Senin, 28 September 2020

Slamet Anak Sebatang Kara yang Tinggal di Rumah Hampir Ambruk

Populer

Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Pantai Kejawanan

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan tewas di Pantai Kejawanan, Kota Cirebon, Senin (21/9/2020) pagi sekitar pukul 04.55 WIB.Mayat...

46 Santri Pondok Pesantren di Kuningan Terpapar Covid-19

Kuningan,- Sebanyak 46 santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.Aktivitas di pondok pesantren...

Wali Kota Cirebon: Mulai 1 Oktober 2020 yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan akan Ditindak Tegas

Cirebon,- Untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon, Walikota Cirebon Drs. Nashrudin Azis tak henti-hentinya melakukan edukasi dan sosialisasi...

Pemerintah dan Keraton Kasepuhan Cirebon Sepakat Meniadakan Pasar Muludan

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersama dengan Keraton Kasepuhan bersepakat meniadakan pasar malam atau Muludan di area Keraton Kasepuhan...

Tilik Kana Cirebon Hadir untuk Angkat Potensi UKM Khusus Kuliner

Cirebon,- Untuk menjadikan UKM (Usaha Kecil Menengah) naik kelas, Food Court Tilik Kana yang berlokasi di Jalan Pancuran Barat...

Cirebon,- Slamet (15) asal Blok Singkil 2 RT 02 RW 07, Desa Astanajapuran Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, kondisinya terlihat memperihatinkan.

Pasalnya, Slamet merupakan anak yatim piatu hidup sebatang kara yang tinggal di rumah hampir ambruk, setelah ditinggal ibunya meninggal dunia setahun yang lalu.

Saat About Cirebon bersama Yayasan Cirebon Rerewang berkunjung ke kediamannya, Slamet sedang tidak ada dirumahnya.

Loading...

Kami melihat kondisi rumah yang ditinggali oleh Slamet begitu nampak atap bangunan dan tembok sudah mulai lapuk, bahkan hampir ambruk.

BACA YUK:  PRA Luqman Zulkaedin Resmi Menjadi Sultan Sepuh XV Keraton Kasepuhan

Rumah Slamet ini memang dibilang tidak layak huni, bahkan sangat membahayakan dan mengancam keselamatan Slamet ketika beristirahat.

Dibalik itu semua, masih ada tetangga-tetangga Slamet yang peduli, mulai dari penerangan lampu disambungkan ke rumahnya dan makan kesehariannya ada saja yang memberikan.

Kondisi ruangan yang digunakan untuk istirahat Slamet.

Seperti yang diungkapkan tetangganya yang juga bernama Slamet mengatakan bahwa Slamet sudah ditinggal ayah kandungnya saat ia masih berusia 4 bulan dalam kandungan ibunya.

“Dia sudah ditinggal ayahnya saat ibunya mengandung Slamet 4 bulan. Sekarang dia tinggal sendiri, karena ibunya meninggal setahun yang lalu,” ujar Slamet saat ditemui About Cirebon.

Menurut Slamet, saat masih ada ibu kandungnya, rumah yang ditempati Slamet masih terbilang layak huni.

“Mungkin masih ada yang mengurus yah,” terangnya.

“Tapi melihat kondisi rumahnya saat ini memang sangat memprihatinkan, atas rumah sudah mulai keropos dan hampir ambruk,” tambah Slamet.

Setelah beberapa hari viral di media sosial, kata Slamet, mulai ada yang mengunjungi rumah Slamet dan memberikan bantuan.

“Dari kemarin sudah banyak yang bantu. Mudah-mudahan ada juga yang siap membantu merapihkan rumahnya,” singkatnya.

Pantauan About Cirebon, rumah yang memiliki dua ruangan tersebut hanya satu ruangan yang digunakan Slamet untuk beristirahat dengan beralaskan tanpa kasur. (AC212)

BACA YUK:  Komisi VII DPR RI Apresiasi Pembangunan PLTU 2 Cirebon Power
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kolaborasi Dengan Telkomsel, MCAS Luncurkan Digisaham Untuk Kenalkan Pasar Modal Bagi Generasi Z

Jakarta,- PT M Cash Integrasi Tbk (IDX: MCAS), perusahaan distribusi digital terdepan di Indonesia, mengumumkan peluncuran DigiSaham, platform informasi...

Tilik Kana Cirebon Hadir untuk Angkat Potensi UKM Khusus Kuliner

Cirebon,- Untuk menjadikan UKM (Usaha Kecil Menengah) naik kelas, Food Court Tilik Kana yang berlokasi di Jalan Pancuran Barat No. 144 Kota Cirebon menghadirkan...

Kemenpar Terapkan Program “BISA” di Makam Sunan Gunung Jati

Cirebon,- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggalakkan program BISA (Bersih, Indah, Sehat dan Aman) di sejumlah tempat tujuan wisata di Indonesia.Untuk Kabupaten Cirebon, Makam...

Satgas Waspada Investasi Tutup 126 Fintech Lending Ilegal dan 32 Investasi Tanpa Izin

Jakarta,- Satgas Waspada Investasi meminta masyarakat untuk selalu mewaspadai penawaran pinjaman dana dari fintech peer-to-peer lending ilegal dan tawaran investasi dari entitas yang tidak...

More Articles Like This