Senin, 24 Januari 2022

Stabilkan Harga, BI dan TPID Kota Cirebon Gelar Pasar Murah, ini Lokasinya

Populer

Bakso Rusuk Joss Sajikan Menu Fenomenal dan Tempat yang Nyaman

Cirebon,- Kamu pecinta bakso? Jangan ngaku pecinta bakso kalau kamu belum coba bakso yang unik, viral dan fenomenal ini,...

Ramaikan Wisata Kuliner, Kedai 1818 Buka Cabang Baru di Sinapeul Majalengka

Cirebon,- Setelah sukses membuka cabang di berbagai daerah, Crab 1818 kini membuka kembali di Majalengka, Sabtu (22/1/2022). Lokasinya berada...

Deteksi Dini Semakin Krusial Cegah Progresivitas Glaukoma, Faktor Anatomis Turut Berpengaruh Memicu Glaukoma Primer Sudut Tertutup Kronis

Jakarta,– Nyaris tak memiliki gejala pada tahap awal, glaukoma berpotensi memberi impak yang lebih fatal: kebutaan permanen. Peningkatan tekanan...

Kerja Sama dengan Kodim 0620/Cirebon, Aston Cirebon Jalani Vaksin Booster COVID-19

Cirebon,- Aston Cirebon Hotel & Convention Center menggelar vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau booster untuk seluruh karyawan, Sabtu (22/1/2022)....

Mulai Tahun 2023 Tenaga Honorer Dihapus, ini Kata Sekda Kota Cirebon

Cirebon,- Pemerintah pusat melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menghapus tenaga honorer pada tahun 2023 mendatang....

Cirebon,- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon menggelar pasar murah menjelang akhir tahun 2018.

Kegiatan pasar murah berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 28 November sampai 30 November 2018.

Untuk tanggal 28-29 November 2018 berlangsung di Halaman Masjid Nurul Amal Perumnas dan 30 November 2018 di Depan Pasar Kramat, Jalan Siliwangi Kota Cirebon.

Loading...

Asep Dedi, selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon mengatakan Pemerintah Kota Cirebon sangat mengapresiasi upaya TPID bekerja sama dengan KPw Bi serta BPS untuk menstabilkan harga-harga pangan.

“Di akhir tahun ini patut diwaspadai, terutama harga pangan lima bahan pokok seperti beras, sayur-sayuran,” uajrnya kepada About Cirebon saat ditemui di kegiatan Pasar Murah di Halama Masjid Nurul Amal, Perumnas, Kota Cirebon, Rabu (28/11/2018).

BACA YUK:  Pesan UGB di Kajian Milenial Cirebon, Perbanyak Berdzikir

Lanjut Asep, kita juga harus mewaspadai di musim penghujan, biasanya sedikit ada gagal panen, sehingga dengan adanya pasar murah ini untuk mengantisipasi lonjakan harga pangan.

“Dari BPS juga sudah melakukan pemantau di lapangan, dan ternyata ada kecenderungan yang naik ada yang ini. Memang kita upaya tetap stabil di Kota Cirebon ini,” terangnya.

Asep berharap, semuanya bisa terjaga mulai dari ketersediaan pasokan, hingga harga pun bisa stabil.

“Insyaallah, TPID berupaya keras bersama dengan Bank Indonesia dan BPS, untuk kebutuhan-kebutuhan menjelang akhir tahun ini stabil semua,” ungkapnya.

“Saya kira, Alhamdulillah sekarang yah, kita terkendali semuanya, tidak ada lonjakan, baik inflasi dan deflasi tidak terjadi yang signifikan lah,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi KPw BI Cirebon, Rawindra Ardiansah menambahkan digelarnya pasar murah diakhir tahun ini digelar bertujuan untuk menstabilkan harga beberapa komoditas.

BACA YUK:  Dua Hari ke Depan Vaksinasi Anak di Kota Cirebon Tercapai

“Biasanya kan setiap akhir tahun ada sedikit lonjakan harga, itu yang perlu kita stabilkan,” ujarnya kepada About Cirebon.

Lanjut Rawindra, ada beberapa komoditas yang ditangkap memang agak sedikit meningkat, terutama beras, daging ayam, holtikultura dan bawang merah.

“Sehingga selama tiga hari ini, kita menjual barang-barang tersebut untuk rakyat dengan harga dibawah harga pasar,” jelasnya.

Pantauan About Cirebon, di pasar murah tersebut menjual seperti beras, daging ayam, bawang merah, telur ayam, cabai, gula pasir, tepung terigu, minyak, dan ada beberapa seperti mini bazar yakni buku tulis hingga UMKM.

Menurut Rawindra, perbedaan harga di pasar murah dengan harga dipasar sangat bervariatif, berbedanya mulai dari seribu hingga lima ribu rupiah.

“Seperti bawang merah, hasil pantauan kami terakhir memang Rp. 25 ribu dipasar, kita jual Rp. 20 ribu disini. Begitu juga dengan cabai berbeda sekitar dua ribu sampai tiga ribu berbeda dengan harga pasar,” bebernya.

“Lainya, berbeda sekitar seribu sampai lima ribu rupiah,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Peduli Banjir Waled, DPC PKB Kabupaten Cirebon Dirikan Posko

Cirebon,- Banjir yang menggenang di wilayah Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon beberapa hari lalu menyita banyak perhatian masyarakat, tak terkecuali...

Jaga Mimpi Pebasket Putri, GoBasket dan GMC Nyalakan Lagi Api Kompetisi

Cirebon,- Harapan menghidupkan kembali kompetisi basket putri di Indonesia belum pupus. GoBasket.id dan Generasi Muda Cirebon (GMC) berkolaborasi agar asa itu tetap menyala. Berbekal semangat...

Cegah Penyebaran Omicron, Goa Sunyaragi Perketat Protokol Kesehatan untuk WNA

Cirebon,- Badan Pengelola Taman Air Goa Sunyaragi (BPTAGS) memperketat wisatawan asing atau WNA yang hendak berkunjung ke objek wisata Goa Sunyaragi. Pengetatan turis asing...

Hujan Deras di Kota Cirebon, Tumbangkan Pohon dan Timpa Pengendara

Cirebon,- Hujan deras dan angin kencang melanda Kota Cirebon pada Minggu sore, (23/01/2022) mengakibatkan pohon tumbang di Jalan Cipto Kota Cirebon dan menimpa pengendara...

More Articles Like This