Selasa, 26 Januari 2021

Setahun Terakhir, BPS Kota Cirebon Mencatat Tingkat Pengangguran sebesar 10,97 Persen

Populer

Obyek Wisata Baru Tenjo Layar Kuningan Segera Dibuka⁣⁣

⁣Kuningan, - Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) Tenjo Layar merupakan salah satu obyek wisata baru di Kuningan...

Sensasi Makan Durian Montong Petik Langsung dari Pohon di Kopi Montong

Cirebon,- Berada di ketinggian 150 meter di atas permukaan laut (MDPL), agrowisata durian Kopi Montong yang berlokasi di Sindang...

Agrowisata dan Edukasi Griya Hidroponik Tawarkan Konsep Petik Sendiri⁣

Cirebon,- Griya Hidroponik Cirebon yang berada di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kedawung, Kabupaten Cirebon menjual segala macam produk sayuran...

Program Jelajah Rasa, Kandang Ayam Hadirkan Menu Korean Taste⁣⁣⁣

⁣⁣Cirebon,- Kandang Ayam Resto yang yang berlokasi di Jalan Sudarsono No. 281A, Kota Cirebon, pada Januari 2021 menghadirkan program...

Saung Kopi Gowes Hadir di Jalur Favorit Bersepeda, ini Konsepnya⁣

Cirebon,- Berada di jalur favorit bersepeda dengan view pesawahan dan berlatar gunung Ciremai, Sakowes (Saung Kopi Gowes) hadir untuk...

Cirebon,- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Ketenagakerjaan Kota Cirebon pada Agustus 2020 sebesar 10,97 persen.

Kepala BPS Kota Cirebon, Joni Kasmuri memaparkan jumlah angkatan kerja pada Agustus 2020 sebanyak 156.500 orang, naik 5.121 orang dibanding dengan Agustus 2019 lalu.

Sejalan dengan itu, lanjut Joni, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga meningkat 1,05 persen poin dari 62,71 persen di Agustus 2019 menjadi 63,76 di Agustus 2020.

Loading...

“Dalam setahun terakhir, pengangguran meningkat sebanyak 3.385 orang, sejalan dengan TPT yang naik dari 9,04 di Agustus 2019 menjadi 10,97 persen pada Agustus 2020,” ujar Joni, Senin (23/11/2020).

BACA YUK:  Peringati HUT ke-7, Metland Hotel Cirebon Gelar Kegiatan Sosial

Dilihat dari tingkat pendidikan, Joni menjelaskan, TPT untuk yang pendidikannya kurang dari Sekolah Dasar (SD) mendominasi diantara tingkat pendidikan lain, yaitu sebesar 15,71 persen.

“Penduduk yang bekerja sebanyak 139.334 orang, atau bertambah 736 orang dibandingkan kondisi Agustus 2019,” ungkapnya.

Joni memaparkan, ada sebanyak 41.572 orang yang terdampak Covid-19 atau 16,94 persen. Jumlah ini terdiri dari pengangguran karena Covid-19 sebesar 3.601 orang, Bukan Angkatan Kerja (BAK) karena Covid-19 sebesar 1.635 orang.

Sementara, tidak bekerja karena Covid-19 sebesar 1.871 orang dan penduduk bekerja yang mengalami pengangguran jam kerja karena Covid-19 sebesar 34.465 orang.

Penyerapan tenaga kerja hingga tahun 2020, kata Joni, masih didominasi oleh penduduk bekerja berpendidikan SD ke bawah, yakni sebanyak 35.317 orang (25,35 persen), Pendidikan SMA Umum sebanyak 33.947 orang (24,36 persen), SMA Kejuruan sebanyak 23.974 orang (17,21 persen).

Untuk penduduk yang memiliki tingkat Pendidikan tertinggi universitas (DIV/ S1, S2, dan S3) ada sebanyak 19.714 orang (14,15 persen) dan diploma I, II, dan III ada sebanyak 6.864 orang (4,93 persen).

BACA YUK:  Selama Pandemi, Pengguna QRIS di Wilayah III Cirebon Meningkat

“Sedangkan penduduk yang memiliki tingkat Pendidikan tertinggi SMP ada sebanyak 19.518 orang (14,01 persen),” jelasnya.

Sampai dengan rilis Sakernas Agustus 2019, Joni menambahkan bahwa, penghitungan indikator masih menggunakan penimbang dari peoyeksi hasil Sensus Penduduk 2010 (SP210). Penimbang adalah faktor pengali sampel suatu survey untuk menghasilkan estimasi populasi penduduk.

Pada tahun 2015, Badan Pusat Statistik melaksanakan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS 2015). Hasil SUPAS 2015 digunakan untuk menghitung proyeksi penduduk sampai dengan tahun 2045 dan mengoreksi proyeksi hasil SP2010.

Dengan adanya koreksi tersebut, maka mulai Sakernas Agustus 2020 dan selanjutnya, penghitungan indikator akan menggunakan estimasi dengan penimbang dari proyeksi penduduk hasil SUPAS 2015.

“Untuk menjaga keterbandingan, penyajian data series akan menggunakan estimasi dengan penimbang dari proyeksi penduduk hasil SUPAS 2015,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Ruang Isolasi Mandiri di The Radiant Hotel Cirebon Sudah Terisi 9 Pasien

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon telah menyiapkan tempat isolasi mandiri untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di The Radiant Hotel Cirebon. Namun,...

PPKM di Kabupaten Cirebon Diperpanjang Hingga 8 Februari 2021

Cirebon,- Pelaksanaan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di Kabupaten Cirebon berakhir hari ini 25 Januari 2021. Namun, Bupati Cirebon Drs. H. Imron akan memperpanjang...

ACT Cabang Cirebon Kirim Bantuan Untuk Sulbar dan Kalsel

Cirebon,- Aksi Cepat Tanggap (ACT) cabang Cirebon melepas bantuan dari Cirebon untuk korban terdampak bencana di Sulawesi Barat (Sulbar) dan Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin...

Maryam Qonita, Wanita dari Kuningan yang Pernah Mewakili Indonesia di Forum PBB⁣

Kuningan,- Tidak pernah terbayangkan oleh Maryam Qonita bisa menempuh pendidikan beasiswa S2 hingga ke New York University di Amerika Serikat. Dengan kesederhanaan yang dimiliki,...

More Articles Like This