinas Kelautan dan Perikanan. Dinas tersebut digabungkan dengan Dinas Ketahanan Pangan.

“Dinas Ketahanan Pangan digabung dengan Dinas Kelautan dan Perikanan menjadi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan. Nanti nomenklatur Kelautan dihilangkan, namun secara fungsi tetap sesuai kewenangan pada UU 23/2014,” jelas Nanan.

Nanan menambahkan, instansi lainnya yang dilebur, yaitu Pemadam Kebakaran. Instansi ini nantinya akan digabungkan dengan Satpol PP.

Pemadam kebakaran, kata Nanan, tidak bisa digabungkan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Karena BPBD memiliki aturan tersendiri.

“Sehingga akhirnya, Pemadam Kebakaran digabungkannya dengan Satpol PP, menjadi Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran,” terang Nanan.

Sedangkan untuk BPBD, levelnya dinaikkan. Jika sebelumnya dijabat oleh eselon III, nantinya akan dijabat oleh eselon II.

Perubahan yang terjadi di BPBD ini, dikarenakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dinaikkan klasifikasi menjadi A dikarenakan Indeks Risiko Bencana di Kabupaten Cirebon dikategorikan tinggi.

“Sehingga naik menjadi eselon II,” bebernya.

Walaupun terdapat sejumlah perubahan. Nanan memastikan bahwa jumlah dinas di Kabupaten Cirebon tidak bertambah. Sehingga menurutnya, bangunan yang akan digunakan untuk menjadi kantor, masih bisa menggunakan bangunan yang sudah ada.

BACA YUK:  Petugas Gabungan di Kota Cirebon Kembali Gelar Operasi Penegakan Protokol Kesehatan

“Tinggal geser-geser saja, karena jumlahnya tetap sama,” katanya.

Persetujuan perubahan susunan perangkat daerah bersama DPRD ini, nantinya akan disampaikan ke Provinsi Jawa Barat untuk mendapatkan persetujuan Gubernur Jawa Barat.

Hal tersebut sesuai amanah Pasal 3 PP 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah sebagaimana telah diubah dengan PP 72 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas PP 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Siswa MANU Putra Buntet Cirebon Lolos Parlemen Remaja DPR RI

Cirebon,- Siswa kelas XII Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MANU) Putra Buntet Pesantren Cirebon, Alif Luqman Jayadi (18) lolos menjadi...

LKP Mawar Sharon Gelar Pelatihan Tata Rias Pengantin ⁣⁣ ⁣⁣

Cirebon,- LKP Mawar Sharon menggelar Pelatihan Program Pendidikan Kecakapan Kerja Keterampilan Tata Rias Pengantin Sunda Puteri di Aula Cirebon Power . Rabu 21/10/2020.⁣⁣ ⁣⁣ Rebecca Gracia,...

Gunakan Teknologi eFishery, Petani Ikan di Cirebon Diuntungkan

Cirebon,- Teknologi pemberi pakan ikan otomatis buatan Indonesia, eFishery menguntungkan bagi petani ikan. Pasalnya, teknologi eFishery ini menggabungkan pemberian pakan otomatis dengan algoritma dan sensor...

Wali Kota Cirebon: Pembatasan Aktivitas Turunkan Pendapatan Daerah Sehingga Akan Dievaluasi

Cirebon,- Penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon masuk dalam kategori zona merah, sehingga Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah menyiapkan program untuk mengantisipasi lonjakan pasien positif...

More Articles Like This