Suka Mendaki Sejak Kecil, Membawa Grace May Raih Berbagai Prestasi Lari

0
63
Grace May, Pelari Cirebon Runners berkebangsaan Australia

Cirebon,- Memiliki seorang ayah dan ibu yang hobi mendaki gunung, membuat Grace May terbiasa dengan berjalan kaki sejak kecil. Namun, wanita berkebangsaan Australia ini mengaku mulai serius berlari setelah pindah ke Cirebon.

“Saya suka mendaki gunung dari saya kecil karena ibu dan papa saya suka mendaki gunung, tapi mulai lari lebih serius lari setelah pindah ke Cirebon,” ujarnya.

Aston Hotel

[Baca juga : Berwirausaha Sejak Sekolah, Saskia Dyra Makin Pintar Bagi Waktu]

Tahun pertama di Indonesia pada 2014, Grace merasa staminanya kurang begitu baik, dia bahkan gampang sakit dan lemas. Akhirnya dia ingin membuat badannya lebih kuat dengan olahraga lari.

Tercetusnya Cirebon Runners itu setelah event Jakarta Marathon (Jakmar) 2015. Grace beserta sang suami, Daniel mendapat masukan dari peserta Jakmar asal Cirebon, Sudarso, dr. Tommy, dan Heriyanto Derajat yang memberikan ide membuat komunitas lari di Cirebon. Ketiga orang tersebut beserta Daniel.dan Grace merupakan cikal bakal dari Cirebon Runners.

Teja Berlian
Teja Berlian 2
Teja Berlian 3

Setelah terbentuknya Cirebon Runners, Grace pun semakin menambah porsi latihan. Dia juga aktif mengikuti berbagai perlombaan seperti KRB 50km (Road) di Bogor mendapat juara 2, BDG100 100km (trail) di Bandung juara 3, dan pernah juga berpartisipasi di BTS Ultra 70km (trail) di Bromo.

“Saya juga dapat juara 1 Goat Run Gunung Slamet 20km bulan Juli 2018 kemarin,” terangnya. Di bulan depan, tepatnya September 2018, Grace akan mengikuti BDG100 category relay 25km per orang.

Baginya, lari adalah suatu kebutuhan. Dia rutin mengikuti latihan setiap Rabu malam di Grage City Mall bersama anggota Cirebon Runners lainnya. Grace pun semakin memahami trik dalam menghadapi beberapa kendala yang dihadapi ketika berlari atau latihan. (AC560)