Sudah Lima Hari Dibuka, Keraton Kasepuhan Cirebon Masih Sedikit Pengunjung

Cirebon,- Sejak dibuka kembali pada hari Sabtu tanggal 30 Mei 2020, Keraton Kasepuhan Cirebon masih sepi pengunjung.

Seperti pantauan About Cirebon, pada Rabu (3/6/2020) hanya terlihat satu dua pengunjung yang datang untuk berwisata sejarah di Keraton Kasepuhan Cirebon.

Direktur Badan Pengelola Keraton Kasepuhan (BPKK), Ratu Raja Alexandra Wuryaningrat mengatakan sejak awal dibuka kembali, pengunjung yang datang ke Keraton Kasepuhan masih sedikit.

“Awal buka kembali hari Sabtu (30/5) pengunjung masih sedikit, hanya 11 orang yang berkunjung,” ujarnya saat ditemui About Cirebon di Keraton Kasepuhan Cirebon, Rabu (3/6/2020).

BACA YUK:  Dampak Kebijakan PPKM Level 4, Pengunjung Goa Sunyaragi Turun 50%

Baca yuk: Mulai Hari ini Objek Wisata Keraton Kasepuhan, Goa Sunyaragi, dan Makam Sunan Gunung Jati Dibuka Kembali

Namun, lanjut Ratu, pada hari Minggu (31/5) mengalami peningkatan pengunjung menjadi 45 orang. Sedangkan mulai hari Senin (1/6) sampai hari ini kembali menurun.

“Senin kemarin turun lagi hanya 27 pengunjung, Selasa juga turun hanya 26 orang pengunjung. Itu bervariasi, ada pelajar dan umum,” katanya.

Sejak dibuka kembali pada Sabtu tanggal 30 Mei 2020, kata Ratu, Keraton Kasepuhan tetap mengikuti protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19, seperti tempat cuci tangan dan hand sanitizer.

BACA YUK:  Inilah Daftar Travel dari Cirebon ke Bandung

Tempat cuci tangan dan hand sanitizer, pihaknya menyiapkan di tiga titik, yaitu di pintu masuk, museum, dan Dalem Agung Pakungwati.

“Tiga titik ini merupakan tempat keluar masuk pengunjung. Pengunjung diwajibkan juga mengenakan masker di area Keraton,” katanya.

“Seperti kemarin ada yang ingin masuk tidak mengenakan masker, kita tidak bolehkan masuk,” tambahnya.

Selain itu, Keraton Kasepuhan Cirebon juga menyediakan tulisan himbauan untuk tetap menjaga jarak, mencuci tangan, dan juga mengenakan masker.

Untuk meningkatkan kepercayaan pengunjung yang ingin berwisata di tengah Pandemi ini, pihaknya melengkapi petugas Keraton dengan alat pelindung diri (APD) seperti masker dan jaga jarak. (AC212)

(Dilihat: 22 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.