Senin, 25 Mei 2020

Sultan Kasepuhan Usul Kembalikan Benda Pusaka dari Belanda, Salah Satunya Bendera Cirebon

Populer

H-3 Lebaran Idulfitri Kendaraan Roda Dua Padati Jalur Pantura Cirebon

Cirebon,- H-3 menjelang Hari Raya Idulfitri, Jalur Pantura Cirebon dipadati kendaraan roda dua dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah,...

Tetap Dukung PSBB, Grage Mall dan Grage City Mall Memilih Buka Sehabis Lebaran

Cirebon,- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Cirebon di perpanjang mulai hari ini tanggal 20 Mei - 2...

Bila Masih Ditemukan Warga Mudik, Polresta Cirebon Akan Putar Balik Kendaraan

Cirebon,- Pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik lebaran pada Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 ini guna mencegah penyebaran virus...

PSBB Tahap Kedua, Pusat Perbelanjaan Boleh Buka Normal

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah memutuskan untuk memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Cirebon mulai...

Masjid Raya At-Taqwa dan Masjid Sang Cipta Rasa Tidak Menggelar Salat Id

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah memperpanjang masa PSBB tahap kedua selama 14 hari kedepan.PSBB tahap kedua sudah dimulai...

Cirebon,- Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon PRA. Arief Natadiningrat menyambut baik dengan dikembalikannya keris Pangeran Diponegoro oleh Raja Belanda saat kunjungannya ke Indonesia.

Keris peninggalan pahlawan nasional Pangeran Diponegoro diserahkan langsung kepada Presiden Republik Indonesia di Istana Kepresidenan Bogor.

Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon yang juga ketua umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) juga meminta kepada Raja Belanda untuk memulangkan semua pusaka Se-Nusantara.

“Kami mengusulkan kepada Raja Belanda, tidak hanya keris peninggalan Pangeran Diponegoro saja yang dikembalikan, tetapi semua pusaka keraton se-Nusantara,” ujar Sultan dalam keterangan tertulis yang diterima About Cirebon, Rabu (11/3/2020).

Loading...

Lanjut Sultan Sepuh, dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo, pihak Raja Belanda dalam pidatonya meminta maaf kepada bangsa Indonesia, karena dimasa lalu menjajah Indonesia.

“Tentunya permintaan maaf ini kita hargai dan kita apresiasi. Pada waktu itu keraton-keraton se-nusantara merasakan selama 350 tahun dijajah,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Forum Silaturahmi Keraton Nusantara mengusulkan kepada Raja Belanda untuk mengembalikan semua pusaka, dokumen, naskah kuno, hingga cagar budaya lainnya kepada Indonesia. Salah satunya bendera Cirebon yang asli.

“Menurut catatan, bendera Cirebon yang asli ada di Belanda, sedangkan duplikatnya berada di museum textile Jakarta,” terang Sultan Sepuh.

Bendera Cirebon asli yang ada di Belanda, kata Sultan Sepuh, usianya sekitar 500 tahun, dimana bendera tersebut merupakan kebanggan masyarakat Cirebon.

“Bendera ini usianya sekitar 500 tahun. Upaya kami baru mencontoh dari museum textile Jakarta,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Satu Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Sembuh

Cirebon,- Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon sembuh.Berdasarkan hasil...

Slamet Anak Sebatang Kara yang Tinggal di Rumah Hampir Ambruk

Cirebon,- Slamet (15) asal Blok Singkil 2 RT 02 RW 07, Desa Astanajapuran Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, kondisinya terlihat memperihatinkan.Pasalnya, Slamet merupakan anak yatim...

Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah Satu Lagi

Cirebon,- Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan adanya penambahan satu pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19, Sabtu (23/5/2020).Sehingga, total pasien terkonfirmasi positif Covid-19...

H-2 Jelang Lebaran Idulfitri, Polresta Cirebon Terus Lakukan Penyekatan Selama 24 Jam

Cirebon,- H-2 jelang Hari Raya Idulfitri tahun 2020, jajaran Polresta Cirebon bersama dengan unsur lainnya terus melakukan penyekatan di wilayah Kabupaten Cirebon.Kapolresta Cirebon, Kombes...

Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Minuman Keras Hasil Razia

Cirebon,- Polresta Cirebon memusnahkan barang bukti sepuluhan ribu botol minuman keras (miras) berbagai jenis hasil razia.Pemusnahan yang dihadiri Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten...

More Articles Like This