Rabu, 21 Oktober 2020

SMAN 1 Kota Cirebon Tingkatkan Keamanan Selama UNBK

Populer

Walikota Cirebon Menolak Wacana Perubahan Provinsi Jawa Barat Menjadi Provinsi Sunda

Cirebon,- Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda mulai mencuat. Wacana tersebut muncul saat Kongres Sunda 2020...

Nakes RSD Gunung Jati Positif Covid-19, Ini Penjelasan Rumah Sakit

Cirebon,- Pihak Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon memberikan penjelasan terkait penutupan sementara sejumlah pelayanan.Penutupan sementara untuk...

Wahana Permainan di Goa Sunyaragi Dibakar Orang, Ini Kata Pengelola

Cirebon - Sebuah wahana permainan yang berada di area Taman Air Goa Sunyaragi (TAGS) dibakar, Rabu pukul 03.00 WIB,...

Promo Tiket Goa Sunyaragi, Diskon 50% Untuk KTP Kota/Kabupaten Cirebon

Cirebon - Kabar gembira bagi masyarakat yang ingin liburan akhir pekan ke Goa Sunyaragi Kota Cirebon.Goa Sunyaragi menawarkan diskon...

8 Petugas Positif Covid-19, RSD Gunung Jati Tutup Sementara Pelayanan

Cirebon,- Sehubungan dengan kegiatan pelacakan kontak erat para pegawai yang terpapar Covid-19, Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ) Kota...

Cirebon,- Demi kelancaran Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), SMA Negeri 1 Kota Cirebon meningkatkan sisi keamanan. Pihaknya menambahkan personil keamanan dari tiga orang petugas menjadi delapan orang dan membentuk tim piket yang terdiri dari beberapa guru.

“Sejak beberapa waktu yang lalu kami sudah membentuk tim keamanan untuk jaga malam. Biasanya tiga orang satpam yang bertugas, sekarang ditambah lima orang guru ikut bertugas,” ujar Kepala SMA Negeri 1 Kota Cirebon, Dr. Nendi, S.Pd., M.M.

BACA YUK:  Mandiri Syariah Siap Bersinergi Ciptakan Bank Syariah Modern & Inovatif Untuk Nasabah

Para guru yang bertugas biasanya tidak terdaftar sebagai pengawas di hari berikutnya. Para guru mengharapkan UNBK 2018 di SMA Negeri 1 Kota Cirebon berjalan lancar tanpa hambatan.

Loading...

“Kami memiliki enam laboratorium komputer dan sejak beberapa hari yang lalu kami telah melaksanakan sinkronisasi sehingga butuh pengamanan yang ekstra,” ujarnya Senin (9/4/2018).

Berhubung jumlah peserta ujian sebanyak 650 orang, jadi dibagi ke dalam tiga sesi. Dia juga mengaku tahun lalu hanya ada empat laboratorium dan bertambah dua laboratorium komputer di tahun ini.

“UNBK merupakan step akhir ujian bagi para siswa kelas dua belas, sehingga saya berpesan agar mereka mengerjakannya secara maksimal,” tutupnya. (AC560)

BACA YUK:  564 Ribu Anak di Kabupaten Cirebon Jadi Prioritas Perlindungan
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bangkitkan Gairah Pariwisata di Cirebon, Warung Kopi Manis Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Cirebon,- Dalam rangka membangkitkan gairah sektor Pariwisata dan Kuliner, Warung Kopi Manis (WKM) menggelar kegiatan ngobrol bersama Pelaku Pariwisata,...

Musim Gadu, Harga Gabah Kering di Cirebon Alami Kenaikan

Cirebon,- Panen Padi saat musim Gadu atau musim kemarau di Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon alami peningkatan saat musim hujan.Ketua Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Panguragan...

Tradisi Maulud di Keraton Kasepuhan Tetap Dilaksanakan, Namun Tidak Ada Undangan

Cirebon,- Jelang Maulud Nabi Muhammad SAW di tengah Pandemi Covid-19, Keraton Kasepuhan Cirebon tetap menggelar berbagai tradisi. Namun, tradisi tersebut tidak mengundang kerumunan.Menurut Direktur...

Kubur Dendam dan Benci, Demi Damai di Kota Wali

Cirebon,- Aremania dan Bonek. Siapa yang tak tahu rivalitas kedua suporter besar di Indonesia. Bentrokan sering terjadi antara Aremania dan Bonek. Februari lalu, kedua...

More Articles Like This